
Setelah pergi dari rumah Ayah Danilo, istri pertama Nicholas benar-benar sangat kebingungan. wanita itu berpikir kalau suatu saat nanti pasti pria itu akan mengusirnya.
"Aku tidak akan tinggal diam saja, aku tidak akan membiarkan pria itu membuangku. harta yang dimilikinya adalah milikku, aku tidak akan mau jatuh miskin dengan semua kekayaan yang sudah aku dapatkan." ucap Hera yang terlihat keluar dari rumah Ayah Danilo dengan emosi yang begitu menggebu.
Setelah beberapa saat kemudian wanita itu nampak keluar dari rumah besar itu dan mencari taksi untuk pergi ke suatu tempat.
"Aku tidak akan membiarkan wanita itu berusaha untuk mengambil tempatku, Aku tidak akan membiarkan wanita itu berusaha untuk menjadi istri satu-satunya pria itu." ucap Hera yang kemudian pergi dari rumah Nicholas.
Di sebuah tempat Wanita itu sudah merencanakan sesuatu.
"Ada apa lagi, Sayang? kenapa kamu kemari, katanya kamu tidak membutuhkanku?" tanya si pria yang terlihat menemui Hera di sebuah tempat.
"Aku membutuhkan bantuanmu." jawab Hera.
"Apalagi yang kamu butuhkan, sayang. katakan saja setelah kamu memberikanku uang. akan kulakukan apa yang kamu perintahkan." jawab si pria.
"Aku ingin kamu mencelakai Istri ke-4 Suamiku, aku tidak ingin wanita itu mengambil semua yang aku miliki selama ini." jawab Hera.
"Memangnya kenapa kamu harus bingung, Yang aku tahu kamu adalah istri yang begitu disayangi oleh suamimu, bukan?" tanya si pria.
"Semuanya sudah berubah semenjak kedatangan wanita itu 7 bulan lalu, semuanya sudah berubah Wanita itu sudah membuat suamiku bertukuk lutut padanya. sudah beberapa bulan ini dia tidak menginjakkan kakinya di tempatku. Aku tidak suka hal itu aku yakin kalau wanita itu sudah melakukan sesuatu kepada suamiku." jawab Hera.
"Ayolah sayang, Seharusnya kamu sudah mengerti Bagaimana suamimu itu. lagi pula yang aku tahu kalau kamu itu adalah seorang wanita yang tidak pernah mengurusi suaminya, kamu adalah wanita yang selalu bersenang-senang tanpa memberikan perhatian kepada suamimu, bukan?" tanya si pria yang membuat Hera benar-benar marah dengan perkataan pria itu.
"Kamu ingin aku lakukan sesuatu? kamu ingin aku laporkan ke polisi karena kamu sudah memerasku?!" bentak Hera.
"Kamu ingin membawaku ke kantor polisi itu? tidak apa-apa, silakan. Tapi semua rencana busuk dan semua kebusukanmu itu akan aku beberkan di kantor polisi. bukan hanya kau akan masuk ke penjara tapi aku yakin Kalau suamimu itu akan memberikanmu pelajaran." jawab si pria.
"Kamu selalu saja mengancamku, kamu tidak takut jika aku tiba-tiba membunuhmu?" tanya Hera.
"Kamu tidak akan berani melakukan hal itu kepadaku, jika sampai kamu melakukannya akan kupastikan kamu yang akan mati terlebih dahulu." jawab si pria sembari mencekik leher Hera.
"Lepaskan, lepaskan." Hera yang merasa kesakitan karena lehernya dicekik oleh si pria.
"Dengarkan aku baik-baik, Aku tidak akan melakukan sesuatu kepadamu. namun jika kamu berani mengancamku sekali lagi akan kubuat kamu tertidur di pemakaman." ancam si pria yang membuat Hera terdiam.
__ADS_1
Tak berselang lama terlihat Hera memegang lehernya, wanita itu melanjutkan pembicaraannya dengan pria simpanannya tersebut.
"Apa yang kamu inginkan dariku?" tanya si pria.
"Aku minta padamu untuk mencelakai wanita itu, Beberapa bulan yang lalu aku sudah mencelakainya namun dia masih hidup. sekarang Aku ingin kamu membunuhnya, carilah orang untuk membuat wanita itu ketakutan. Jangan biarkan wanita itu mendekati suamiku!" perintah Hera yang membuat si pria nampak memikirkan sesuatu kembali.
"Hanya itu saja?" tanya si pria.
"Iya, takut-takuti wanita itu jangan sampai dia bersama suamiku." pinta Hera.
"Baiklah kalau begitu, kamu tenang saja aku pasti akan melakukan apa yang kamu inginkan." jawab si pria yang kemudian meminta bayaran untuk apa yang dia lakukan.
"Aku akan memberikan setengah uang pembayaran, setengahnya lagi jika kamu sudah melakukan semuanya dengan beres." jawab Hera.
"Terserah, tapi akan aku minta bonus tambahan jika aku sudah melakukan apa yang menjadi keinginanmu." jawab si pria yang kemudian pergi dari tempat itu.
Terlihat senyum Hera benar-benar mengembang luar biasa, senyum itu bagaikan adonan kue yang ditambah pengembang.
"Sebentar lagi aku yakin kamu akan membusuk. Aku tidak akan membiarkan kamu bersama suamiku, dia itu adalah milikku. aku tidak akan membiarkan siapapun memberikan pria itu keturunan." ucap Hera.
"Akan kubunuh mereka semua satu persatu, aku tidak boleh kehilangan kekayaan pria itu Aku tidak mau kembali menjadi wanita berpenghasilan sedikit. dulu karena aku merawatnya dengan baik dan aku memperlakukan dia dengan baik hingga aku mendapatkan posisi istri kedua. jika sampai wanita itu bisa mengambil hati Nicholas maka aku tidak akan mendapatkan apapun." ucap istri kedua Nicholas.
"Apa yang sedang kamu lakukan, sayang?" tanya seorang pria kepada Rara istri kedua Nicholas.
"Aku baru mendapatkan kabar Kalau suamiku yang payah itu bersama istri keempatnya, sudah beberapa bulan dia tidak pernah ke rumah kami." jawab Rara.
"Kenapa seperti itu?" tanya si pria.
"Entahlah, mungkin dia sudah bosan dengan kami." jawab Rara.
"Oh ya, Bolehkah aku bertanya sesuatu kepadamu?" tanya si pria.
"Tentu." jawab Rara yang kemudian bermanja di pangkuan si pria.
"Kenapa kamu menikah dengan pria itu selama 4 tahun tapi kamu belum hamil juga?" tanya si pria yang membuat Rara kebingungan.
__ADS_1
"Entahlah, aku terkadang memikirkan hal itu. aku ini tidak mandul aku bahkan dalam kondisi yang bisa melahirkan anak. tapi setelah menikah dengan pria itu selama beberapa bulan aku terus-menerus mencoba untuk melakukan tes kehamilan. Aku tidak pernah mendapatkan hasil yang aku inginkan." jawab Rara.
"Apa mungkin Jika salah satu dari istri suamimu itu melakukan sesuatu padamu? Apakah mungkin dia mencampurkan sesuatu di rahimmu agar kamu tidak mempunyai keturunan?" tanya si pria yang membuat Rara sedikit terdiam.
"Maksudmu?" tanya Rara.
"Ya mungkin saja Kalau suamimu itu sebenarnya yang mandul?" tanya si pria.
"Tidak mungkin, sewaktu kami melakukan pengecekan di rumah sakit. tempat itu adalah Rumah Sakit milik temanku. dia yang telah merekomendasikan aku menjadi perawat pria itu, dia bilang kami berdua subur tapi kenapa kami tidak mempunyai keturunan?" tanya Rara yang membuat kekasihnya itu nampak terdiam.
Sebenarnya Rara sudah mempunyai kekasih Walaupun sudah menikah dengan Nicholas, wanita itu masih berhubungan dengan pria yang dia cintai semenjak kuliah tersebut.
"Sudahlah, Jangan pikirkan hal itu lebih baik kita bersenang-senang. lagi pula yang aku tahu kalau istri pertama dari suamimu itu juga mempunyai kekasih, Bukan?" tanya si pria yang membuat Rara menganggukkan kepalanya.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- I love you uncle Bastian
-Terlempar ke dimensi kerajaan
-Isteri simpanan bos kejam
-Gairah cinta isteri muda
-One night stand with mister William
-Mantra cinta gadis pemikat
__ADS_1