GAIRAH CINTA ISTERI MUDA

GAIRAH CINTA ISTERI MUDA
BAB.49


__ADS_3

KENA KAMU


"Iya saya mencari suami saya yang sedang berselingkuh." jawab si wanita.


Sesaat kemudian Laura nampak tersenyum sembari menunjuk kamar yang ada di sebelah kamar suaminya, setelah mengetahui di mana keberadaan suaminya wanita kaya itu langsung meminta anak buahnya untuk mendobrak kamar tersebut.


"Nyonya, Jangan melakukan hal itu. kami akan melaporkan semuanya ini kepada pihak berwajib." ancam si manager.


"Kamu mau melaporkanku ke pihak berwajib? silahkan saja, hotel ini bekerjasama denganku Aku adalah penanam saham terbesar di hotel ini. jika sampai aku mencabut saham dari hotel ini maka aku bisa meyakinkan kalau kalian semuanya akan menjadi gelandangan!" wanita kaya yang mulai marah hingga membuat manager hotel dan yang lainnya langsung terdiam.


Sesaat kemudian anak buah si wanita kaya sudah membuka paksa pintu tersebut.


BRAKKK..


di sana terlihat suaminya bersama wanita lain seorang pria yang sudah dihajar oleh Laura hingga babak belur.


"Siapa kamu, berani sekali kamu masuk kemari!" seru selingkuhan dari tuan Jason.


"Dasar wanita murahan tidak tahu diri, bawa dia keluar dari hotel ini!!" seru wanita kaya. "Tunggu." wanita kaya yang kemudian menghentikan anak buahnya. "Lepas pakaiannya dan tinggalkan pakaian dalamnya saja. Aku ingin semua orang melihat bagaimana wanita murahan ini terus mencoba untuk mengganggu suamiku!!" seru wanita kaya yang membuat suaminya yang sedang mengompres luka-lukanya itu langsung terdiam tanpa bisa melakukan apapun.


"Apa yang kamu lakukan!!" teriak selingkuhan Tuan Jason.


"Kamu tidak ingin malu, Lalu kenapa kamu berani mengganggu suamiku? kamu berani mengganggu dia, itu artinya kamu berani membuat aku marah." jawab Nyonya kaya yang kemudian meminta anak buahnya untuk menyeret wanita itu pergi.


Laura nampak tersenyum sembari melambaikan tangan kepada selingkuhan Tuan Jason. Nicholas yang melihat hal itu seketika dia ditarik masuk oleh Almaira


"Kenapa kamu menarik kakak?" tanya Nicolas kepada adiknya.


"Mau bapak belur seperti pria yang ada di samping?" tanya Almaira yang membuat Nicholas kemudian menarik sang istri untuk masuk.


"Kalian ini kenapa sih?" tanya Nicolas.


"Kamu ingin kami diam apa kamu ingin mempunyai rencana untuk selingkuh? setelah ketahuan selingkuh kamu akan memarahiku atau bagaimana?" tanya Laura yang membuat Nicholas langsung terdiam.


"Ya tidak seperti itu sayang, dengarkan aku baik-baik." ucap Nicolas.


"Dengarkan aku baik-baik, suamiku. Jika kamu berani mencoba untuk berselingkuh dariku maka aku akan membalasmu, lebih dari apa yang dilakukan oleh wanita itu, aku akan menghancurkan wajahmu dan wanita itu kemudian aku akan mematahkan seluruh tulang kalian. aku hanya akan meninggalkan kepalamu yang bisa bergerak selain itu tubuhmu yang lain akan ku hancurkan." ancam Laura yang membuat Nicolas tidak bisa mengeluarkan sepatah kata pun. Terasa lidahnya begitu keluh saat mendengar ancaman dari sang istri.


"Kamu Memangnya kamu ada rencana pertemuan dengan siapa di sini?" tanya Laura yang membuat Nicholas wajahnya langsung pucat pasi.


"Itu sebenarnya.., sebenarnya...," ucap Nicholas yang tidak bisa dilanjutkan.

__ADS_1


Sesaat kemudian ponsel milik Nicholas mulai berdering, Laura menatap sang suami yang menatap tajam ke arah ponselnya.


"Kenapa tidak diangkat?" tanya Laura.


"Tidak apa-apa sayang." jawab Nicholas.


Lirikan mata yang ditunjukkan oleh Laura membuat Nicholas semakin membeku, seketika wanita itu mengambil ponsel suaminya, tatapan mata Laura menatap tajam ponsel sang suami.


"Ini nomor telepon siapa?" tanya Laura.


"Dia salah satu sekretaris dari rekan bisnisku, Sayang." jawab Nicholas.


"Rekan bisnismu atau rekan bisnismu?" tanya Laura yang kemudian menjawab panggilan telepon tersebut.


"Halo tuan Nicholas, apakah Tuan Nicholas sudah makan?" tanya si wanita.


Laura sengaja tidak menjawab, sesaat kemudian dengan nada manja wanita itu mengajak Nicholas untuk makan pagi.


"Bagaimana kalau pagi ini kita habiskan berdua untuk makan pagi? apakah Tuan Nicholas bersedia? Hari ini aku sangat kesepian, bosku sedang keluar untuk istirahatkan dirinya." ucap si wanita yang membuat kedua alis Laura langsung berbeda posisi.


"Sayang tolong bilang padanya kalau kamu akan menunggunya di restoran yang ada di bawah." bisil Laura sembari mencubit perut sang suami dengan begitu keras


"Cepat." pinta Laura.


"Iya, iya. aku akan menunggumu di restoran bawah." jawab Nicolas yang begitu tertekan.


"Oh ya Almaira, Apa kamu mau melihat aku melakukan sesuatu?" tanya Laura yang membuat Almaira benar-benar penasaran dengan apa yang akan dilakukan oleh kakak iparnya tersebut.


"Memangnya Kakak mau apa?" tanya Almaira.


"Aku akan melakukan sesuatu kepada wanita genit itu, kita tadi sudah memberikan pelajaran kepada wanita genit yang tadi. sekarang aku akan memberi pelajaran kepada wanita genit yang mencoba untuk mengganggu Kakakmu yang polos ini." ucap Laura sembari menyentuh pipi sang suami.


Serasa jiwa Nicholas sudah melayang entah ke mana, pria itu wajahnya sedikit pucat bukannya Nicholas takut kepada sang istri.


Nicholas hanya ingin membuat sang istri tidak marah, jika sampai dia mengeluarkan kata-kata yang salah istrinya kabur dan mampuslah dia.


"Terserah apa yang kamu mau, sayang. lagi pula aku tidak ada hubungan dengannya, memang wanita itu setiap kali menggodaku, Tapi aku tidak pernah menganggapnya." jawab Nicholas yang membuat Laura mengepalkan tangannya dengan begitu keras.


"Jari jemariku ini masih belum lentur, Sayang. jika sampai jari jemariku ini membuat bingkai lukisan di wajahmu.. , lihat saja kamu memang kaya tapi kalau secara kekuatan fisik aku menang." ucap Laura yang membuat Nicholas hanya bisa memegang dadanya.


Sekitar beberapa menit kemudian mereka sudah berada di restoran hotel, tatapan mata Laura mencari keberadaan seorang wanita yang dari tadi menelpon suaminya dengan nada suara yang begitu ganjen.

__ADS_1


Tak berselang lama seorang wanita sudah mendatangi Nicholas dengan make up yang begitu menor dengan pakaian yang begitu minim.


"Itu wanita apa wanita malam, Kak?" tanya Almaira.


"Dia itu hantu tengah malam." jawab Laura yang membuat Almaira tersenyum.


"Halo tuan Nicholas." sapa manja si sekretaris.


Nicholas tidak mengeluarkan suara, dia hanya menundukkan kepalanya dengan kata-kata yang tertahan.


"Oh ya Tuan, Bagaimana kalau nanti kita jalan-jalan untuk bersenang-senang?" tanya si sekretaris dengan nada yang begitu manja.


Laura yang tidak tahan dengan semua yang dikatakan wanita itu seketika dia langsung berdiri dan memutar tubuhnya. tatapan mata Laura menatap seorang wanita yang begitu menggoda suaminya.


"Apakah kamu mau mengajak pria ini untuk jalan-jalan, sayang?" tanya Laura yang sudah menggerakkan jari jemarinya. terasa jari jemarinya itu sudah gatal saat melihat wanita penggoda yang ada di depannya itu.


"Kamu ini siapa?" tanya wanita penggoda kepada Laura.


"Aku? Tentu saja aku adalah istri dari pria ini. aku adalah wanita yang dia nikahi." jawab Laura santai yang kemudian duduk di samping wanita penggoda tersebut. Si wanita penggoda nampak wajahnya sedikit pucat.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- I love you uncle Bastian


-Terlempar ke dimensi kerajaan


-Isteri simpanan bos kejam


-Gairah cinta isteri muda


-One night stand with mister William


-Mantra cinta gadis pemikat

__ADS_1


__ADS_2