
"Dela benar..Aku merasa ini sangat aneh..Bahkan sebelumnya anakmu dibeli dengan harga yang fantastis juga..Padahal sudah jelas yang membeli putrimu tidak saling kenal..Dan justru juga dinikahi.. orang yang menginginkan anakmu seperti mereka orang yang saling berkaitan..Apa kau merasa tidak aneh Vin??"sambung Eva yang juga merasa curiga.
"Iya..awalnya ku pikir juga begitu,tapi aku tidak mau ambil pusing..Aku tidak peduli apa kaitan mereka dengan si Lisa..Yang terpenting aku sudah mendapatkan uang banyak dari mereka..Aku bisa hidup tenang,dan tidak perlu bersusah payah untuk mencari uang..Hahah.."jawab Vina yang tidak peduli.
"Tapi Vin..Apa kau tidak berpikir orang yang mencari tahu latar belakang kehidupan Lisa,itu bisa jadi ayah kandung si Lisa..Lelaki yang sudah meninggalkan mu??"sahut Eva yang tiba-tiba mengungkit masa lalu Vina.
Sesaat Vina terdiam dan menghentikan pekerjaannya.
"Karna aku merasa,orang yang mencari tahu latar belakang kehidupan anakmu sepertinya ayah kandung si Lisa..Apa kau pernah berpikir begitu??"sambung Eva lagi yang mengetahui semua masa lalu Vina.
"Tidak mungkin,untuk apa dia mencari Lisa..Dulu dia meninggalkan ku karna dia tidak mau mengakui si Lisa..Dia lebih mementingkan nama baik keluarganya daripada bertanggung jawab mengakui anaknya sendiri..Lagi pula itu sudah berlalu,sudah 20tahun ..tidak mungkin dia tiba-tiba datang dan mencari Lisa..karna dia pasti sekarang dia sudah mati.."ujar Vina menentang tegas ucapan Eva.
"Tapi kalau ternyata dia benar-benar muncul dan mengaku sebagai ayah kandungnya,apa yang akan kau lakukan??"tanya Eva menguji Vina.
"Aku tetap tidak peduli..Jika dia ingin mencari keberadaan Lisa,silakan saja dia cari saja sendiri..Bagiku dia sudah lama mati,dan tidak ada urusannya lagi dengan ku."jawab Vina dengan tegas lagi.
Eva dan Dela pun saling pandang.
__ADS_1
...****************...
Lisa yang sudah bangun dan sudah selesai membersihkan tubuhnya.Ia pun berganti pakaian dan merapikan rambutnya.
Setelah selesai Lisa hendak pun bersiap-siap akan keluar dari kamarnya.
Namun,saat Lisa baru akan membuka pintunya.Ia begitu dikejutkan dengan kemunculan Sean.Yang tiba-tiba masuk dan mendekap tubuhnya dengan sangat erat.
Lisa yang terkejut seketika diam mematung.Ia tidak mengira jika Sean sudah pulang dan langsung muncul dihadapannya tanpa memberitahu sebelumnya.
Sean tidak menjawab dan justru semakin erat mendekap tubuh Lisa.Rasa rindu yang tidak tertahankan,membuat Sean langsung meluapkannya dengan memeluk tubuh Lisa.
Sean yang dapat mencium aroma tubuh Lisa yang begitu wangi.Membuatnya semakin lama untuk memeluk Lisa.
"Aku merindukanmu."ungkap Sean dengan nada pelan dan dalam.
Lisa masih diam mematung dan membiarkan Sean memeluk tubuhnya.
__ADS_1
Setelah lama memeluk Lisa,Sean akhirnya melepaskannya dan menatap dalam wajah Lisa.
Sean menarik nafas panjang dan sesaat menunduk.
Lisa yang masih polosnya hanya menatap Sean dengan bingung.
"Kenapa tuan tidak memberi tahu kalau akan pulang pagi ini??"tanya Lisa penasaran.
"Seperti kata ku tadi,aku merindukanmu."jawab Sean menatap serius Lisa.
Lisa yang mendengar jawaban Sean,hanya bisa menatap malu.
Sean yang tidak bisa memalingkan pandangannya pada Lisa yang terlihat manis pagi ini.Langsung menarik pinggang Lisa yang kembali jatuh dalam dekapannya.
Lisa pun kembali terkejut dengan tindakan Sean. wajah Lisa pun seketika memerah,kala harus menatap wajah Sean yang jaraknya sangat dekat.Jantungnya pun seketika berdegup kencang tak beraturan.Berbeda saat Sean yang tadinya memeluk tubuhnya.
Dan..
__ADS_1