GAIRAH CINTA ISTERI MUDA

GAIRAH CINTA ISTERI MUDA
BAB.55


__ADS_3

"Pasti wanita itu sudah sekarat, pasti dia sudah kehilangan anak yang ada di dalam kandungannya." Hera yang begitu bahagia.


"Kamu benar, pasti Wanita itu sudah sekarat dan anaknya sudah meninggal." jawab Rara.


"Kalian ini kenapa sih, apa yang kalian lakukan? kalian tahu jika sampai pria itu mengetahui kalau kalian yang melakukan hal ini Pasti kalian akan dikejar oleh mereka." ucap kekasih Hera.


"Kami tidak peduli, asalkan kami bisa balas dendam kepada wanita itu.., itu sudah cukup. dia akan merasakan kesakitan karena anaknya itu meninggal dunia." Hera yang terus berpikir kalau anak yang dikandung oleh Laura sudah meninggal.


"Kalian ini benar-benar kejam, kalian ini seorang wanita Apakah kalian tidak mempunyai pikiran untuk tidak melakukan hal ini?" tanya kekasih Laura.


"Biarkan saja, dia saja sudah membuat kita seperti ini. dia sudah membuat kita kehilangan segalanya." Rara yang terlihat begitu emosi. dia dan Hera ternyata bekerja sama untuk mencelakai Laura dan membuat wanita itu kehilangan anaknya, namun sayangnya apa yang mereka lakukan itu semuanya sia-sia karena bayi yang dikandung oleh Laura sekarang sudah lahir.


"Kalau ada apa-apa kalian jangan sampai mencariku, Aku tidak mau terlibat dalam semua kelakuan kalian ini." ucap kekasih Hera yang kemudian meninggalkan Hera dan Rara. di tempat lain Ayah Danilo nampak duduk di kursi yang ada di rumah sakit, pria itu menatap Laura. tatapan mata Ayah Danilo nampak ingin mengatakan sesuatu namun dia tahan.


"Ada apa Ayah?" tanya Laura kepada ayah mertuanya.


"Katakan siapa yang membuat kalian seperti ini?" tanya ayah Danilo.


"Apa ayah sudah mendapatkan informasi mengenai wanita itu?" tanya Laura yang terlihat menatap wajah ayah mertuanya.


"Jadi benar kalau wanita itu yang telah melakukan hal itu padamu?" tanya ayah Danilo.


"Iya ayah, tapi.., ayah jangan lakukan apapun dengan wanita itu, aku yang akan memberi mereka pembalasan." ucap Laura dengan tatapan mata yang begitu berapi-api. kebencian yang begitu besar di tunjukkan oleh Laura.


"Baiklah kalau begitu, ayah akan membiarkan wanita itu bebas dahulu, setelah kamu lebih baikan kamu beri mereka balasan yang setimpal." jawab Ayah Danilo.


"Tentu saja, ayah. mereka berdua tidak akan bisa lepas dari pembalasanku." jawab Laura.


BEBERAPA HARI KEMUDIAN


Akhirnya Laura dan putranya sudah di perbolehkan untuk pulang, kondisi putra Laura semakin kuat bahkan bayi kecil itu sekarang sudah bersama dengan papa dan mamanya.


"Kamu beri dia nama siapa, Laura?" tanya Ayah Danilo.

__ADS_1


"Aku akan memberi dia nama Brian Carlos." jawab Laura.


"Brian Carlos, baguslah kalau begitu. nama itu benar-benar cocok dengan putra dari Bryan Nicholas." jawab ayah Danilo yang membuat Laura nampak tersenyum.


Hari-hari yang akan dilalui oleh Laura mungkin tidak akan semudah kelihatannya, cinta yang begitu besar dan keinginan untuk melindungi putranya itu membuat Laura tidak akan membiarkan siapapun mempunyai rencana untuk mengganggu putranya.


Beberapa hari kemudian Laura dalam kondisi yang sudah sehat, wanita itu akan mulai memburu dua wanita yang sudah membuat dia hampir kehilangan putranya.


"Sayang, hari ini aku mau keluar sebentar. aku mau ke suatu tempat." Laura yang meminta ijin kepada sang suami.


"Memangnya Kamu mau ke mana?" tanya Nicholas.


"Aku mau keluar sebentar, tadi aku sudah bilang sama Ayah untuk merawat Brian terlebih dahulu." ucap Laura.


"Apa kamu tidak ingin aku antarkan, sayang?" tanya Nicholas.


"Tidak usah, sayang. kamu pergi saja ke perusahaan, pekerjaanmu menumpuk nanti kalau kamu ikut aku jalan-jalan malah pekerjaanmu itu akan terbengkalai." jawab Laura.


"Ya sudah kalau begitu, nanti kamu carilah asisten wanita, pengawal atau sopir yang bisa menemanimu." pinta Nicholas.


"Kalau bisa kamu cari ketiganya itu biar kamu baik-baik saja." jawab Nicholas yang kemudian memberikan ciuman di kening sang istri kemudian pergi.


Nicholas begitu bahagia dengan semua kebahagiaan ini, dibalik kebahagiaan yang sudah dia dapatkan Ada kecemburuan yang begitu luar biasa dari Hera dan Rara. mereka berdua tidak bisa memberikan keturunan kepada Nicholas namun Laura nyatanya memberikan pria itu seorang anak.


Hera dan Rara yang mengetahui kabar itu mereka benar-benar sangat marah, mereka tidak pernah mengira kalau anak yang dikandung oleh Laura ternyata masih hidup.


"Bagaimana bisa bayi yang dikandung oleh wanita itu masih hidup, seharusnya dia itu sudah meninggal." Hera yang benar-benar sangat marah.


"Kamu benar, bagaimana bisa wanita itu masih bisa melahirkan. seharusnya dia dan bayinya itu meninggal, sekarang wanita itu pasti sangat bahagia karena sudah memberikan Nicholas seorang anak." Rara yang benar-benar begitu emosi sedangkan Hera dia tidak tahu bagaimana caranya menghancurkan kebahagiaan yang sekarang dirasakan oleh Nicholas dan Laura.


Sekitar beberapa menit kemudian Laura sudah pergi untuk mencari keberadaan Hera dan Rara, wanita itu akan membalaskan semua dendamnya karena mereka sudah membuat dirinya hampir kehilangan anak yang begitu dia inginkan. ponsel Laura sudah berdering wanita itu keluar dari rumah sendiri menggunakan mobil.


"Ya Ayah, Laura yang menjawab panggilan telepon dari ayah Danilo. kamu harus hati-hati jangan sampai kamu terjebak pada permainan mereka."' pinta Ayah Danilo.

__ADS_1


"Tenang saja, Ayah. aku tidak akan sebodoh itu, lagi pula Mereka tidak akan bisa melakukan sesuatu seperti yang mereka inginkan." jawab Laura.


"Ya sudah kalau begitu, Ayah mau main-main dulu sama cucu ayah. kamu kalau ada sesuatu kabari ayah biar nanti Gabriel yang akan membantu." ayah Danilo yang kemudian mematikan ponselnya.


Mobil silver yang digunakan oleh Laura melaju ke sebuah tempat yang sudah dikatakan oleh Gabriel, wanita itu bersiap-siap untuk memberikan pelajaran kepada Rara yang sudah membuatnya hampir kehilangan anaknya.


"Aku tidak akan membiarkanmu lepas dariku, dari dulu sampai sekarang kamu selalu saja ingin menyakitiku." ucap Laura yang kemudian melajukan mobilnya dengan kecepatan yang lumayan tinggi.


Sekitar beberapa menit kemudian di sebuah rumah yang tidak terlalu mewah namun bisa dikatakan sebagai rumah persembunyian Rara. wanita itu bersembunyi di tempat kekasihnya karena hutang yang begitu banyak dari Rara karena barang-barang yang dia curi itu sudah diambil oleh Nicholas.


Rara hidup serba kekurangan, dia bahkan harus menjadi pekerja klub malam untuk menutupi gaya sok kayanya tersebut.


"Jadi di sini tempatnya? Baiklah kalau begitu aku akan menunggu wanita itu keluar setelah itu aku akan lihat bagaimana dia masih bisa berjalan setelah semua yang dia lakukan padaku." Laura yang kemudian mematikan mesin mobilnya dan menunggu Rara keluar dari rumah.


Laura tidak ingin membuat keributan di tempat itu, karena dia akan bermain cantik dengan semua rencananya.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- I love you uncle Bastian


-Terlempar ke dimensi kerajaan


-Isteri simpanan bos kejam


-Gairah cinta isteri muda

__ADS_1


-One night stand with mister William


-Mantra cinta gadis pemikat


__ADS_2