
"Ada apa, sayang?" tanya Laura sembari melotot.
"Apakah ini benar kamu, sayang?" tanya Nicholas yang kemudian memegang kedua pundak sang istri. pria itu terlihat antara percaya dan tidak.
"Kamu kira aku ini ikan kamu bolak-balik ke sana kemari?" bentak Laura yang membuat Nicholas yakin kalau wanita yang ada di depannya itu adalah isterinya.
"Kamu cantik banget sayang." ucap Nicholas yang kemudian memeluk sang istri. seorang wanita yang ada di tempat itu nampak mendekati Nicholas sembari berkata begitu manja.
"Siapa Wanita ini? apakah dia salah satu penggemarmu?" tanya si wanita yang nampak menatap Laura dengan tatapan mata yang begitu tajam.
"Penggemar apaan, Aku ini istrinya kamu itu tahu tidak!!" bentak Laura yang kemudian menarik dasi yang dipakai oleh Nicholas dan membawa pria itu pergi.
"Tuan Nicholas." panggil si wanita.
Laura yang Mendengar hal itu nampak wanita itu mengangkat kursi yang ada di sekitar tempat tunggu.
"Kalau kamu mau maju wajahmu yang cantik itu akan ku remukkan." ancam Laura yang membuat orang-orang yang ada di tempat itu menatap takjub kepada istri bosnya tersebut.
"Ya ampun, ternyata itu Nyonya Laura ya?" tanya beberapa karyawan.
"Ya ampun, aku sudah melakukan kesalahan, Bagaimana kalau aku dipecat." ucap petugas resepsionis.
"Kamu cuma mengatakan hal itu, Sedangkan aku aku menghalangi dia untuk masuk." petugas keamanan yang benar-benar ketakutan.
"Tapi tidak mungkin, Nyonya Laura kan begitu baik. Dia sangat berbeda dengan istri yang lain dari tuan Nicholas."'ucap beberapa pekerja.
Wanita yang menjadi rekan bisnis di kelas nampak menatap tajam wanita yang membawa Nicolas pergi. tak tidak pernah sekalipun Nicholas diperlakukan seperti itu oleh istrinya.
BRUKK..
Laura langsung melemparkan suaminya di sofa kantornya.
"Jadi seperti ini ya kelakuan suamiku ketika berada di perusahaan?" tanya Laura.
Nicholas yang melihat kemarahan sang istri nampak dia mencoba untuk menenangkan wanita itu.
"Dengarkan aku sayang, itu tidak seperti yang kamu pikirkan." ucap Nicholas.
"Dengarkan aku baik-baik, sayang. aku benar-benar kecewa dengan apa yang aku lihat tadi, berani sekali kamu tertawa seperti itu dengan wanita itu. kamu berpegangan berpandangan dan bahkan kamu tertawa begitu bahagia." Laura yang terus mengeluarkan kemarahannya.
"Sayang, kami cuma rekan bisnis." ucap Nicholas.
"Ya sudah kalau begitu, aku akan keluar dari tempat ini. aku akan jalan-jalan di sekitar perusahaan, Aku mau lihat dengan dandanan biasa aja aku bisa menggaet seorang pria, kalau seperti ini berapa pria yang akan aku dapatkan?" Laura yang kemudian berdiri dan membuka pintu.
__ADS_1
BRAKKK..
seketika Nikolas langsung menutup pintu kemudian memeluk sang istri dari belakang.
"Kamu bicara apa sih sayang, kamu tidak boleh melakukan hal itu." ucap Nicholas.
"Enak banget kamu mengatakan hal itu, kamu aja enak enakan di perusahaan, pegang inilah pegang itulah. senyum sana senyum sini sedangkan aku enak-enakan kerja di tempatku." Laura yang masih dalam mode marah. "Lepas tidak? Kalau tidak kamu lepas akan ku banting kamu." ancam Laura.
"Aku tidak peduli." jawab Nicolas.
Tentu saja, Laura memberikan perlawanan. wanita itu langsung menarik tubuh Sang suami kemudian keluar dari perusahaan. tatapkan mata para pekerja pria yang ada di perusahaan itu nampak menatap seorang wanita yang rambutnya terurai dengan make up yang sangat tipis namun benar-benar mempesona.
"Siapa wanita itu? dia cantik banget." ucap beberapa pekerja.
"Kalian lihat apa? kalau kalian lihat dia terus akan kepecat kalian! dia itu istriku!!" teriak Nicholas.
"Sayang, kamu mau ke mana?!" seru Nicholas yang terus mengejar sang istri.
"Aku mau cari cowok yang banyak, kamu aja enak-enakan tertawa bahagia bersama wanita. mungkin saja kamu masih ingin menggoda mereka, kamu mau mencari istri lagi ya?" tanya Laura dengan nada lembut namun benar-benar menusuk hati Nicolas.
Beberapa pekerja yang ada di tempat itu mereka langsung menundukkan kepala.
"Ternyata Nyonya Laura kalau marah bahaya juga ya." ucap salah satu pekerjaan.
"Memangnya ada apa?" tanya pekerja yang lain.
"Beberapa waktu yang lalu aku tanpa sengaja melihat seorang wanita yang dilecehkan oleh beberapa preman, waktu itu aku melihat Nyonya Laura yang bekerja di restoran cepat saji menghajar pria itu habis-habisan. dia meninju membanting bahkan mematahkan salah satu tangan dua pria itu." ucap seorang pekerja.
Akhirnya mereka yang ada di perusahaan bergosip mengenai berita tersebut.
"Sayang, kamu tidak boleh seperti ini!" seru Nicholas.
"Memang aku pikirin, kamu aja bisa kenapa aku tidak." jawab Laura santai yang kemudian berjalan keluar dari perusahaan.
Nicholas yang melihat hal itu seketika pria itu berlari kemudian menggendong sang istri dan membawanya masuk ke dalam perusahaan. para karyawan yang ada di tempat itu mereka langsung terkejut luar biasa.
Mereka menutup mulut mereka, mereka tidak percaya dengan kejadian yang mereka lihat Hari Ini.
"Lepasin nggak, lepasin nggak?!" seru Laura.
"Nggak bakal." jawab Nicolas yang kemudian membawa masuk istrinya kemudian mengunci kantornya tersebut.
"Kenapa dikunci?" tanya Laura.
__ADS_1
"Biar kamu nggak kabur." jawab Nicolas.
"Tentu saja aku kabur, rencananya kan aku mau cari pacar baru." jawab Laura yang berbicara tanpa berpikir.
Nicholas nampak menatap istrinya, pria itu meminta istrinya untuk duduk di sofa sedangkan dirinya berlutut di depan sang istri.
"Maafkan aku." ucap Nicholas yang benar-benar sangat kebingungan dan ketakutan.
"Kenapa harus minta maaf?" tanya Laura.
"Maafkan aku, Maafkan Aku, Maafkan aku." ucap Nicholas yang berulang kali.
"Entahlah, Apakah aku bisa memaafkanmu atau tidak. kamu ini pria yang sudah berulang kali menikah, Kamu adalah pria yang suka mencari wanita. Aku pikir kamu masih menginginkan hal itu? karena itu sebelum kamu mencampakkanku lebih baik Aku mencari pria kaya dan kabur bersamanya." jawab Laura yang terlihat masih kesal dengan semua yang dia lihat tadi.
Nicholas masih terduduk di depan sang istri, pria itu tidak akan berdiri sampai istrinya itu memaafkannya.
"Kalau aku wanita lemah dan aku adalah wanita yang suka ditipu mungkin aku akan langsung memaafkanmu. tapi karena aku adalah wanita keras kepala Maaf ya aku masih belum bisa memaafkanmu." Laura yang kemudian membuka ponselnya.
"Aku tidak akan melepaskanmu sampai aku mati, kamu akan menjadi istriku sampai nyawa kita terlepas. Aku tidak akan membiarkan siapapun mencoba untuk mendekatimu. Kamu adalah milikku sampai kapanpun kamu akan menjadi milikku." ucap Nicholas yang membuat Laura terdiam.
"Lalu, Bagaimana jika suatu saat nanti tiba-tiba kamu menyukai wanita lain dan ingin menikahinya?" tanya Laura yang membuat Nicholas menghela nafasnya dengan begitu kasar.
"Cintaku sudah mati untuk siapapun, cintaku Sudah aku bunuh untuk siapapun dan cinta itu sudah aku berikan kepada seorang wanita muda yang aku nikahi beberapa bulan yang lalu." jawab Nicholas.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- I love you uncle Bastian
-Terlempar ke dimensi kerajaan
-Isteri simpanan bos kejam
-Gairah cinta isteri muda
-One night stand with mister William
__ADS_1
-Mantra cinta gadis pemikat