Gadis Malang Milik Tuan Kejam

Gadis Malang Milik Tuan Kejam
Bab 70


__ADS_3

Sean pun membawa Lisa pulang kemansion,dan diikuti oleh Juan dari belakang.


Sementara Dareen hanya bisa terkapar dengan kondisi yang sudah terluka parah.


Diperjalanan,Sean masih dengan tatapannya yang menakutkan dan tidak sedikit pun menoleh kearah Lisa.


Lisa sendiri hanya diam menunduk dan tidak berani bersuara sedikit pun.


Sesampainya di mansion,Sean membawa Lisa kekamarnya.


Sean langsung berjalan kekamar mandi,dan Lisa masih berdiri mematung disisi pintu kamarnya.Lisa memilih diam dan menunduk.Rasa takut dan syok yang masih ia rasakan,membuatnya tak berani sedikit pun menatap Sean.


Sebelum Sean memasuki kamar mandi,sesaat menoleh kearah Lisa.


Dan beberapa saat Sean menarik nafas panjangnya.


Sean pun berjalan menghampiri Lisa sambil menatap serius.


"Apa kau baik-baik saja??"tanya Sean dengan nada dingin yang membuat siapa pun bisa merinding ketakutan.

__ADS_1


Lisa hanya mengangguk pelan tanpa bicara.


"Apa aku sudah membuatmu takut karna bentakanku tadi??"tanya Sean masih dengan nada dinginnya.


Lisa pun tak berani menjawab dan masih diam.


Tidak ada jawaban dari Lisa,Sean langsung mendekap Lisa dalam pelukannya.Dan kembali menarik nafas panjangnya.


"Maafkan aku..Aku sudah membuatmu takut..''ungkap Sean yang memeluk tubuh Lisa dengan erat.


Lisa pun seketika terkejut melihat tindakan Sean.Yang tadinya ia begitu menakutkan km dan murka saat memberi pelajaran pada Dareen,kini ia berubah menjadi sosok yang begitu lembut dan meluluh.


Lisa pun dapat merasakan pelukan Sean yang begitu hangat dan tenang.Tanpa ada merasakan paksaan hanya karna ingin menghibur dirinya.


Cukup lama memeluk tubuh Lisa,Sean melepasnya dan mengecup langsung dahi Lisa.


"Aku minta maaf karna sudah gagal melindungi mu..Aku sudah gagal menjagamu.."ungkap Sean lagi.


Lisa pun menatap Sean dengan sendu.

__ADS_1


"Aku janji,ini tidak akan terjadi lagi padamu..Aku akan benar-benar melindungi mu..Dan jangan takut dengan tindakan ku tadi..kemarahan ku memang tidak bisa dikendalikan tapi itu hanya sesaat..."ungkap Sean lagi pada Lisa.


"I..iya tuan ..saya bisa memahaminya."jawab Lisa masih dengan nada sedikit takut.


Sean pun langsung tersenyum tipis sambil mengusap rambut Lisa dengan lembut.


"Berhentilah memanggilku dengan kata tuan..Aku ingin kau mau memanggilku dengan panggilan lain..Kau adalah istriku,sudah harusnya kau mengganti panggilan itu..Seperti kau memanggilku dalam pesan sebelumnya." ujar Sean mengingatkan Lisa.


Lisa pun tertunduk malu,karna tidak tahu jika Sean akan menanggapi pesannya yang menyebutkan Sean dengan kata Suamiku.


"Tapi saya masih malu dan canggung."jawab Lisa yang gugup dan tidak berani menatap Sean.


"Apakah kau ingin mendengar sesuatu yang ingin ku katakan??"tanya Sean.


Lisa pun menatap Sean.


"Sejak menikah denganmu,sepertinya aku mulai jatuh cinta padamu..Aku mulai tertarik padamu sejak pertama kali melihatmu..Tapi aku tidak sadar jika menikahimu ternyata bisa membuatku bisa mencintaimu.."ungkap Sean tentang perasaannya.


Lisa pun terkejut mendengar ungkapan perasaan Sean padanya.

__ADS_1


"A..Apa??tuan..mencintai saya?"tanya Lisa memastikan.


"Iya..aku jatuh cinta padamu..Melarang mu untuk tidak berinteraksi dengan siapa pun,ternyata membuatku sadar jika aku tidak ingin kau lepas dari ku..Aku menginginkan mu untuk selamanya..Dan tidak akan membiarkan siapa pun lagi mendekati mu. termasuk dia yang sudah membuatmu dalam bahaya."jawab Sean panjang lebar.


__ADS_2