Gadis Malang Milik Tuan Kejam

Gadis Malang Milik Tuan Kejam
Bab 59


__ADS_3

Lisa begitu terkejut saat seseorang tiba-tiba masuk menyelinap dan langsung membekap mulutnya.


"Emph..Emph.." sahut Lisa yang mencoba berusaha untuk bersuara.


"Tenang lah..Jangan berteriak..Kalau kau berteriak,kau akan menjadi pusat perhatian pada seisi mansion disini." sahut seseorang yang meminta Lisa untuk tenang.


Lisa yang mendengar suara seseorang tidak asing baginya,mencoba untuk tenang.Dengan tujuan agar seseorang itu akan melepaskan tangannya dari be kapan mulut Lisa.


Karna sosok seseorang yang memakai serba hitam dan masker hitam,membuat Lisa sedikit tidak mengenali wajahnya.Namun dapat mengenali suara seseorang tersebut.


Merasa Lisa mulai tenang,seseorang tersebut pun melepaskan tangannya dari bekapan mulut Lisa.


"Ini aku..Maaf aku membuatmu takut."sahut Dareen yang ternyata dengan beraninya menyelinap masuk ke kamar nya.


"Tu..Tuan Dareen..Apa yang tuan lakukan disini??"tanya Lisa yang terkejut dengan kemunculan Dareen.

__ADS_1


"Aku sangat merindukanmu..Aku tidak bisa menemuimu,karna pamanku.."jawab Dareen mengungkapkan perasaannya.


"A..Apa yang tuan katakan..Sebaiknya tuan tinggalkan tempat ini.. tuan yang justru akan memancing perhatian penghuni mansion disini." ujar Lisa menyuruh Dareen pergi.


"Aku akan pergi,tapi aku ada satu permintaan dari mu."kata Dareen menunjukkan jari telunjuknya,yang meminta 1 permintaan dari Lisa.


Lisa pun menatap bingung.


"Biarkan aku memelukmu sekali saja..Dan hanya sebentar." ucap Dareen.


Yang langsung membuat Lisa terkejut dengan permintaan Dareen.


"Aku tahu kau sudah jadi istri pamanku..Tapi tidak ada salahnya kalau aku hanya meminta satu pelukan saja darimu..Anggap saja ini pelukan sebagai antara bibi dan keponakan dari suamimu..Tidak salahkan aku memintanya..Aku sangat merindukanmu Lisa."jawab Dareen yang tetap memaksa


Lisa hanya menatap aneh dengan ucapan Dareen.

__ADS_1


"Maaf tuan Dareen,saya tidak mau..tolong pergi dari sini..sebelum ada yang melihat tuan disini..jangan membuat situasi jadi salah paham.."jawab Lisa masih menolak.


"Ck..jadi artinya kau masih menolakku??"tanya Dareen mulai menunjukkan tatapan yang dingin.


Sementara Lisa memilih mengalihkan pandangannya dan diam dari Dareen.Seakan ia tidak berani menatap tatapan Dareen yang bisa menakutinya.


"Apakah sekarang kau benar-benar mencintai dia?daripada kau berpikir dulu apakah dia bisa membahagiakanmu??"tanya Dareen yang langsung menyinggung Sean.


Lisa masih diam dan mengalihkan pandangannya.


"Ayo jawab??kenapa kau diam??aku sudah mengingatkan mu,dia bukan orang yang kau pikir adalah lelaki sempurna yang bisa membahagiakanmu.. Tapi justru hanya akan membahayakanmu..karna kau tidak tahu siapa dia sebenarnya.. disaat kau masih memiliki kesempatan,kenapa kau tidak pikirkan dulu..dan aku akan tetap menunggu mu..Aku akan menerimamu,asal kau meninggalkan dia Lisa." ujar Dareen panjang lebar.Yang berusaha mempengaruhi pikiran Lisa dengan memburukki Sean pamannya.


"Maaf tuan Dareen..Saya akan tetap terus bersama tuan Sean..saya akan berusaha setia padanya..Tidak peduli seperti apa sosok tuan Sean sebenarnya..Mohon,tuan untuk berhenti menjelekkan tuan Sean..karna apa pun yang tuan katakan saya tetap akan bersama tuan Sean." jawab Lisa yang langsung menentang semua perkataan Dareen dan tetap menolak Dareen.


"Kau..-" seru Dareen yang seketika merasa kesal dan marah mendengar jawaban Lisa.

__ADS_1


Dareen pun langsung menghampiri Lisa.


Namun..


__ADS_2