
Vina yang akan mulai beristirahat,tiba-tiba saja terganggu dengan terdengar suara bel pintu berbunyi.
Vina langsung beranjak bangkit dan berjalan kearah pintu untuk membukakannya.
Vina terheran dengan kedatangan Dela yang tiba-tiba datang tanpa memberi tahunya.
"Kau..-" seru Vina menatap bingung.
"Vina. tolong aku." sahut Dela yang langsung memasang wajah panik.
"Tolong apa?"tanya Vina masih bingung.
"Tolong aku sekarang,saat ini aku dikejar rentenir.. mereka memaksa ku membayar hutang.. jika aku tidak mengembalikannya besok,rentenir itu akan menghabisi nyawaku.. hiks." ucap Dela yang masih terlihat panik dan frustasi.
"Maksudmu,kau ingin pinjam uang ku??"tanya Vina menebak.
Dela langsung mengangguk pada Vina.
"Memang berapa banyak yang kau butuhkan??"tanya Vina penasaran.
"Hanya 10juta Vina.. aku sangat membutuhkannya sekarang..tolong aku.. hiks."jawab Dela memberitahu jumlah nominal uangnya.
Vina seketika melirik sinis sambil tersenyum miring kearah Vina.
__ADS_1
"Kau ingin pinjam 10juta padaku??apa tidak salah??10juta itu bukan nominal main-main Del.."tanya Vina dengan tenang dan santai.
Dela sesaat menunduk.
"Iya Vin.. nominalnya memang sangat besar,tapi kupikir cuma kau saja yang bisa menolongku..makanya aku datang kesini meminta bantuan padamu." jawab Dela dengan perasaan malunya.
"Tapi sayangnya aku tidak bisa memberikan pinjaman uang itu padamu."sahut Vina dengan nada sedikit sombong.
Dela langsung mengangkat kepalanya karna terkejut dengan jawaban Vina.
"Apa??kau tidak bisa meminjamkannya padaku??kenapa Vin??bukankah kita ini teman??bahkan kita sudah seperti keluarga?" tanya Dela yang masih terkejut dan heran.
"Teman??keluarga??" tanya balik Vina.
"Ya. kita memang teman dan bahkan sudah seperti keluarga.. tapi,tidak berkaitan dengan uang..karna bagiku,jika sudah berurusan dengan uang,kau atau pun Eva tidak bisa kuanggap teman dan keluarga." jelas Vina dengan nada sombongnya.
Dela pun langsung berlutut dan bersimpuh diantara dua kaki Vina.
"Vina,ku mohon tolong aku.hiks.. tidak ada yang bisa aku minta tolong selain kau sendiri Vina..Hiks." ucap Dela sambil memohon dengan nada terisak.
Vina langsung memundurkan langkahnya untuk menghindar dari Dela.
"Tetap aku tidak bisa menolongmu.. dengan cara apa kau akan membayarnya jika aku memberimu pinjaman??kau bahkan tidak punya pekerjaan,kerjamu cuma berjudi sama seperti ku..kau pikir,kau bisa mengembalikan uangku sebanyak itu??" jawab Vina yang langsung menolak permohonan Dela.
__ADS_1
"Vina,percaya lah omonganku. aku pasti akan mengembalikan uangmu..hiks..tolong aku Vin..aku janji akan mengembalikan uangmu secepatnya..hiks."isak Dela yang kembali memohon pada Vina.
Namun,Vina tetap tak bergeming dan enggan melihat Dela yang masih memohon.
"Sekali kukatakan tidak tetap tidak..seharusnya kau paham,jika saudara saja susah untuk membayar hutang nya apa lagi orang lain??itu cuma kata-kata saja kalau teman itu seperti keluarga.." jawab Vina dengan tegas.
"Jadi kau benar-benar tidak mau membantuku?"tanya Dela memastikan lagi.
"Tidak." jawab Vina singkat dan masih tidak mau melihat Dela.
Dela pun langsung bangkit dan menghapus air matanya.Dela seketika menatap tajam kearah Vina.
"Kau sungguh keterlaluan Vina..hanya karna kau sudah kaya,kau jadi bersikap sombong dan tidak mau membantuku.!" ujar Dela mulai melampiaskan kekesalannya.
Vina hanya diam dan tetap tidak melihat sedikit pun kearah Dela.Dengan gayanya yang sangat sombong.
"Baik..Aku tidak akan memaksamu..Tapi kau harus ingat Vina,saat kau membutuhkan uang untuk berjudi,siapa yang selalu memberimu pinjaman uang??kau bahkan belum mengembalikannya sampai saat ini..tapi aku lebih milih diam dan mengikhlaskannya karna aku tidak mau perhitungan pada teman ku sendiri..!!"
"Tapi sekarang aku menarik kata-kataku,aku tidak sudi dan tidak rela jika aku pernah meminjamkan uangku padamu..kau harus ingat Vina,karma itu ada..!!kuharap kau akan menyesal karna kesombongan mu..!!" ucap Dela panjang lebar dan menyudutkan Vina.
Tidak mendapatkan pinjaman dari Vina dan merasa sangat kecewa dengan sikap Vina.Dela memilih pergi dengan perasaan kesal dan marah.
Sementara Vina hanya memandang kepergian Dela dengan sinis dan sombong.
__ADS_1
"Cih.. dia pikir disini tempat pinjaman uang..dasar miskin.."gerutu Vina yang menghina Delam