Gadis Malang Milik Tuan Kejam

Gadis Malang Milik Tuan Kejam
Bab 66


__ADS_3

Malam harinya..


Lisa sudah tampak bersiap-siap akan menuju suatu tempat yang sudah ditentukan oleh Sean.


Lisa pun berangkat menaiki mobil pribadi Sean dan dikendarai oleh sang sopir.


Dalam perjalanan,Lisa hanya duduk manis sambil menikmati pemandangan diluar jendela.


Dan beberapa saat,Lisa mulai merasa mencurigai seorang sopir yang masih mengemudikan mobilnya.Sebab sopir tersebut beberapa kali terus meliriknya melalui kaca spion.Lirikannya yang begitu tajam,membuat Lisa semakin curiga dan mulai takut.


Tanpa diduga,mobil pun tiba-tiba terhenti,yang langsung membuat Lisa pun bingung.


"Maaf pak..Kenapa berhenti??"tanya Lisa yang bingung.


Sang sopir pun tak menjawab dan hanya diam tanpa melirik lagi kearah kaca spion mobilnya.


Lisa yang sudah ketakutan dan khawatir,perlahan mengarahkan tangannya kepintu untuk membukanya.


Namun..


...****************...

__ADS_1


Sean tampak setia menunggu kedatangan Lisa di sebuah restoran mewah.Dengan sambil duduk dan memainkan ponsel.


Sean sengaja mengajak Lisa makan malam disebuah restoran yang sudah dipesankan khusus untuk nya.


Cukup lama menunggu kedatangan Lisa,Sean mulai gusar dan cemas.Ia pun mencoba menghubungi ponsel Lisa.Tapi sayangnya ponsel Lisa tidak menjawab.


Kenapa ponselnya tidak menjawab??dan bukankah seharusnya dia sudah sampai??'batin Sean yang mulai mengkhawatirkan keadaan Lisa.


Sean pun memanggil Juan untuk datang kepadanya.


Tak berapa lama Juan pun datang menghampiri Sean.


"Cari tahu,kenapa istri ku masih belum tiba??seharusnya dia sudah tiba dari tadi.." ujar Sean memberi perintah pada Juan.


"Baik tua."jawab Juan mengangguk dan meninggalkan Sean sebentar.


Juan pun menghubungi orang-orang yang berada di mansionnya,untuk mencari tahu keberadaan Lisa.


Beberapa saat Juan pun kembali dan menemui Sean.Sebelum ia mengatakan sesuatu pada Sean,Juan pun menarik nafas panjangnya.


"Tuan.. maafkan saya tuan,nyonya Lisa..-"sahut Juan yang akan menyampaikan sesuatu.

__ADS_1


...****************...


Dengan keadaan sedikit lemah dan kepala yang sakit.Lisa perlahan membuka matanya dan beberapa saat memperhatikan situasi yang sangat asing.


Pelan-pelan Lisa membangunkan tubuhnya,namun ia merasakan seluruh tubuh yang tidak bisa bergerak.Lisa membuka lebar matanya dan terkejut melihat kedua tangan dan kakinya yang dalam keadaan terikat,serta mulut yang dibungkam dengan lakban hitam.Dan dirinya pun berada diatas sebuah ranjang yang besar.


"Emph..Emph.." lirih Lisa yang berusaha bersuara dan meronta melepaskan dirinya.


Namun sayangnya,ia tidak bisa berbuat apa-apa.Karna tali yang mengikat kedua tangan dan kaki Lisa begitu kuat.Hingga membuat dirinya sulit untuk melepaskan dirinya.


"Sudah bangun??"sahut suara seseorang yang tiba-tiba datang dan menghampiri Lisa.


Lisa begitu terkejut kala melihat sosok seseorang yang tidak asing baginya.Yang ternyata adalah Dareen,lelaki yang masih ambisius mengejar cinta Lisa.


"Emph..Emph.." lirih Lisa yang kembali berusaha bersuara dan menggerakkan tangannya untuk meminta dilepaskan.


Dareen hanya bisa tersenyum dan bersikap tenang,saat melihat Lisa yang terus berusaha ingin bersuara.


"Tenang sayang..kenapa kau tidak bisa tenang sedikit..Aku tidak akan melukaimu.."sahut Dareen yang masih menunjukkan senyumannya pada Lisa.Yang justru senyumannya membuat Lisa ketakutan.


"Maaf,aku terpaksa membuatmu seperti ini..Karna kau sudah menolak ku..Dan aku tidak bisa menerima penolakkanmu begitu saja..Karna jika aku sudah terobsesi dengan seseorang pasti akan sulit untuk melepasnya begitu saja.."jelas Dareen menceritakan dirinya.

__ADS_1


__ADS_2