
Seketika membuat pipi Lisa pun memerah.Sean hanya bisa tersenyum melihat ekspresi wajah Lisa yang polos.
Tok..tok..
Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dari kamar mereka.Membuat mereka secara bersamaan menoleh.
Sean pun berjalan kearah pintu dan membukakan pintunya.
Terlihat Juan yang sudah berada didepan pintu.
"Maaf tuan,saya menganggu anda."sahut Juan.
"Ada apa??"tanya Sean.
"Saya hanya ingin memberitahukan,jika malam ini tuan Fabio mengundang tuan lagi untuk makan malam."jawab Juan memberitahukannya.
"Oke..Atur jadwal ku."ujar Sean.
"Baik tuan..permisi."sahut Juan mengangguk dan langsung meninggalkan Sean.
Sean kembali menutup pintu dan berjalan kearah Lisa.
"Nanti malam aku harus pergi..Apakah kau mau ikut??"tanya Sean.
"Bolehkah saya tidak ikut tuan??"tanya balik Lisa sambil menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
"Ya sudah..Kau istirahat saja..pulihkan keadaanmu,kau sudah melewati hari yang berat hari ini." ujar Sean.
Lisa hanya mengangguk tersenyum .
...****************...
Malam hari..
Sean datang untuk memenuhi undangan makan malam dari tuan Fabio dikediaman pribadinya.
Sean langsung disambut hangat oleh tuan Fabio sendiri samb tersenyum ramah.
"Selamat datang Sean..Apa kabar?."sahut tuan Fabio menyapa Sean.
"Aku baik-baik saja..Terima kasih anda sudah mengundangku lagi untuk makan malam.." jawab Sean dengan ramahnya.
Sesaat tuan Fabio melirik kebelakang Sean,seolah sedang mencari sesuatu.Sementara Sean hanya mengikuti lirikan tuan Fabio dari belakangnya.
"Kenapa kau hanya sendiri?dimana istrimu??"tanya tuan Fabio.
"Ah..istriku tidak bisa ikut,hari ini dia sedang lelah..jadi aku memintanya untuk beristirahat."jawab Sean menjelaskannya pada tuan Fabio.
"Begitu..apakah istrimu sedang sakit??"tanya tuan Fabio yang penasaran.
"Tidak..dia hanya kelelahan.."jawab Sean menjelaskan lagi.
__ADS_1
"Itu sangat disayangkan..padahal aku ingin mengenal sosok istrimu."ujar tuan Fabio yang seketika memasang raut wajah yang sangat kecewa.
Sean yang melihat hanya menatap heran sambil mengernyitkan pandangannya pada tuan Fabio.
Tuan Fabio dan Sean pun akhirnya menikmati makan malamnya bersama.
Selesai makan malam,tuan Fabio mengajak Sean ke ruang santainga.Dimana tuan Fabio biasa menghabiskan waktunya disana sambil menikmati segelas kopi atau pun wine.
"Jadi,apakah proyek kerja kerja sama kita sudah dimulai??"tanya tuan Fabio membuka topik obrolan.
"Ya..mereka sudah mulai menjalankannya..mudah-mudahan proyek ini berjalan sesuai harapan kita."jawab Sean.
"Kau benar..karna bukan pertama kalinya kita menjalankan proyek ini..Dan bolehkah aku bertanya secara pribadi??"tanya tuan Fabio yang bermaksud mengalihkan topik obrolan.
"Tentang apa??kalau aku bisa jawab,aku pasti akan jawab."tanya Sean.
"Tentang istrimu.."jawab tuan Fabio.
Sean kembali mengernyitkan pandangannya pada tuan Fabio,karna merasa heran.
"Istriku??apa yang ingin tuan tanyakan??"tanya Sean.
"Ya..Aku hanya ingin tahu,bagaimana kau bisa mengenal istrimu??dan apakah aku boleh tahu seperti apa latar belakang istrimu."jawab tuan Fabio menjelaskan.
"Kenapa tuan ingin tahu tentang istriku??apa yang membuat tuan penasaran dengan istriku..??"tanya balik Sean yang semakin heran dengan pertanyaan tuan Fabio.
__ADS_1
"Ada sesuatu hal yang ingin ku pasti kan..Apakah istrimu berkaitan dengan yang selama ini ku cari atau tidak.. Dan melihat istrimu,seperti aku melihat putriku.." jawab tuan Fabio.
Yang semakin membuat Sean penasaran dengan ucapan tuan Fabio.