Gadis Malang Milik Tuan Kejam

Gadis Malang Milik Tuan Kejam
Bab 50


__ADS_3

Icah bergegas menaiki bus,sebelum Vina kembali mengejar dirinya.


Untungnya ia berhasil menaiki bus yang kebetulan berhenti di halte.Dan dengan cepat Icah menaiki bus dan bisa menghindar dari Vina.


Ia pun mengatur nafasnya dengan lega,setelah berhasil menjauh dari Vina.Saat ia baru saja duduk di kursi bus,tiba-tiba ponselnya pun berbunyi.


Icah langsung membuka pesan masuk yang ada di ponsel nya.Ia begitu terkejut jika pesan yang masuk adalah pesan dari Lisa.


' Icah datanglah ke kediamanku..Aku akan mengirimkan alamatnya padamu.. Lisa '


"Hah??Ke kediaman Lisa??Artinya Lisa mengundangku kerumahnya..Syukur lah Lisa akhirnya bisa menghubungi ku..Oke,setelah pelajaran kuliah selesai,aku pasti akan datang Lis.." ujarnya bicara sendiri sambil tersenyum senang.


...****************...


Ditempat lain..


Terlihat seorang pria paruh baya tengah duduk termenung dikursi kerjanya sambil memandangi luar kaca diruangannya.


"Tuan Fabio.." sapa seorang lelaki bernama Richard.


Lelaki tua bernama Tn.Fabio pun langsung memutar kursinya kearah Richard.


"Bagaimana??Kau sudah menemukannya??"tanya Tn.Fabio.


"Ya tuan..Saya sudah menemukan alamat seorang wanita yang tuan cari selama ini." jawab Richard dnegan nada wibawanya.Karna dia adalah asisten pribadi Tn.Fabio.


"Lalu bagaimana dengan anaknya??"tanya Tn.Fabio dengan sikap tenangnya.

__ADS_1


"Wanita itu memang sudah memiliki seorang putri yang umurnya sudah dewasa..Tapi informasi terakhir yang saya dapat,jika putrinya ternyata sudah tidak tinggal bersamanya.."jawab Richard menjelaskan.


Tn.Fabio pun langsung mensipitkan tatapannya.


"Maksudmu??"tanya Tn.Fabio yang penasaran.


"Putrinya melarikan diri dari wanita itu tuan..Dan saya belum mendapatkan informasi yang jelas,kenapa putrinya melarikan diri." jelas Richard.


"Oke..Kau boleh pergi."ujar Tn.Fabio menyuruh Richard pergi.


Richard pun mengangguk dan meninggalkan Tn.Fabio sendirian diruangannya.


Tn.Fabio pun kembali termenung dan sesaat mengeluarkan sebuah selembar foto dari lacinya.


'Secepatnya aku akan menemukanmu putriku..' batinnya yang memperhatikan sebuah foto seorang bayi cantik dan lucu yang sedang digendong seseorang.


...****************...


"Tuan."sapa Juan sambil menunduk.


"Apa jadwal ku hari ini??"tanya Sean sambil memperhatikan isi ponselnya.


"Tuan akan ada jamuan makan malam bersama tuan Fabio sekitar jam 7 di restoran xx."ujar Juan memberitahu pada Sean.


"Oke.. atur jadwalku.." jawab Sean singkat meninggalkan Juan menuju keruangannya.


Juan hanya mengangguk dan mengikutinya dari belakang.

__ADS_1


...****************...


Sore harinya..


Setelah jam pelajaran mata kuliah Icah selesai,Icah bergegas langsung menuju alamat yang diberikan Lisa melalui pesannya.


Icah seakan tidak sabar ingin melihat di mana dan seperti apa kediaman Lisa yang sekarang.


Tiba dimansion Sean,seketika membuat Icah sesaat tercengang.Melihat sebuah mansion yang begitu megah dan elit.


"Benarkah ini alamat rumah Lisa??apa aku tidak salah berhenti disini??"tanya Icah yang masih tercengang bingung.


Disaat Icah masih berdiri sambil terlihat bingung,tiba-tiba seorang lelaki berbadan tegap menghampiri Icah.


"Maaf,nona ini siapa??kenapa berdiri disini??"tanya lelaki tersebut yang adalah petugas keamanan mansion Sean.


"Ah..Ini pak.. saya..-"


"Icah.." sahut Lisa yang langsung menghampiri Icah.


Yang sejak tadi ternyata Lisa sudah menunggu kedatangan Icah.


"Lisa.." sahut Icah tersenyum girang.


Lisa pun langsung memeluk erat Icah.Karna ia begitu merindukan Icah,walaupun semalam baru saja bertemu.


"Ku pikir kamu tidak akan datang."ujar Lisa sembari melepaskan pelukannya.

__ADS_1


"Bagaimana aku tidak datang..Aku kan penasaran dimana kau tinggal..Dan ternyata kau tinggal dirumah semewah ini..Apakah ini benar kediamanmu??"tanya Icah yang seakan masih tidak percaya apa yang ia lihat saat ini.


__ADS_2