Gadis Malang Milik Tuan Kejam

Gadis Malang Milik Tuan Kejam
Bab 87


__ADS_3

Seminggu kemudian..


Dimana hari pernikahan Vina dan Roy dilangsungkan.Acaranya pun diadakan disebuah gedung pernikahan yang cukup mewah.


Vina yang sudah berdandan cantik dengan pakaian kebaya pengantin,terlihat gugup dan tidak sabar menantikan hari yang sudah di tunggu-tunggunya.


Ia pun mulai duduk dihadapan seorang penghulu,dan disaksikan beberapa orang.Semua yang menghadiri acara pernikahan mereka pun serasa tak sabar menantikan hari yang sakral tersebut.


Tapi ada beberapa orang yang justru melirik sinis kearah Vina dari jauh.Pasalnya,mereka yang tahu bagaimana kehidupan Vina sebelumnya menganggap Vina sebagai wanita yang jahat dan tidak tahu diri.


"Aku tidak menyangka jika wanita itu benar-benar akan menikah..sejak dia jadi orang kaya,hidupnya semakin sombong.." ujar salah satu wanita yang menghujat Vina dari kejauhan dan berbisik.


"Kau benar,kudengar dia menikahi lelaki yang usianya terpaut jauh dengannya..bahkan dia juga yang membiayai laki-laki itu..kurasa dia terlalu cinta dengan laki-lakinya." ujar teman disebelahnya.


"Aku tidak yakin,pernikahan mereka akan panjang..palingan calon suaminya cuma mau uangnya dia saja."


"Kurasa juga gitu.."

__ADS_1


Vina masih menunggu kedatangan pihak mempelai pria yang tak lain adalah Roy.Tapi sayangnya Roy dan pihak keluarganya masih belum menunjukkan diri.Sementara penghulu dan para tamu undangan sudah cukup lama menunggu dan menantikan kedatangan Roy.


"Maaf,apakah mempelai prianya belum datang juga??" tanya sang penghulu.


Mereka pun saling berpandangan dengan tatapan yang bingung.


Begitu juga dengan Vina sendiri yang lebih tampak bingung dan cemas.Karna seharusnya Roy tidak datang terlambat.


Dimana Roy ??kenapa dia masih saja belum datang..' batin Vina yang semakin cemas dan panik.


Disaat ia mulai sangat kebingungan,seorang wanita pun datang menghampiri Vina dan membisikkan sesuatu padanya.


...****************...


Sean mengajak Lisa pergi ke suatu tempat.Tapi Lisa tampak bingung karna tidak mengetahui kemana Sean akan mengajaknya.


Tiba di suatu tempat yang tidak asing baginya.Yaitu kediaman tuan Fabio yang ternyata Sean mengajaknya.

__ADS_1


"Untuk apa kita kesini??"tanya Lisa penasaran.


"Nanti kau juga akan tahu." jawab Sean menggandeng tangan Lisa.Tapi sesaat Lisa menahan langkah kaki.Sean pun menoleh dan menatap Lisa.Lisa hanya menggelengkan kepalanya,mengisyaratkan jika dirinya tidak ingin bertemu dengan tuan Fabio.


Sebab dia masih belum bisa menerima tuan Fabio sebagai ayah kandung.Baginya masih sulit menerima tuan Fabio sebagai ayahnya,karna mengingat apa yang sudah ia lakukan dimasa lalu.


Melihat sikap Lisa,Sean menghela nafas panjangnya.


"Temui saja dia,aku tidak memintamu untuk berdamai dengannya.." ujar Sean menjelaskan.


Lisa pun masih sedikit ragu,apakah dia harus mengikuti perkataan Sean atau memilih dengan tetap pendiriannya.


"Ku mohon.." ujar Sean yang tiba-tiba mengucapkan kata memohon pada Lisa.


Membuat Lisa semakin bimbang dan ragu.


"Hanya untuk hari ini saja,setelah itu aku tidak akan memaksamu lagi." timpal Sean lagi.

__ADS_1


Lisa pun menunduk dan menarik nafas panjangnya.Perlahan ia menganggukkan kepalanya dan akhir nya menuruti ajakan Sean.Dengan perasaan berat hati untuk bertemu dengan tuan Fabio,Lisa memilih mengalah karna Sean yang sudah memohon padanya.


__ADS_2