
Varro tengah menunggu Flora di dekat gerbang kampus High Global.Hari ini dia kembali menjemput gadis tersebut karena kebetulan pekerjaan dikantor telah selesai.
Setengah jam kemudian barulah Flora selesai kuliah,gadis tersebut masuk ke dalam mobil dengan napas ngos-ngosan.
"Kamu kenapa?".
"Tadi saya lari dari kelas Tuan,takut Tuan kelamaan nunggu ".Jawab Flora sambil nyengir.
"Kamu ingin pergi ke suatu tempat ?"Tanya Varro sambil mengalihkan pandangan.
"Emm,,,kalau Tuan tidak keberatan,tolong antar saya ke tempat penjual laptop Tuan,kebetulan kemarin saya habis gajian yang ke tiga kalinya,jadi saya pikir uangnya cukup untuk membelinya ".Jawab Flora.
"Kamu ingin beli laptop?memangnya kenapa dengan laptop yang saya kasih ke kamu?".Varro keheranan.
"Maaf Tuan,laptop yang Tuan kasi keyboardnya ada yang rusak ".Jawab Flora.
Varro pun menganggukkan kepalanya,dia bisa memaklumi karena laptop tersebut memang sudah usang.
Lalu Varro pun melajukan mobilnya menuju toko laptop terbesar dan paling lengkap dikota tersebut.
...****************...
Flora mengamati toko berlantai tiga dihadapannya itu.Halycon Techno,itulah nama yang terpampang didepan toko tersebut.
Varro melangkahkan kakinya menuju lantai dua di ikuti oleh Flora,begitu sampai dilantai dua seorang pegawai berseragam merah maroon menyambut mereka.
"Fauna,saya mau ke lantai tiga dulu ya "
Varro langsung melangkah pergi tanpa menunggu jawaban dari Flora.
Tampak gadis itu bingung ketika melihat begitu banyaknya laptop dengan berbagai merk,spesifikasi dan harga yang berbeda.
Sepertinya pegawai yang mendampingi Flora mengerti dengan kebingungan gadis tersebut,lalu dengan sabar dia menerangkan sampai kemudian Flora menjatuhkan pilihannya pada laptop seharga lima juta rupiah.
Akhirnya setelah dua jam berada ditoko tersebut,sebuah laptop yang telah siap di pakai berada ditangan Flora.
Bertepatan dengan hal itu,Varro pun datang dari lantai tiga.
"Gimana,udah selesai?".Tanya Varro menghampiri Flora,ditangannya dia membawa bungkusan yang entah apa isinya.
"Sudah Tuan,ini baru saja saya selesai bayar".Jawab Flora.
Lalu Varro pun mengajak gadis tersebut pulang.
...****************...
Sampai dirumah Varro langsung memasukkan mobilnya ke garasi.
"Terimakasih Tuan,karena sudah mengantar saya ".Ucap Flora begitu mereka keluar dari mobil.
"Emm,,,".Varro hanya berdehem " Nih,buat kamu " Lanjutnya sambil menyodorkan bungkusan yang tadi dibawanya.
"Apa ini Tuan ?".Flora menerima dengan ragu-ragu.
"Buka aja ".Jawab Varro sambil bergegas masuk kedalam rumah,lalu masuk ke kamarnya.
Sedangkan Flora masih berdiri kebingungan sambil menatap bungkusan ditangannya yang terasa ringan
"Nak Flo kenapa?kayak kebingungan gitu?"
Suara Pak Wan mengagetkan Flora.
"E,,gak apa-apa kok pak,kalau begitu Flo masuk dulu ya "Flora pun berlalu masuk kedalam rumah.
Suasana rumah tampak sepi mungkin karena Arumi ada acara keluar,karena tadi Flora tidak menemukan mobil miliknya di garasi.
Sampai dikamar,Flora meletakkan tas yang berisi laptop dengan hati-hati.Kemudian perhatiannya tertuju pada bungkusan yang diberikan oleh Varro.
"Ini apaan sih?".Gumam Flora sambil membuka bungkusan tersebut.
Ternyata bungkusan tersebut berisi sebuah kotak persegi panjang,yang didalamnya terdapat sebuah smartphone.
__ADS_1
"Ini,,,ini beneran Tuan Varro memberi aku ponsel?".Gumam Flora tak percaya.
Dengan hati-hati Flora meraih benda pipih tersebut dari dalam kotak.Baru saja dia ingin menabung kembali untuk membeli ponsel,ternyata tidak disangka benda itu dia dapatkan dari Varro.
Lalu bergegas Flora kelantai dua menuju kamar milik Varro,dia ingin segera berterimakasih.
Saat ketukan yang ketiga kalinya,barulah pintu terbuka dan menampilkan Varro yang masih menggunakan pakaian kerjanya .
"Ada apa?"Tanya Varro sambil menautkan alisnya.
Flora menunjukkan ponsel yang dia pegang "Ini,kenapa Tuan membelikan saya ponsel?"
Varro tampak berpikir sejenak.
"Biar matching sama laptop yang kamu bawa ".Jawab Varro " Kan gak cocok kalau laptopnya bagus tapi ponselnya masih batu bata " Lanjutnya.
"Tapi Tuan ikhlaskan?gak ada maksud apa-apa?"
Tanya Flora curiga.
"Apa maksudmu nanya kayak gitu,saya ikhlas beliin kamu ponsel,udah sekarang kamu pergi,saya mau istirahat ".Lalu Varro berniat menutup pintu,tapi dengan segera Flora mencegahnya.
"Tunggu Tuan,,,,".Seru Flora sambil menahan daun pintu.
"Apalagi Faunaaa,,,,,?".Tanya Varro kesal.
"Saya cuma mau bilang terimakasih Tuan ".Jawab Flora sambil nyengir.
"Ck,,udah sana ".Varro berdecak kesal lalu menutup pintu.
Sesaat Flora masih berdiri didepan kamar Varro sambil tersenyum.
"Saya akan membalas kebaikan anda berkali-kali lipat Tuan ".Gumam Flora,lalu gadis itupun kembali ke kamarnya.
Sedangkan didalam kamar Varro tampak mengulas senyum tipis,lalu setelah melihat jam yang sudah menunjukkan pukul lima lewat,diapun beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
...****************...
Tapi belum begitu lama dia memainkan ponselnya sebuah chat masuk.
*Tuan Tampan*
Tidur sudah malam,jangan main ponsel terus.
Seketika senyum Flora terbit di bibirnya.
"Bisa-bisanya Tuan Varro menamai kontaknya seperti itu " Gumam Flora sambil mengetik balasan.
Tiba-tiba terbersit sebuah pertanyaan didalam hatinya,kira-kira nama dia dikontak Tuan Varro apa ya?.
Karena Varro tidak membalas lagi pesannya,Flora pun memutuskan untuk tidur setelah melihat jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Tiga tahun kemudian,,,,,,,
Flora berjalan keluar dari pintu kelas bersama Gea,ditangannya dia membawa dua buah buku modul.
"Ahh,,,gila banget dosen hari ini,semuanya ngasi tugas banyak,lama-lama kepalaku bisa botak mikirin tugas terus ".Gerutu Gea dengan wajah cemberut .
"Sabar,tinggal dua semester lagi Gea ".Ucap Flora menguatkan sahabatnya.
"Gimana kalau kita mampir ke cafe yang ada di perempatan jalan deket kampus?".Ajak Gea sambil merangkul bahu Flora.
"Baiklah,hitung-hitung buat refresh otak ".Ucap Flora sepakat.
Lalu mereka pun menuju parkiran untuk mengambil sepeda, kemudian mengayuhnya menuju cafe yang akan mereka datangi.
Tak terasa tiga tahun telah berlalu,kehidupan Flora pun semakin membaik.Hal itu karena sampai saat ini Arumi masih sangat menyayanginya.
__ADS_1
Flora dan Varro pun semakin hari semakin akrab,mereka berdua sudah tidak canggung lagi untuk bercerita tentang masalah masing-masing.Selain itu kepribadian Varro sudah kembali seperti semula,yaitu ramah,baik hati dan juga lembut.
Secara perlahan kehadiran Flora dihidupnya telah membawa dampak positif untuk Varro.
Arumi yang melihat sifat putranya telah kembali seperti semula merasa sangat bersyukur,dia juga tahu jika Flora mempunyai peranan besar dalam hal itu.
Selama tiga tahun,perusahaan Hexa Food mengalami kemajuan yang sangat pesat.Bahkan Varro sudah mengembangkan bisnisnya dibidang lain.Dia juga sering bepergian keluar negeri untuk mengurus cabang perusahaan yang ada disana.
Begitu juga dengan Jim,seiring berkembangnya bisnis yang dijalankan oleh Varro membuat asisten tersebut semakin bertambah sibuk,hal itu membuatnya sampai saat ini dia masih tetap menjomblo.
...****************...
Flora dan Gea telah sampai ditujuan,mereka pun langsung masuk kedalam cafe dan disambut oleh pelayan yang ramah.
Diamond cafe adalah tempat yang sangat terkenal dikota tersebut,interiornya yang klasik dengan suasana yang nyaman membuat pengunjung betah duduk berjam-jam dicafe tersebut.
Selain itu harga dan rasa makanannya juga sebanding,maka tidak heran jika cafe itu dikunjungi oleh orang dari berbagai kalangan.
Flora dan Gea mencari tempat yang terletak disudut dan dekat dengan jendela.
"Gea,aku mau ke toilet dulu ya ".Ucap Flora setelah mereka berdua selesai memesan makanan.
"Iya Flo,jangan lama-lama,ntar keburu makanannya datang ".Kata Gea.
"Iya,gak lama kok,aku titip tas ".
Gea pun mengangguk sebelum Flora berlalu.
Karena kebelet,Flora pun tergesa-gesa menuju toilet wanita.
Brukkk,,,,
Di depan toilet Flora bertubrukan dengan seorang wanita dengan berpakaian sexy.
"Maaf saya tidak sengaja Mbak ".Dengan segera Flora meminta maaf.
"Ck,,makanya kalau jalan itu liat-liat ".Gerutu wanita tersebut.
"Iya Mbak,saya yang salah,tapikan saya sudah minta maaf ".Kata Flora.
"Clara,ada apa?".Tiba-tiba seorang wanita muncul dibelakang wanita yang bernama Clara tersebut.
"Nih,ada orang jalan gak liat-liat,main nabrak aja".Jawab Clara yang masih kesal.
"Udah yuk,ngapain kita ngurusin dia,buang-buang waktu aja ".Ajak wanita tersebut sambil menarik lengan Clara.
Sebelum pergi Clara masih sempat menatap tajam kearah Flora.
Setelah dua wanita itu pergi,Flora pun bergegas masuk ke toilet.
"Siapa sih mereka?tingkahnya sombong banget ".Gumam Flora .
Setelah menyelesaikan urusannya di toilet,Flora pun kembali menemui Gea.
To be continue,,,,,,
🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤
Terimakasih sudah mampir,,,,💞💞
Jangan Lupa :
Like
Comment
Favorit
Vote
💞💞💞💞
__ADS_1