Gadis Malang Milik Tuan Kejam

Gadis Malang Milik Tuan Kejam
Bab 49


__ADS_3

Besok pagi nya..


Ketika Lisa baru selesai mandi,Sean menghampiri Lisa sembari memberikan sesuatu pada Lisa.


Lisa pun menatap heran dan bingung.


"Ini apa tuan??"tanya Lisa penasaran.


"Sebuah ponsel..Maaf,aku terlambat memberimu fasilitas ponsel.."jawab Sean.


"Tuan yakin memberikan ini pada saya??"tanya Lisa memastikan.


"Ya..kenapa??Kau keberatan?"Tanya Sean balik.


"Bu..Bukan begitu tuan..tapi bukankah tuan melarang saya untuk tidak berhubungan dengan siapa pun.?"tanya Lisa mengungkit aturan Sean.


"Ya..Tapi aku kali ini aku mengijinkanmu untuk berhubungan dengan hanya satu orang.."ujar Sean.


Lisa langsung menatap Sean yang masih bingung .


"Aku mengijinkanmu untuk berhubungan dengan temanmu..Tapi hanya dia,tidak lebih."timpal Sean menambahkan.


Seketika Lisa tersenyum dan dengan refleknya langsung memeluk tubuh Sean.Tanpa sadar membuat Lisa seketika ingin melepasnya,tapi Sean justru mendekap balik.

__ADS_1


Sean begitu terharu dengan tindakan Lisa,walau ia tahu Lisa hanya reflek.


Lisa pun membiarkan Sean memeluknya dengan erat.


"terima kasih tuan Sean."ucap Lisa dengan pelan.


Mendengar suara lembut Lisa,membuat Sean tersenyum tipis.


...****************...


Icah yang akan hendak berangkat kuliah,begitu terkejut saat ia harus berpapasan dengan seseorang yang membuat dirinya badmood.


"Icah..kau mau berangkat ya??"tanya Vina yang ternyata tiba-tiba muncul dihadapan Icah.


"Mau apa lagi bibi??apa aku tidak salah lihat ?kau tiba-tiba muncul?"tanya Icah dengan nada datarnya.


Vina hanya tersenyum palsu.


Dasar gadis sialan..umpatnya dalam hati.


"Aku hanya ingin menanyakan kabarmu saja..Bagaimana dengan kabarmu??"tanya Vina yang basa basi pada Icah.


Icah masih menatap datar kearah Vina.

__ADS_1


"Langsung saja bi,apa maumu??jangan bersikap seolah tidak terjadi apa-apa diantara kita." ujar Icah mengungkit yang terjadi sebelumnya diantara mereka.


"Oke.. dimana Lisa tinggal sekarang??beri tahu aku alamatnya..?"tanya Vina yang langsung merubah sikapnya dengan lantang.


"Ck..Sudah kuduga kau muncul pasti ada tujuannya.. bagaimana jika aku jawab tidak tahu??"sindir Icah.


Vina langsung menatap tajam kearah Icah.


"Jangan coba main-main denganku gadis sialan..Cepat beritahu aku dimana dia tinggal sekarang..atau kau akan menyesal karna berurusan dengan ku..!!!"sentak Vina yang mulai emosi,dengan meninggikan nada bicaranya.


"Untuk apa??apakah bibi ingin menyiksa Lisa lagi?atau menjualnya pada pria hidung belang lagi??"tanya Icah menyindir lagi pada Vina.


Vina seketika mengapit kedua pipi Icah dengan keras.


"Jangan coba ikut campur dengan urusanku bocah tengik..Cepat kasih tahu aku atau aku akan mencabik-cabik wajahmu sekarang juga..paham..!!!" ucap Vina dengan nada dingin dan tatapan yang begitu tajam


Icah langsung menepis tangan Vina dengan kasar.


"Dengar ya.. bibi jangan coba lagi mengusik kehidupan Lisa sekarang..Aku yakin sekarang dia sudah hidup lebih bahagia dari pada harus hidup menderita dengan ibu berhati iblis sepertimu.."


"Kalau pun aku tahu dimana Lisa sekarang tinggal,aku sampai kapan pun tidak akan pernah memberitahu mu.. Lebih baik dia hidup tanpa seorang ibu sepertimu..Dan Lisa tidak pantas hidup menderita denganmu..Paham..!!!" jawab Icah dengan beraninya dan lantang.Karna ia juga sudah muak melihatmu kelakuan Vina yang sudah sangat keterlaluan.


Icah pun langsung pergi meninggalkan Vina begitu saja.Sementara Vina hanya bisa mendengus emosi melihat kepergian Icah.

__ADS_1


Gadis brengsek.. berani sekali kau menantangku.. umpat Vina dalam hatinya..


__ADS_2