Gadis Penyembuh Luka

Gadis Penyembuh Luka
Bab 48


__ADS_3

Akhirnya hari yang dinantikan oleh Flora selama ini tiba juga,yaitu dimana hari ini dia akan melakukan wisuda di Universitas High Global.


Sejak jam tujuh pagi Flora sudah ada dikampus dengan mengenakan seragam toga dan atribut lainnya,begitu turun dari taxi dia langsung masuk kehalaman kampus yang mulai ramai.Wajahnya yang di makeup tipis pun senantiasa memancarkan kebahagiaan.


"Flora,,"Seru Gea yang juga mengenakan seragam sama seperti Flora.


Flora pun menengok kearah sumber suara sambil melambaikan tangannya.


"Kamu sendirian?gak ada yang mendampingi?"Tanya Gea begitu sampai dihadapan sahabatnya tersebut.


"Ada kok,ntar Tante Arumi datang kesini,tapi sekarang dia masih ada urusan "Jawab Flora"Terus kamu sendiri sama siapa?"Tanyanya.


"Sama Mama,Papa,tapi mereka lagi ngobrol sama temennya,aku gak ngerti apa yang mereka obrolin,jadi aku putusin buat nyari kamu "Kata Gea,dan sahabatnya itu menanggapi dengan anggukan kepala.


"Akhirnya sampai juga kita ditahap ini"Ucap Flora,gadis itu terlihat lega karena perjuangannya selama ini tidaklah sia-sia.


"Iya,setelah begitu banyak melewati rintangan,aku merasa lega karena kita berhasil melaluinya"Ujar Gea menanggapi.


Mereka berduapun saling pandang sambil tersenyum,lalu melangkah beriringan masuk ke gedung auditorium tempat dilaksanakannya wisuda hari ini.


Sebelum melangkah masuk,Flora masih sempat mengedarkan pandangannya untuk memastikan apakah Arumi sudah datang atau belum,selain itu dia juga berharap Varro hadir diacara wisudanya namun pria itu bilang kalau hari ini dia sangat sibuk.


Flora menghela napas pelan saat dia tidak melihat kehadiran mereka berdua,lalu melangkahkan kakinya memasuki gedung yang mulai dipenuhi oleh mahasiswa berseragam toga.


Jam sembilan tepat acara pun dimulai,diawali dengan acara pembukaan berupa paduan suara,kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor.


Satu persatu acara berjalan dengan lancar,sampailah kemudian pada acara penyerahan ijazah untuk wisudawan terbaik.


",,,,,,dan dari semua jumlah wisudawan hari ini,satu orang berhasil meraih predikat summa cumlaude dengan IPK tertinggi 3,92 diraih oleh Flora Miracle dari program MIPA ,,,,"


Tepuk tangan pun bergemuruh diruangan tersebut,Flora yang tidak menyangka dirinya menjadi lulusan terbaik tampak kaget sekaligus bahagia.


Gea yang duduk disebelahnya juga ikut merasa senang melihat keberhasilan sahabatnya tersebut.


Dengan langkah penuh percaya diri Flora melangkah maju menuju podium.


Rektor pun menyerahkan piagam dan lain-lainnya dengan diiringi oleh tepuk tangan yang meriah.


"Kamu lihatkan Var?Flora berhasil menjadi lulusan terbaik"Ucap Arumi pada putranya yang duduk disebelahnya,wanita itu tampak terharu melihat keberhasilan gadis yang sudah dianggap seperti anak sendiri,walaupun mereka tidak ada ikatan darah namun Arumi sangat menyayanginya.


Varro pun hanya menganggukkan kepalanya,dalam hati dia juga kagum dengan prestasi yang diraih oleh gadis tersebut.


Karena acara masih lama selesainya dan pekerjaan Varro dikantor sangat banyak,pria itupun memutuskan untuk kembali ke kantor.


"Kamu gak nunggu acaranya selesai Var?"


"Gak ma,pekerjaan aku dikantor masih banyak,mama tahukan kalau besok adalah peluncuran produk terbaru diperusahaan,jadi banyak hal yang harus diurus "


Arumi pun tidak bisa mencegah lagi,dia mencoba memaklumi jika putranya itu mempunyai tanggungjawab yang besar.

__ADS_1


Varro pun keluar dari gedung auditorium setelah sekali lagi menengok kearah Flora yang sedang memberikan pidato singkatnya.


Pukul satu siang acara wisudapun selesai,Arumi menunggu Flora didekat pintu keluar dan berniat untuk mengajaknya pulang bersama-sama.


Flora yang melihat Arumi pun dengan segera menghampirinya.


Wanita paruh baya itupun memeluk Flora begitu gadis itu sampai dihadapannya "Selamat ya Flo,kamu berhasil buat Tante bangga "Ujar Arumi.


Flora pun membalas pelukan Arumi dengan sebelah tangannya yang memegang buket bunga,sedangkan tangan yang lagi satunya memegang piagam.


"Makasih Tante "Ucapnya pada wanita yang telah berjasa membawanya ketahap seperti saat ini.


Lalu Arumi pun mengurai pelukannya dan menatap Flora sambil tersenyum.


"Tante sendirian?"Tanya Flora.


"Iya,kamu masih ada acara?"Tanya Arumi.


"Gak ada kok Tan,palingan foto-foto aja kalau mau"Jawab Flora.


Lalu Arumi dan Flora pun berfoto sejenak setelah melihat seorang fotografer yang menawarkan jasa.


Ternyata acara foto-foto memakan waktu yang lumayan lama,itu karena Gea yang datang tiba-tiba dan mengajak berfoto berulangkali dengan alasan untuk kenang-kenangan.


Selesai berfoto Flora dan Arumi pun pulang,namun Flora tampak agak murung karena dia tidak melihat kehadiran Varro samasekali.


"Kamu kenapa Flo?"Tanya Arumi sambil mengemudi.


"Varro tadi datang kok,cuma dia tidak bisa hadir sampai acaranya selesai"Ujar Arumi ,dia seperti tahu apa yang dipikirkan oleh Flora.


"Yang benar Tan?kok aku gak liat sih?"Tanya Flora heran.


"Itu karena tante sama dia duduk paling belakang"Jawab Arumi .


Flora pun menganggukkan kepalanya dengan perasaan senang.


...****************...


Sore harinya,Varro pulang dari kantor dengan membawa buket bunga dan juga membawa paperbag.


Dia ingin memberi hadiah atas keberhasilan yang telah dicapai oleh Flora.


"Ma,Flora mana?"Tanya Varro saat melihat mamanya tengah bersantai diruang keluarga.


"Lagi didapur bantuin Bik Kiky masak makan malam,kenapa?"Tanya Arumi.


"Gak apa-apa ma,aku cuma mau ngajak dia makan malam diluar "


"Yaudah kalo gitu,mama mau panggilan dia suruh kesini "Ujar Arumi,kemudian berlalu pergi menuju dapur.

__ADS_1


Varro pun menghempaskan tubuhnya disofa sambil menunggu Flora,dia tampak tidak sabar untuk mengajak gadis tersebut jalan-jalan.


"Tuan,,,"


Varro menengok saat mendengar suara Flora disebelahnya,kemudian dia langsung beranjak bangun dan menyerahkan buket bunga yang dia pegang.


"Selamat untuk wisuda dan prestasi yang sudah kamu raih "Ucap Varro sambil tersenyum.


Flora pun menerima buket bunga tersebut dengan senyum yang mengembang.


Kemudian Varro menyerahkan paperbag.


"Sekarang ganti bajumu dan pakai ini,kita makan malam diluar "


Sekali lagi Flora mengulurkan tangannya dan menerima pemberian dari Varro.


"Terimakasih Tuan "Ucapnya.


"Ya udah,kamu ganti baju sana,biar kita gak telat perginya "


"Baik Tuan "


Kemudian Flora berlari kecil menuju kamarnya,sedangkan Varro juga bergegas naik menuju kamar untuk membersihkan diri dan bersiap.


Pukul enam lebih limabelas menit Flora keluar dari kamarnya,kali ini dia terlihat sangat cantik dalam balutan midi dress warna dusty pink dengan kerah berbentuk V.Wajahnya yang cantik dipoles dengan makeup flawless ,dan penampilannya disempurnakan dengan cone heels.


"Tuan,apa kita pergi sekarang?"Tanya Flora.


Varro yang sedang duduk diruang tamu sambil memainkan ponsenya langsung menoleh,namun matanya malah terpaku melihat penampilan Flora yang dianggapnya sangat cantik.


"Tuan,,," Panggilnya lagi karena Varro tidak kunjung menjawab dan malah bengong.


"Ehem,,iya kita berangkat sekarang "Varro berdehem untuk menyembunyikan kegugupannya.


Lalu mereka berdua pun melangkah beriringan menuju mobil yang terparkir di depan rumah.


To be continue,,,,


🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤


Terimakasih sudah mampir,,,,💞💞


Jangan Lupa :


Like


Comment


Favorit

__ADS_1


Vote


💞💞💞💞


__ADS_2