
Varro yang berada diluar negeri karena urusan pekerjaan sedang melakukan makan malam bersama Clara.Mereka berdua makan malam disebuah restoran bintang lima.
Senyum Clara tak pernah pudar,dia terlalu bahagia karena pada akhirnya dia bisa menghabiskan waktu bersama Varro.
Dalam benaknya Clara sudah membayangkan jika dirinya akan dilamar oleh Varro,apalagi setelah melihat sebuah ruangan VIP yang telah disulap dengan sangat indah.Lilin warna-warni,taburan bunga mawar yang berbentuk hati dan juga buket bunga telah menghiasi ruangan tersebut.
Mata Clara pun berbinar-binar,dia tidak menyangka ditengah kesibukannya Varro masih sempat mempersiapkan semua ini.
"Apa kamu suka Honey?"Tanya Varro begitu memasuki ruangan tersebut.
"Sangat,,aku sangat suka sayang"Jawab Clara mengedarkan pandangannya kesekitar ruangan.
Varro kemudian menarik sebuah kursi dan mempersilahkan Clara untuk duduk.Hati wanita itu kembali berbunga-bunga saat melihat perlakuan manis Varro terhadap dirinya.
Lalu Varro pun duduk diseberang meja sambil tersenyum memperhatikan wajah Clara yang diliputi kebahagiaan.
"Sayang makasih ya,dan maafkan aku yang sudah pernah menyakitimu.Sekarang aku baru sadar ternyata kamu benar-benar pria yang baik,akunya saja yang terlalu bodoh karena pernah meninggalkanmu "Ujar Clara dengan raut wajah penuh penyesalan.
Varro pun kembali tersenyum "Gak apa-apa Honey,aku bisa memaafkanmu tapi jangan pernah diulangi lagi,karena ini adalah kesempatan terakhir yang bisa aku berikan"Ujarnya sambil meraih tangan Clara diatas meja.
Dengan cepat Clara mengangguk "Iya aku janji,aku gak akan menyia-nyiakan kesempatan ini"ucapnya.
Kemudian mereka berdua pun saling lempar senyum.
"Sayang,aku mau ketoilet dulu ya "Tiba-tiba Clara merasa kebelet.
"Jangan lama-lama honey,nanti makanannya keburu datang "kata Varro mengingatkan.
Clara pun mengiyakan kemudian berlalu menuju toilet.
Sambil menunggu Clara kembali dari toilet Varro iseng melihat ponselnya ,siapa tahu nanti ada email atau pesan penting.
Varro pun menggeser-geser layar ponselnya,sampai kemudian matanya tertuju pada pesan atas nama Jim.Dengan segera Varro membukanya karena dia penasaran dengan apa yang dikirim oleh asistennya.
Kini matanya fokus melihat rekaman CCTV yang ada di layar ponselnya.Tanpa sadar tangannya mengepal erat melihat adegan direkaman tersebut.
Dibawahnya terdapat pesan lagi dari Jim.
__ADS_1
Jim :
Itu rekaman cctv di cafe diamond bos.
Semoga setelah ini bos sadar dan tidak menyia-nyiakan gadis sebaik Flora,atau bos akan menyesal pada nantinya.
Itulah sederet pesan yang dikirim oleh asistennya.
Bergegas Varro memasukkan ponselnya begitu melihat Clara kembali dari toilet,dia berusaha untuk bersikap biasa dihadapan wanita tersebut walau hatinya mulai muak dengan perilakunya.
"Maaf agak lama ya sayang "Kata Clara sambil duduk.
"Iya gak apa-apa "Jawab Varro singkat,kini sikapnya sedikit berbeda terhadap Clara.
Wanita itupun menyadari perubahan sikap Varro,namun belum sempat dia bertanya seorang pelayan masuk membawa hidangan.
Setelah menata semua makanan diatas meja pelayan itupun pergi.
Lalu mereka berdua pun mulai makan steak yang terhidang diatas meja.Selama makan Varro menjadi lebih pendiam,dia hanya menanggapi dengan sekedarnya saja ketika Clara berkomentar tentang rasa makanan.
Sebenarnya Clara ingin protes dengan sikap Varro yang kembali terkesan cuek,namun Clara berusaha untuk menahan diri karena dia takut pada nantinya akan memicu pertengkaran, dan merusak moment makan malam yang romantis tersebut.Apalagi dia sempat membayangkan jika Varro akan melamar dirnya setelah makan malam,membuat Clara berusaha untuk menahan diri dan tetap tersenyum.
Mendengar Varro yang mengajaknya kembali kehotel padahal dia ingin berbelanja sepuasnya,membuat Clara kesal pada Varro apalagi sedaritadi dia melihat sikap pria tersebut yang berbeda dari sebelumnya.
"Sayang,kok pulang kehotel sih?katanya mau belanja "Protes Clara sambil bergelayut manja dilengan Varro,kini mereka berdua tengah berjalan menuju parkiran mobil.
"Maaf ya,tiba-tiba aja aku ngerasa capek"Jawab Varro tanpa menoleh,dan entah kenapa dia merasa risih melihat sikap Clara yang terlalu manja.
Mereka telah sampai ditempat parkiran,dengan wajah cemberut Clara masuk kedalam mobil.Melihat Clara yang sedang ngambek Varro tidak mau ambil pusing,setelah duduk dibalik mobil diapun langsung meluncur menuju hotel tempat mereka menginap.
Tidak lama kemudian sampailah mereka dihotel dan Varro langsung naik lift yang membawanya menuju lantai tempat kamarnya berada.
Wanita itu kembali mencoba merayu Varro seperti yang selalu dia lakukan beberapa hari ini.
"Sayang,malam ini aku tidur dikamar kamu ya?"Kata Clara sambil kembali bergelayut manja ,bahkan dia sengaja merapatkan dadanya dilengan Varro.
Namun sayangnya pria itu tidak tergoda samasekali,dengan acuh tak acuh dia keluar dari dalam lift.
__ADS_1
"Maaf ya Ra,aku capek banget dan ingin langsung istirahat,sebaiknya kamu tidur dikamar kamu sendiri "Ucap Varro begitu dirinya sampai didepan kamarnya.
"Kamu kenapa sih Var?kok kayaknya sikap kamu kembali berubah sama aku?"Tanya Clara dengan nada tinggi.Sepertinya dia kelepasan saking kesalnya karena merasa terabaikan,padahal niatnya menyusul Varro kesini agar dia bisa berduaan sepuasnya.Dan berharap Varro mau meniduri dirinya hingga hamil,jika hal itu terjadi maka mau tidak mau Arumi pasti menyuruh putranya untuk menikahi dirinya.
"Udahlah Ra,aku capek,kamu tahukan gimana sibuknya aku seharian ini,jadi tolong mengertilah"Jawab Varro datar.
Kemudian Varro membuka pintu kamarnya dan langsung masuk tanpa memberi kesempatan pada Clara untuk ikut masuk.
Melihat Varro yang benar-benar tidak mengijinkan dirinya untuk masuk membuat Clara tambah emosi,dengan menghentakkan kakinya Clara pergi dari depan pintu.
Kenudian Clara masuk ke kamarnya yang berjarak tiga kamar dari kamar milik Varro.
Clara menghempaskan tubuhnya dikasur dengan kesal,dia bertanya-tanya dalam hatinya kenapa sikap Varro bisa berubah dalam sekejap.
"Apa dia bener-bener capek ya?atau masalah diperusahaannya sulit diatasi hingga membuat dia kepikiran?"Gumam Clara seorang diri.
Sampai kemudian tanpa sadar dia tidur terlelap.
Sedangkan Varro sehabis berganti pakaian dia duduk bersandar ditempat tidur,dia kembali memutar ulang rekaman cctv tersebut hingga beberapakali.
"Ternyata kamu memang gadis tangguh Flo,tidak mudah tertindas.Akunya saja yang terlalu bodoh karena sudah menyakiti hatimu,maafkan aku Flo"Gumam Varro "Dan aku memang pria bodoh yang bisa ditipu berkali-kali oleh seorang wanita.Ternyata aku salah telah memberikan Clara kesempatan untuk kembali,ternyata dia tidak benar-benar berubah"Ada penyesalan yang Varro rasakan didalam hatinya.
Tiba-tiba saja Varro merindukan senyum dan suara merdu milik Flora.
To be continue,,,,,
🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤
Terimakasih sudah mampir,,,,💞💞
Jangan Lupa :
Like
Comment
Favorit
__ADS_1
Vote
💞💞💞💞