Gadis Malang Milik Tuan Kejam

Gadis Malang Milik Tuan Kejam
Bab 60


__ADS_3

Tok..Tok..


"Nyonya Lisa..Apakah nona baik-baik saja??saya seperti mendengar sesuatu dari kamar nyonya." panggil Adelia dari dalam kamar Lisa.


Lisa pun segera menghampiri pintu kamarnya,tapi Dareen justru mendekap tubuh Lisa dari belakang sambil membekap kembali mulutnya.


"Jangan bersuara,kalau tidak kau hanya akan mempersulit keadaanmu.."sahut Dareen dengan nada pelan.


"Emph..Emph.." Lisa terus berusaha meronta karna tidak menerima tindakan Dareen yang begitu nekat.


Hingga akhirnya Lisa menginjak kaki Dareen dengan cukup keras.


"Akh.."lirih Dareen yang seketika kesakitan dan melepaskan Lisa dari dekapannya.


Lisa dengan cepat berjalan kearah pintu dan langsung membukanya.


"Adelia.." seru Lisa yang dalam keadaan panik.


"Nyonya Lisa..Ada apa??nyonya kenapa??apa terjadi sesuatu pada nyonya??"tanya Adelia yang bingung melihat Lisa yang seperti orang ketakutan.


"I..Itu..-" Lisa pun mencoba menoleh kebelakang untuk melihat posisi Dareen yang ia pikir masih disitu.


Namun ternyata Darren sudah menghilang.Yang rupanya Dareen sudah lebih dulu kabur meninggalkan kamar Lisa.

__ADS_1


"Ada apa nyonya??apa nyonya baik-baik saja??"tanya Adelia yang ikut menoleh kearah yang Lisa lihat.


"Tidak..Tidak apa-apa..Tadi saya hanya bermimpi.."jawab Lisa yang terpaksa berbohong.


"Nyonya yakin nyonya baik-baik saja??"tanya Adelia memastikan karna merasa khawatir pada Lisa.


"Iya..Saya baik-baik saja..Maaf,apakah saya boleh tidur dikamar saya sebelumnya??"tanya Lisa.


Adelia pun menatap heran.


"Memangnya kenapa nyonya??"tanya Adelia.


"Saya cuma hanya ingin tidur dikamar saya yang sebelumnya.."jawab Lisa


"Terima kasih Adelia."kata Lisa mengikuti ajakan Adelia.


Lisa terpaksa kembali kekamar yang sebelumnya,karna ia merasa takut jika Dareen akan kembali lagi masuk ke kamarnya.Ia begitu takut jika melihat tindakan Darren yang sangat nekat.Tidak peduli dirinya yang sudah menjadi istri pamannya.


...****************...


Keesokan harinya..


Eva dan Dela datang mengunjungi kediaman Vina.Mereka tampak begitu heran melihat Vina sedang membereskan semua barang-barang di rumahnya.

__ADS_1


"Ada apa ini??Kenapa kau membereskan barang-barangmu Vina??"Sahut Dela bertanya.


"Ya..Besok aku akan pindah rumah."jawab Vina sambil tersenyum sombong.


"Woah..Memangnya kau mau pindah kemana lagi??bukankah rumah ini sudah bagus??"tanya Eva.


"Memang bagus,tapi aku mau cari rumah yang lebih besar dari ini..Aku akan pindah ketempat yang lebih elit..Hehehe.." jawab Vina samb tertawa kecil.


"Memangnya uangmu cukup untuk membeli rumah yang lebih mewah??bukankah kau sudah menggunakan uang itu untuk membeli rumah ini??dan kau juga pakai untuk berfoya-foya."sahut Eva lagi mengingatkan Vina.


Vina langsung tersenyum miring.


"Kalian tidak akan percaya,jika aku mendapatkan uang lagi dalam jumlah yang lebih besar.."Ujar Vina.


"Maksudmu??uang dari mana lagi yang kau dapat??"tanya Dela bingung dan penasaran.


"Seseorang membayarku dengan jumlah 2 miliyar asal menceritakan tentang kehidupan Lisa selama ini..sebelumnya dia menanyakan keberadaan Lisa..Tapi karna aku bilang aku tidak tahu,jadi dia memintaku untuk menceritakan semua tentang Lisa."jawab Vina menjelaskan.


"Hah??membayarmu 2miliyar??kau serius??"sahut Eva yang seketika terkejut dengan jawaban Vina.


"Tentu saja aku serius,untuk apa aku bercanda."ujar Vina.


"Tapi kalau di pikir-pikir kenapa dia mau membayarmu 2miliyar,hanya karna ingin tahu tentang kehidupan anakmu??apakah kau tidak merasa ini sangat aneh??rela memberikan uang sebanyak itu,hanya untuk mencari tahu tentang anakmu.."sahut Dela yang merasa curiga.

__ADS_1


__ADS_2