Gadis Penyembuh Luka

Gadis Penyembuh Luka
Bab 37


__ADS_3

Di hari minggu yang cerah Gea tengah mengendarai mobilnya menuju apartemen milik kakak sepupunya.


Dia merasa kesepian karena sahabat satu-satunya sedang pergi.Maka Gea pun berinisiatif untuk mengunjungi kakaknya itu.


Begitu sampai diapartment Gea langsung menuju unit milik kakaknya,dia memencet bel pintu dan menunggu pintu terbuka dengan tidak sabaran.


Pintu baru terbuka ketika Gea menekan untuk yang keempat kalinya.


Seorang wanita dengan wajah yang sangat cantik dan juga tubuh yang langsing tampak membuka pintu sambil tersenyum.


"Gea,,,kok kamu gak bilang-bilang mau kesini?"Tanya wanita tersebut,dia sedang mengenakan bathrobe dengan rambut yang masih terlihat basah.


"Kenapa?apa kak Velyn sedang menyembunyikan pria disini?"Tanya Gea balik sambil nyelonong masuk.


Velyn yang merupakan kakak sepupu dari Gea hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah laku adiknya.


"Ngawur kamu,kakak tidak pernah bawa pria kesini "Jawab Velyn sambil berlalu menuju dapur yang didesain dengan minimalis.


Gea tampak menyandarkan tubuhnya di sofa,sedangkan tas selempangnya dia taruh disembarang tempat.


Beberapa saat kemudian Velyn datang dari dapur sambil membawa dua gelas jus jeruk serta satu toples keripik kentang.


"Gimana kuliah kamu Ge?"Tanya Velyn sambil meletakkan nampan diatas meja yang terletak didepan Gea.


"Huhh,,,melelahkan kak,aku pengen cepet-cepet wisuda "Keluh Gea sambil meraih jus jeruknya,kemudian meminumnya hingga tersisa setengah gelas.


"Emang kalau kamu sudah tamat kuliah mau ngapain ?"Tanya Velyn sambil menghidupkan TV dan mencari acara yang disukainya.


"Mau nikah kak "Jawab Gea enteng.


"Emang ada cowok yang mau nikah sama kamu?"Tanya Velyn sangsi.


"Banyak,ngantri malah "Jawabnya dengan acuh tak acuh.


Mendengar jawaban adik sepupunya yang dianggap terlalu percaya diri,Velyn pun hanya bisa menghela napas dia sudah hapal dengan sifat Gea yang kadang suka blak-blakan.


Mereka kembali ngobrol dengan topik yang berbeda sambil menonton TV,sampai kemudian Gea teringat dengan Clara yang pernah melabrak sahabatnya itu.Entah kenapa dia menjadi penasaran dengan kehidupan wanita tersebut.


"Kak,,aku boleh nanya gak ?"


Velyn menganggukkan kepalanya "Mau nanya apa?"


"Kak Velynkan seorang model,apa kakak juga kenal dengan model yang namanya Clara Bellova?"Tanya Gea.


Sekali lagi Velyn mengangguk "Kenal,bahkan bisa dibilang kita berdua itu teman.Memangnya kenapa kamu tanya-tanya tentang dia?kamu ngefans sama dia?"Tanyanya dengan heran.


"Ihh,,,males banget ngefans sama dia "Ucap Gea sambil bergidik "Aku bukan fansnya kak,tapi aku pengen tahu aja tentang kehidupan dia "


"Buat apa kamu tahu tentang hidup orang lain?bahkan orang itu tidak kamu sukai "Tanya Velyn.


"Dia itu pernah ngelabrak sahabat aku didepan umum kak,makanya aku jadi pengen tahu dia sebenarnya wanita seperti apa "Gea tampak kesal,sepertinya gadis itu menaruh dendam terhadap Clara .


"Ngapain dia ngelabrak sahabat kamu?apa hubungannnya mereka berdua?"Velyn kian penasaran.


Akhirnya Gea pun menceritakan secara detail tentang kejadian tempo lalu,Velyn pun mendengarkan dengan serius.

__ADS_1


"Jadi gitu kak,tapi untungnya sahabat aku itu tidak mudah tertindas "Gea mengakhiri ceritanya"Jadi apa kakak tahu kenapa dia kembali lagi kesini?bukankah sebaiknya dia melanjutkan saja karirnya diluar negeri?"Tanyanya.


Velyn tampak berpikir sejenak seperti mengingat-ingat sesuatu "Ya,karena kebetulan kita berdua satu agensi jadi kakak dengar gosip dari yang lainnya.Katanya dia kembali kesini karena disana dia terkena skandal,rumornya sih dia itu menjalin hubungan gelap dengan pemilik agensi disana,terus ketahuan sama istri dari pria tersebut.Lalu Clara dikeluarkan begitu saja dari agensi,terus pria yang mengajaknya kesana juga tidak bisa berbuat banyak untuk menolong dia"Velyn mengakhiri ceritanya "Mungkin juga itu karma buat dia karena sudah meninggalkan pria sebaik Varro "Lanjutnya lagi.


"Benar-benar wanita gak tahu malu,terus apa dia sekarang kembali lagi keagensi tempat kakak kerja?"


"Iya,tapi dia sudah sepi job karena skandal itu,hanya sesekali saja dia melakukan pemotretan"Jawab Velyn "Tapi sayangnya Varro tidak tahu kelakuan busuknya Clara,dan malah memberi kesempatan untuk kembali menjalin hubungan"Ucapnya.


"Iya kak,padahal ada sahabat aku yang tulus mencintainya.Tapi dia tidak dihiraukan oleh Tuan Varro semenjak Clara kembali "Kata Gea.


Velyn menghela napas "Begitulah kalau hati sudah dibutakan oleh cinta "


Kemudian mereka pun terdiam,sibuk dengan pikirannya masing-masing.


...****************...


Jim yang sedang merasa bosan dirumahnya mencoba menghubungi Gea,sepertinya Jim telah jatuh dalam pesona gadis bernama Gea Margaret tersebut.


Sejak pertamakali mereka bertemu Jim dengan gencar mendekatinya,mereka sering berbalas pesan dikala waktu senggang.


Jim pun mencari nomor kontak Gea diponselnya,setelah didapat diapun langsung menelfon gadis tersebut.


Gea yang baru keluar dari unit apartemen milik Velyn dengan segera mengambil ponselnya yang berdering.Seulas senyum tersungging dibibirnya saat melihat nama yang tertera dilayar ponselnya.


Sambil berjalan menuju lift dia berbicara dengan Jim lewat sambungan telfon,ternyata Jim mengajak dirinya untuk bertemu disebuah tempat.


Tanpa berpikir duakali Gea langsung mengiyakan ajakan tersebut.


...****************...


Sebelum film dimulai Jim dan Gea membeli camilan seperti cola dan juga popcorn,tentu saja semua itu ditraktir oleh Jim.


"Makasih ya Jim,kamu tahu aja kalau otakku lagi stres dan butuh hiburan "Ucap Gea sambil tersenyum.


"Sama-sama Ge,aku juga lagi mumet karena pekerjaanku dikantor banyak banget "Ujar Jim.


Gea sudah tahu jika Jim adalah asisten Varro.


"Memangnya kapan Tuan Varro pulang?"Tanya Gea,dia merasa kasihan melihat Jim kelelahan dan juga setres memikirkan pekerjaan.


"Paling cepat seminggu lagi Ge,kalau masih ada kendala bisa mundur lagi pulangnya "Jawab Jim.


Gea pun manggut-manggut.


Tidak lama kemudian film yang akan mereka tonton akan segera diputar,Jim dan Gea pun masuk kedalam bioskop dan duduk di deretan bangku tengah.


Selama menonton film mereka berdua terlihat tegang,sesekali tanpa sadar Gea mencengkram lengan kekar milik Jim jika ada adegan yang menegangkan.Namun begitu sadar dia kembali melepaskan cengkramannya dengan wajah yang merona.


Jim pun langsung peka,dia meraih tangan Gea dan menyelipkan jarinya disela-sela jari tangan milik Gea.Lalu Jim pun menggenggam tangan Gea untuk memberikan ketenangan pada gadis tersebut.


Gea merasa tangan Jim begitu hangat,mendadak jantungnya berdebar aneh dan Gea merasa ada ribuan kupu-kupu berterbangan didalam perutnya.


Sedangkan Jim yang duduk disebelah Gea tetap fokus menonton film yang sedang berjalan dengan serunya.


Dua jam kemudian film pun selesai,Jim dan Gea pun keluar dari dalam bioskop dengan bergandengan tangan.Sepertinya Jim enggan melepaskan tangan Gea dari genggamannya,begitu juga dengan Gea yang merasa nyaman-nyaman saja.

__ADS_1


Sampai ditempat parkir mereka pun masuk kedalam mobil masing-masing,namun sebelum itu Jim mengajak Gea untuk makan sebelum pulang.


Gea pun mengiyakan,lalu gadis itu mengikuti mobil Jim yang keluar lebih dulu.


Jim menghentikan mobilnya disebuah tempat makan yang terkenal dengan kelezatan pastanya,dan dia ingin mencobanya bersama Gea.


Mereka berdua masuk beriringan kedalam restoran,seorang pelayan langsung menyapa mereka dengan ramah.


Setelah memesan makanan yang diinginkan, mereka pun duduk disebuah meja yang terletak paling sudut.


Baru saja Jim hendak berbicara pada Gea,tiba-tiba ponselnya bergetar tanda ada panggilan masuk.Dengan segera Jim mengambil ponselnya dan melihat nama dari penelponnya,ternyata panggilan itu dari orang suruhannya.


"Tunggu disini sebentar ya Ge,ada telfon penting"Ujar Jim sebelum beranjak pergi,dia berniat mengangkat telfonnya diluar restoran karena suasana didalam sangat berisik.


Gea pun menganggukkan kepalanya,namun wajahnya menyiratkan rasa penasaran.


Kira-kira delapan menit kemudian,Jim kembali masuk kedalam restoran dan duduk dihadapan Gea.


"Maaf ya lama,soalnya tadi orang kepercayaanku ngasi info yang penting "Ujar Jim.


"Gak apa-apa kok Jim,santai aja "Jawab Gea sambil tersenyum,senyum yang mampu membuat Jim terpana"Padahal hari libur,tapi mereka masih aja ya nelfon masalah pekerjaan kantor.Dunia kerja itu sepertinya benar-benarr sibuk dan melelahkan "Ujar Gea.


Jim pun tersenyum mendengar perkataan Gea"Ya dunia kerja memang seperti itu Ge,tapi yang tadi bukan masalah pekerjaan kok "Ucap Jim .


"Terus masalah apa kalau bukan pekerjaan?"Tanya Gea penasaran.


Jim pun tidak keberatan untuk menceritakan pada Gea,dia ingin mulai sekarang dan untuk seterusnya gadis dihadapannya itu bisa menjadi tempat untuk berbagi cerita dan berkeluh kesah.


"Sebenarnya aku sedang menyelidiki tentang Clara,aku curiga selama ini dia pura-pura bersikap baik dihadapan Tuan Varro.Terus tadi aku dapat info bahwa dia terkena skandal yang sangat memalukan di luar negeri,dan aku berharap setelah ini Tuan Varro sadar dan mau meninggalkan wanita itu "Kata Jim panjang lebar.


"Itu semua benar kok Jim,kakak sepupuku yang satu agensi dengan dia juga mengatakan hal yang sama.Dan katanya dia juga perginya bersama seorang pria,apakah Tuan Varro tidak tahu tentang hal itu?"Tanya Gea.


"Hal itu aku gak tahu Ge,tapi tadi aku juga dapat info seperti itu,katanya Clara udah kenal lama dengan pria tersebut "Jawab Jim.


"Aishh,,,semoga saja Tuan Varro segera tahu kelakuannya mak lampir itu "Gea menggerutu kesal.


"Kamu tenang aja Ge,orang kepercayaanku juga sudah mengirim bukti tentang kebusukan Clara.Nanti aku tinggal mengirimnya saja pada Tuan Varro "Kata Jim.


Lalu mereka memutuskan obrolan karena makanan yang mereka pesan sudah datang,tanpa menunggu lagi mereka pun langsung menikmati makanan masing-masing.


To be continue.....


🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤


Terimakasih sudah mampir,,,,💞💞


Jangan Lupa :


Like


Comment


Favorit


Vote

__ADS_1


💞💞💞💞


__ADS_2