Gadis Malang Milik Tuan Kejam

Gadis Malang Milik Tuan Kejam
Bab 64


__ADS_3

"Sandra." seru Sean yang terkejut melihat kedatangan Sandra.


Sandra langsung tersenyum sambil berjalan kearah Sean.Sementara Juan memilih untuk meninggalkan mereka berdua.


"Apa kabar Sean?..Lama tidak bertemu." tanya Sandra mendekati Sean.


Sean hanya menatap datar kearah Sandra.


"Ada keperluan apa kau datang kesini??"tanya Sean dengan nada dingin.


"Hei..Kenapa sikapmu seperti itu??kau masih saja tidak berubah..Selalu dingin tapi sangat menggoda.."tanya balik Sandra yang sengaja merayu Sean.


"Katakan saja apa tujuanmu kesini dan cepat pergi dari sini. ." sahut Sean masih dengan nada dingin.


"Aku merindukanmu Sean..Bisakah kita menghabiskan malam ini berdua??Aku ingin bermanja dengan mu.."ucap Sandra dengan mencoba berbisik ke telinga Sean.Yang sengaja menunjukkan nada bisikan yang eksotis.


Sean langsung melirik tajam kearah Sandra.


"Apakah kau tidak merindukanku Sean??aku siap memuaskan mu malam ini..Asal bayarannya harus lebih besar dari sebelumnya.."ucap Sandra yang terus menggoda Sean,seperti layaknya seorang wanita penggoda.Terlebih melihat cara pakaian Sandra yang begitu ketat dan sedikit terbuka.Dengan sengaja Sandra memperlihatkan lekuk tubuhnya agar membuat Sean tergoda.

__ADS_1


*


Sandra adalah wanita panggilan kelas atas.Ia selalu siap melayani setiap lelaki yang memiliki banyak uang.Pelanggannya pun tak main-main,yang selalu dari kalangan pebisnis eksklusif.Ia pun dikenal wanita yang selalu hidup dengan kemewahan dan glamor.


Namun sayangnya,disaat ia tertarik dengan sosok Sean yang dikenal sangat kaya raya dan tampan.Ia harus menerima penolakkan mentah dari Sean.Walaupun ia dan Sean pernah melewati one night stand karna jebakan seseorang,tapi tetap ia tidak juga bisa menaklukkan hati seorang Sean.


Setelah menerima uang dari pemberian Sean.membuat Sandra harus meninggalkan kota agar ia tidak menganggu kehidupan Sean lagi.


*


Tapi Sean tak mengira,jika Sandra kembali muncul dan ingin mengusik kehidupannya lagi.


Namun Sean,langsung menepis tangan Sandra dengan kasar dan beranjak bangkit.


Sandra pun langsung terdiam sambil menatap Sean.


"Bukankah aku sudah memperingatimu untuk pergi jauh dari kota ini..Kenapa kau muncul lagi??"ujar Sean mengungkit sebelumnya.


"Karna aku merindukanmu Sean."jawab Sandra kembali mendekati Sean.

__ADS_1


"Jangan mengatakan hal menjijikan itu padaku..Lebih baik kau tinggal kan tempat ini dan jangan pernah muncul dihadapan ku..Daripada kau akan menyesal.."ucap Sean memperingati Sandra.


"Tapi Sean,aku benar-benar sangat merindukanmu..Aku merindukan aroma tubuhmu..Aku sangat ingin menghabiskan malam ini denganmu..ku mohon.."sahut Sandra yang masih dengan percaya dirinya dengan kata-katanya.


Sean menatap tajam dan langsung mencengkram kedua pipi Sandra dengan kasar.


"Aku sudah memperingati mu untuk jangan coba mengatakan hal menjijkkan itu padaku..Kalau kau sangat membutuhkan uang,aku akan berikan..Tapi kau harus pergi dari kota ini selamanya..Kalau kau masih berani muncul aku akan menghabisi hidupmu..Apa kau mengerti wanita ja*ang.."sahut Sean dengan kata-kata tajamnya sambil menghempaskan wajah Sandra dengan keras.Hingga membuat wajah Sandra memerah dan kesakitan.


Seketika membuat Sandra tak berkutik dengan tindakan Sean.Apa lagi melihat tatapan tajam Sean yang begitu menusuk seperti orang yang ingin membunuh dirinya.


"Kau akan menyesalinya Sean..Aku tidak takut dengan ancamanmu.." jawab Sandra dengan berani dan langsung pergi meninggalkan ruangan Sean.


Juan yang melihat kepergian Sandra,kembali masuk ke ruangan Sean.


"Awasi wanita ja*ang itu..jangan biarkan dia mengusik kehidupanku.." sahut Sean yang langsung memberi perintah pada Juan.


Juan pun langsung mengangguk.


"Baik tuan."jawab Juan.

__ADS_1


__ADS_2