GAIRAH CINTA ISTERI MUDA

GAIRAH CINTA ISTERI MUDA
BAHAGIA ITU BERARTI


__ADS_3

"Apa maumu?" tanya Laura.


"Kamu mau tahu apa mauku?" tanya Hera kembali.


"Apa yang ingin kamu lakukan?" tanya Laura kembali.


"Aku ingin menghancurkanmu, Aku ingin menghancurkan kebahagiaanmu. Aku tidak akan membiarkan kamu melakukan sesuatu, aku pasti akan membuatmu menderita. Hera benar-benar seperti seorang wanita sinting. Laura menatap Hera yang mengangkat putranya, jantungnya berdebar begitu kencang. dia akan membunuh Hera jika sampai dia melakukan sesuatu kepada putranya.


"Sekarang kamu takut bukan? kamu takut kan saat aku mencoba untuk mencelakai anakmu ini?" tanya Hera.


"Lepaskan anakku." pinta Laura.


"Aku tidak akan melakukannya, aku akan membunuh anakmu." jawab Hera.


Beberapa orang yang berjalan di sekitar tempat itu mereka nampak menatap Hera yang ingin melakukan sesuatu kepada bayi yang ada di tangannya.


"Apa yang kamu lakukan sama bayi itu?!" seru seorang wanita yang berjalan di sekitar tempat itu.


"Pergi Kalian, jangan Kalian ada di sini!" bentak Hera.


"Lepaskan Putraku, Hera. lepaskan dia!!" seru Laura yang dari tadi terus menatap putranya yang menangis.


"Aku akan memberikan kamu sedikit kesakitan, Aku ingin melihatmu menangis aku ingin melihatmu meratapi nasibmu!" teriak Hera dengan suara yang begitu keras.


Jantung Laura berdebar begitu kencang, sedangkan di rumah para pembantu begitu kebingungan, dia langsung menelpon Nicholas dan memberitahu mengenai kejadian itu. Nicholas langsung melihat CCTV yang ada di rumahnya melalui laptopnya, Nicholas benar-benar tidak akan pernah menyangka kalau ada seseorang yang berani melakukan hal itu kepada putranya.


Seketika Nicholas kembali dari tempatnya berada, pria itu meninggalkan segalanya. Dia tidak ingin terjadi sesuatu kepada putranya tersebut. Nicholas melihat ke arah wanita itu berlari, seketika pria itu pergi ke tempat keberadaan Hera.


"Lepaskan Putraku, Hera!!" seru Laura.


"Hemm..," senyum Hera


"Lepaskan anakku!!" seru Laura.


"Tidak, aku tidak akan melepaskannya. aku akan membunuh anak ini." jawab Hera.


"Kamu sudah gila ya, aku pasti akan membunuhmu. aku akan membunuhmu dengan kejam!!" seru Laura.


"Lepaskan anak itu dasar wanita sinting!!" teriak orang-orang yang ada di tempat itu.


"Diam Kalian, diam!!" teriak Hera.


"Dasar wanita sinting, kamu itu wanita sinting!!" seru ibu-ibu.


Hera yang melihat hal itu tentu saja dia sangat geram, perhatiannya kepada Laura sedikit teralih kepada ibu-ibu dan orang-orang yang ada di tempat itu. Laura yang melihat hal itu tentu saja dia tidak tinggal Diam. dia mencoba untuk merampas anak yang ada di gendongan Hera.


"Apa yang kamu lakukan, Hera!!" teriak Nicholas yang baru datang. pandangan Hera seketika teralih kepada Nicholas. Laura tidak akan menyia-nyiakan waktu, seketika dia menarik putranya dari dekapan Hera.


"Kembalikan bayi itu!!" teriak Hera.

__ADS_1


Nicolas benar-benar tidak pernah mengira kalau Hera akan melakukan hal itu, dia langsung menghampiri Hera.


"Dasar wanita gila!!" teriak Nicholas.


"Aku pasti akan membuat kalian semuanya menderita!!" seru Hera yang hendak pergi. wanita itu mencoba melarikan diri, Laura yang melihat hal itu tentu saja dia langsung memberikan bayinya kepada sang suami.


Wanita itu langsung mengejar Hera dengan langkah kaki yang begitu cepat.


BUGG..


BUGG...


seketika Laura menjambak Hera dan menghempaskan wanita itu ke jalanan.


"Berani kau melakukan hal itu kepada anakku, aku sudah bilang kan pasti aku akan membuatmu mati." ucap Laura yang kemudian menghajar Hera habis-habisan.


Wanita itu langsung memberikan tinju, pukulan bahkan bogem mentah di tubuh Hera berulang kali.


"Aku tidak akan membiarkan siapapun berusaha untuk melukai anakku!!" teriak Laura dengan suara yang begitu menggemah.


Kemarahan Laura benar-benar tidak bisa dibendung, wanita itu memberikan pukulan dengan membabi buta.


"Tangan ini tangan yang sudah membuat Putraku hampir celaka!!" seru Laura yang kemudian melakukan sesuatu.


KREKKK..


"Kamu tahu apa yang aku lakukan kepada temanmu itu?" tanya Laura ketika dia sudah mematahkan tangan Hera.


"Apa maksudmu?" tanya Hera dengan senyum menghina.


"Aku sudah membuatnya seperti kamu hari ini, aku mematahkan tangan dan kakinya. aku sudah membuatnya mendekam di rumah sakit, sekarang giliranmu yang akan masuk ke rumah sakit dan aku akan membuatmu masuk ke penjara." ucap Laura dengan semua emosinya yang benar-benar sangat luar biasa.


"Aku pasti akan membalasmu." ucap Hera.


Kata-kata yang dikeluarkan oleh Hera itu memancing kemarahan Laura hingga membuat wanita itu memberikan pukulan yang sangat keras di wajah Hera hingga membuat tulang mulutnya bergeser.


KREKK...


"Eeeeer!!" teriak Hera yang tidak bisa karena tulang mulutnya bergeser.


"aku akan menelpon polisi biar wanita itu ditangkap teriak beberapa warga yang terlihat begitu kesal dengan kelakuan yang dilakukan oleh Hera.


Hera hanya mampu berteriak karena dia tidak bisa melakukan apapun, wanita itu benar-benar tidak mampu berbuat sesuai keinginannya. suara teriakan hera tidak terdengar. para warga Tentu saja tidak akan membiarkan wanita itu hidup bebas setelah berusaha melukai seorang anak kecil.


"Kamu tidak apa-apa, sayang?" tanya Nicholas kepada sang istri.


"Aku tidak apa-apa." jawab Laura yang kemudian memeluk baby Brian.


Setelah kejadian hari itu Nicholas memperketat rumahnya, semua kehidupan benar-benar dijalankan oleh Laura dengan semua keyakinannya. Laura dan Nicholas menjalani kehidupan dengan begitu bahagia.

__ADS_1


TIGA TAHUN KEMUDIAN


"OEKK! OEKK!!"


suara tangis bayi yang kembali hadir di kehidupan Nicholas dan Laura. seorang bayi perempuan yang begitu mungil.


"Selamat Tuan Nicholas, anda mempunyai bayi perempuan." jawab dokter yang kemudian mempersilahkan Nicholas untuk menemui istrinya.


Laura benar-benar sangat bahagia, kehidupannya terasa sangat berharga dengan semua cerita indahnya.


Beberapa tahun telah berlalu, kehidupan Nicholas dan Laura seperti cerita novel yang selalu penuh dengan cerita yang begitu memilukan.


"Aku sudah bilang kan kamu jangan terlalu memanjakan anak-anak, Lihatlah sekarang mereka melakukan sesuatu sesuai keinginan mereka." ucap Nicholas.


"Apa tidak salah? sebenarnya siapa yang memanjakan mereka? kamu atau aku?" tanya Laura yang membuat Nicholas tersenyum.


"Tentu saja aku akan membahagiakan dan memanjakan anak-anakku, sayang. kamu tahu kan mereka adalah kebahagiaan terbesarku. apalagi Ayah selalu membawa Mereka pergi dan tidak kembali-kembali. terkadang Ayah membawa mereka menginap selama beberapa hari dimension miliknya. sedangkan kita seperti orang bodoh yang kehilangan anak." Nicolas yang mulai cerewet dengan semua kehidupan anak-anaknya.


"Kenapa kamu bilang seperti itu sama aku? seharusnya kamu telepon ayah bilang sama ayah kalau ayah itu kurang ajar, berani sekali Ayah mengambil anak-anak seperti itu dong." canda Laura.


"Ya jangan, nanti malah ayah marah sama aku." jawab Nicholas.


Kehidupan penuh dengan cinta, kebahagiaan dua orang yang sudah menjalani cobaan dengan semua ceritanya.


"Sampai kapanpun aku akan selalu bersamamu, sampai maut memisahkan kita Aku tidak akan pernah meninggalkanmu atau melirik wanita lain." ucap Nicholas.


"Tentu saja, kalau kamu berani melakukan hal itu lihat saja apa yang akan aku lakukan." jawab Laura yang kemudian memberikan pelukan hangat kepada sang suami.


** END **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- I love you uncle Bastian


-Terlempar ke dimensi kerajaan


-Isteri simpanan bos kejam


-Gairah cinta isteri muda


-One night stand with mister William


-Mantra cinta gadis pemikat

__ADS_1


__ADS_2