
Tuan Danilo yang berada di Dubai nampak pria itu sudah mendapatkan informasi mengenai putranya yang sudah bersikap lebih baik kepada Laura, tentu saja pria tua itu benar-benar sangat senang. dia tidak akan pernah mengira kalau putranya mau melakukan hal itu.
Kabar yang begitu menyenangkan bagi Tuan Danilo, pria itu sangat bersemangat untuk segera kembali ke rumahnya kembali sebuah cerita dari sebuah gambaran yang begitu kelam. sebuah cerita cinta yang mungkin mulai berjalan Nicholas yang sedang sakit nampak dirawat oleh Laura dengan begitu baik. setiap pagi Laura pergi bekerja kemudian kembali dan merawat Nicholas. sedangkan Nicholas sendiri tentu saja pria itu bekerja dari rumah dan memantau situasi perusahaannya dari rumah juga.
DUA HARI KEMUDIAN
Siang ini ketiga istri Nicholas sudah berada di rumah tuan Danilo, mereka masih belum tahu kalau mertua mereka itu akan datang tiba-tiba. tatapan mata pria tua itu menatap ketiga menantunya yang ada di rumahnya.
kabar mengenai Nicholas yang terluka akibat masih belum sembuh dari sakitnya namun dia pergi ke tempat pembangunan, pria itu terluka di tubuhnya karena kejatuhan balok kayu yang besar.
"Lihatlah para wanita yang kau bawa Itu, bisanya Mereka cuma berfoya-foya dan mencari kepuasan saja!" seru Tuan Danilo yang kemudian meminta Laura untuk merawat putranya yang sedang sakit.
"Laura, sekarang kau rawat Putraku yang gila ini, kalau tidak penyakit gilanya ini akan bertambah parah karena luka yang begitu banyak di tubuhnya!" seru Tuan Danilo yang membuat Laura menganggukkan kepalanya sembari menarik tubuh Nicholas.
"Kau itu jadi isteri kasar banget ya!" seru lNicholas kepada Laura.
"Maaf ya Tuan, Aku ini bukan pembantu tapi aku cuma baby sister yang bertugas untuk merawatmu." jawab Laura dengan begitu santainya.
Terlihat sekali Nicholas tidak mempunyai rasa takut dan ketertarikan sama sekali dengan Laura. seorang pria yang terkenal sebagai cassanova dan seorang pria yang begitu dikelilingi oleh para wanita, bahkan di rumahnya saja Dia mempunyai tiga isteri.
"Kalau kau berbuat kasar padaku, Maka jangan salahkan aku jika aku menarikmu dan melemparmu keluar dari rumah ini!" ancam Laura.
"Kau menantangku ya?" tanyaNicholas kepada Laura. Baru beberapa hari yang lalu pria itu berbuat baik kepada Laura namun sekarang penyakitnya yang menyebalkan itu kembali lagi. Hal itu membuat Laura benar-benar sangat kesal luar biasa, ingin sekali wanita itu melempar suaminya itu ke gorong-gorong.
"Tentu saja tidak Tuan, kalau aku menantangmu maka aku tidak akan dibayar olehmu." ejek Laura sembari melotot menatap Nicholas yang diobati oleh Laura.
wanita itu nampak menekan luka Nicholas dengan sangat keras.
"Rasain ini, rasain ini dasar pria tidak tahu diri. bukannya berterima kasih malah mengatakan hal itu padaku, Sudah berapa hari kamu di sini dan aku merawatmu? tidak berterima kasih malah penyakitnya kumat lagi, dasar pria tidak tahu diri." cibir Laura panjang lebar.
"Auch.. sakit." rintih Nicholas.
__ADS_1
Nicholas nampak menatap dua bola mata Laura yang begitu terlihat bulat sempurna. matanya berwarna hitam kelam dengan bibir berwarna merah merekah.
"Ya Tuhan, bisa lembut sedikit tidak sih?" tanya Nicholas.
"Maaf ya tuan, aku ini tidak bisa lembut Karena pada dasarnya Aku ini wanita kasar. Memangnya kenapa? Apa kamu tidak terima kalau aku memperlakukanmu seperti ini? Seharusnya kamu itu bercermin, Apakah kamu melakukan aku dengan baik atau tidak? Sudah beberapa hari numpang di sini aku merawatmu kamu tidak berterima kasih. dasar pria tidak punya akhlak!!" bentak Laura yang kemudian Wanita itu pergi dari ruangan itu.
Laura meninggalkan Nicholas yang terluka, tentu saja wanita itu tidak ingin tahu. "Suruh ketiga istrimu itu merawatmu, sekarang pergi dari sini pulang sana. Aku tidak ingin merawat pria brengsek sepertimu." Laura yang begitu marah kemudian berjalan keluar dari rumah itu untuk pergi ke tempat kerjanya.
Tuan Danilo yang melihat hal itu nampak pria itu hanya bisa menggelengkan kepalanya, putranya itu benar-benar tidak tahu diri. sudah mendapatkan istri muda cantik bahkan sehat secara jasmani dan rohani, malah dia lebih mempertahankan tiga istrinya yang sinting itu.
Sesaat kemudian wanita itu meminta salah satu pelayanan untuk memberikan kotak P3K dan air hangat serta barang-barang yang lain. Salah satu pembantu pria yang sudah tua membantu Nicholas yang sedang mengobati Nicholas, tentu saja wanita itu tidak akan mau untuk melakukan sesuatu yang menurutnya bisa membuat marah.
"Kamu mau ke mana?!" seru Nicholas kepada Laura.
Tak Ada jawaban yang dikeluarkan oleh Laura, wanita itu langsung bergegas pergi sedangkan Nicholas Tentu saja dia menatap Laura yang sudah tidak terlihat kembali.
"Tentu saja dia pergi buat apa dia harus merawat pria tidak tahu diri sepertimu, pria sinting yang benar-benar sudah mulai gila." cibir Tuan Danilo yang kemudian meninggalkan putranya.
Langkah kaki Laura hendak pergi dari rumah itu, terlihat di sana pria tampan dengan wajah menarik namun juga musuh bebuyutan Laura.
"Mau minggat." jawab Laura.
"Ditanya itu jawabnya yang bener, kamu itu mau ke mana?" tanya Adam kembali.
"Tentu saja mau bekerja, Tuan tampan. Memangnya ke mana? aku mau jalan-jalan ya, dasar tidak punya pertanyaan lain." cibir Naura Laura yang kemudian menaiki motor besarnya itu.
"Stop, tunggu sebentar." Adam yang menghentikan Laura yang hendak pergi.
"Memangnya ada apa?" tanya Laura kepada Adam.
"Sebentar." pinta Adam yang membuat Laura sedikit terdiam.
__ADS_1
"Bram, kamu pergi ke perusahaan aku mau naik motor ini. sudah lama aku tidak naik motor di jalanan!!" seru Adam yang membuat Laura kebingungan.
"Kamu mau apa?" tanya Laura.
"Turun, Aku mau naik motor ini." jawab Adam.
"Apa?! Kamu kan punya mobil ngapain naik motorku?" tanya Laura.
"Naik cepat, kalau tidak akan kubawa motormu ini."
Akhirnya siang itu Laura berangkat naik motor bersama Adam, kakak iparnya itu benar-benar sangat menyebalkan sama seperti Nicholas yang begitu menyebalkan. tatapan mata istri kedua Nicolas menatap Laura yang pergi bersama dengan kakak iparnya itu, entah mengapa tiba-tiba saja istri kedua Nicolas mempunyai sebuah rencana licik yang mungkin akan membuat wanita itu diusir dari rumah ini.
"Bagus aku mempunyai rencana agar wanita itu diusir dari sini, lihat saja aku tidak akan membiarkan dia hidup enak di sini." ucap istri kedua Nicolas yang kemudian masuk ke dalam rumah itu.
Tuan Danilo yang melihat ketiga menantunya tersebut dia langsung pergi dari rumahnya, dia harus segera meninggalkan rumah itu Karena dia memang tidak suka dekat dengan para wanita yang menjadi istri Putra keduanya.
** bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- I love you uncle Bastian
-Terlempar ke dimensi kerajaan
-Isteri simpanan bos kejam
__ADS_1
-Gairah cinta isteri muda
-One night stand with mister William