GAIRAH CINTA ISTERI MUDA

GAIRAH CINTA ISTERI MUDA
BAB.39


__ADS_3

Seorang wanita nampak berdiri sembari menatap apa yang dilakukan oleh Nicholas, pria itu benar-benar tidak akan pernah mengira kalau wanita muda yang tadi menyapanya benar-benar membuat Nicholas tidak bisa melakukan apapun.


"Siapa wanita itu tadi?" tanya seorang wanita yang bernama Clarissa.


"Namanya adalah nyonya Laura, dia istri ke-4 dan istri sah dari tuan Nicholas." jawab petugas resepsionis.


"Isteri ke-4 istri sah, maksudmu?" tanya Clarissa.


"Sudah-sudah, kita tidak usah mengatakan apapun kalau sampai didengar oleh Tuan bisa-bisa kita dimarahi." ucap petugas resepsionis kepada temannya yang membuat mereka langsung terdiam.


"Coba kalian ceritakan padaku." pinta Si wanita.


"Maaf Nyonya, kami tidak bisa melakukannya. jika tidak tuan Nicholas akan marah kepada kami." jawab pekerja yang kemudian pergi meninggalkan Clarissa, mereka takut ketahuan kalau sudah Nicholas sudah berpisah dengan dua istrinya. isteri keduanya juga sudah tidak diakui lagi.


"Jadi wanita itu adalah wanita yang mampu membuat Nicholas bertekuk lutut." ucap Clarissa yang kemudian pergi dari perusahaan Itu. wanita itu terus memikirkan apa yang dilakukan oleh Nicholas, wanita muda tadi benar-benar membuat pria seperti Nicholas tidak bisa melakukan apapun.


"Sebenarnya apa yang sudah dilakukan oleh wanita itu hingga membuat Nicholas tidak berdaya seperti itu." ucap Clarissa yang kemudian mencari informasi mengenai istri dari Nicholas.


"Namanya Laura siapa ya." guman Clarissa yang mencoba untuk mencari tahu mengenai istri dari Nicolas.


Clarissa mencoba untuk mencari tahu mengenai siapa Laura yang sebenarnya. Kenapa wanita itu memiliki sesuatu yang sangat menakutkan? matanya yang begitu tajam seolah mempertegas kalau wanita itu bukanlah wanita sembarangan. Nicholas terus membujuk Laura agar tidak marah padanya, pria itu mengajak sang istri ke salah satu restoran yang lumayan jauh dari perusahaan.


"Kamu masih marah, Sayang?" tanya Nicholas kepada sang istri.


Tak Ada jawaban yang keluar dari mulut Laura, wanita itu hanya menatap tajam ke arah suaminya.


"Sayang, Apa kamu masih marah sama aku?" tanya Nicholas kembali.


"Coba kamu pikirkan saja Apakah aku marah atau tidak?" tanya Laura balik yang membuat Nicholas tidak berani untuk menanyakannya kembali.


Tatapan tajam ditunjukkan oleh Laura Hal itu membuat Nicholas benar-benar sangat kebingungan dengan apa yang dilakukan oleh istrinya itu. dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan, Bagaimana caranya untuk merayu istrinya kalau dulu sih Nicholas tidak akan menghiraukan Laura marah. tapi sekarang dia itu sudah menjadi pria bucin, jika Laura marah dia akan kebingungan.


"Sayang, ayo kita beli cincin berlian yuk." ajak Nicholas.


"Kamu kira aku ini mata duitan? kamu sogok aku sama cincin berlian, setelah itu aku akan langsung mengatakan I love you honey. oh tidak terima kasih." jawab Laura yang membuat Nicholas memikirkan Bagaimana caranya untuk membuat sang istri tidak marah lagi kepadanya.


"Sayang, jangan marah seperti itu dong." minta Nicholas.


"Kenapa aku harus mendengarkan kata-katamu? ternyata selama ini aku baru mengetahui kalau Suamiku itu tukang selingkuh, tukang mencari wanita. Yah tentu saja waktu menikah sama aku aja istrinya sudah tiga." jawab Laura yang membuat Nicholas hanya bisa menatap kebingungan dengan kata-kata yang diucapkan oleh istrinya itu.

__ADS_1


Salahkan saja dirimu sendiri, Nicholas. Kenapa juga kamu harus melakukan hal itu, tertangkap basah saat kamu bercanda gurau dengan seorang wanita ketika istrimu ada di perusahaan.


"Kenapa istriku harus datang di saat yang tidak tepat, seperti inilah jadinya kalau dia melihatku seperti itu, padahal kalau aku melihatnya bersama seorang pria aku akan ngomel semalaman tanpa berhenti sama sekali." guman Nicholas dalam hati yang kemudian memesan makanan.


Sesaat kemudian Laura berjalan meninggalkan meja tempat mereka. "Kamu mau ke mana, Sayang?" tanya Nicolas.


"Aku mau pergi." jawab Laura.


"Kamu mau pergi ke mana?" tanya Nicolas yang sudah berdiri hendak mengejar sang istri.


"Aku mau ke toilet, Memangnya kenapa kamu mau ikut? kamu menjadi penjaga toilet wanita?" tanya Laura yang membuat langkah kaki Nicolas langsung terhenti.


Beberapa menit kemudian Laura sudah kembali dari toilet wanita, wanita itu nampak berjalan mendekati sang istri. ketika Nicholas hendak mendekati sang istri seorang pria nampak berjalan mendekati Laura terlebih dahulu. pria itu menatap Laura dengan tatapan mata yang begitu tajam.


"Halo sayang." Panggil seorang pria yang sudah ada di depan Laura.


"Maaf ya tuan, Bisakah kamu menyingkir sebentar. Aku mau jalan ke sana." pinta Laura yang mencoba untuk menyingkirkan seorang pria yang sudah menghalangi jalannya.


"Maaf ya Sayang, aku tidak bisa melakukan hal itu. aku ingin mengajakmu duduk di sini bersamaku." ucap si pria.


Laura menatap si pria dengan tatapan mata yang begitu tidak suka, dia memang sangat benci dengan tipikal pria yang suka menggoda para wanita.


"Benarkah? Apakah kamu mau membawaku ke sebuah tempat tidur?" tanya si pria.


Nicholas yang mendengar kata-kata brengsek yang diucapkan oleh pria itu seketika dia langsung marah. dia nampak berdiri dan berjalan mendekati pria itu, sebelum Nicolas melakukan sesuatu Laura akan memberikan pelajaran kepada pria itu.


"Baguslah kalau begitu." ucap Laura yang kemudian tersenyum kepada si pria. sesaat kemudian Laura menatap tajam ke arah pria itu, kemudian...


BUGG..


BUGG..


Dua tendangan langsung diarahkan oleh Laura ke wajah si pria. Hal itu membuat si pria langsung memegang wajahnya yang habis dipukul oleh Laura.


"Berani sekali kamu melakukan hal itu padaku!" teriak si pria.


"Salahkan saja dirimu sendiri karena kamu berusaha untuk menggoda seorang wanita." jawab Laura yang kemudian berjalan begitu santai.


Beberapa wanita yang ada di tempat itu nampak menatap Laura tatapan mata mereka menunjukkan sebuah keterkejutan.

__ADS_1


"Aku pasti akan melakukan sesuatu padamu!" teriak si pria.


"Coba saja majulah, Aku pastikan kalau adik kesayanganmu itu akan hancur dalam satu tendangan." ancam Laura yang membuat si pria langsung membekap adik kesayangannya dengan begitu erat.


Para wanita yang ada di sana seketika tertawa dengan semua yang dilakukan oleh Laura.


"Lihat saja, kami pasti akan memberikan pelajaran kepadamu!" teriak si pria.


"Lakukan saja kalau kamu bisa, kalau tidak bisa Jangan memaksakan diri." ledek Laura yang membuat si pria makin marah.


"Nicholas tidak tahu apa yang harus dia lakukan, pria itu berjalan kemudian menatap sang istri.


"Lebih baik kita pulang aja," pinta Nicholas.


Tak Ada jawaban yang dikeluarkan oleh Laura, wanita itu hanya memalingkan wajahnya kemudian pergi bersama sang suami.


"Apakah kamu baik-baik saja, sayang?" tanya Nicholas.


'Kalau sudah tahu tidak usah bertanya, itu membuatku semakin marah." jawab Laura.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- I love you uncle Bastian


-Terlempar ke dimensi kerajaan


-Isteri simpanan bos kejam


-Gairah cinta isteri muda


-One night stand with mister William

__ADS_1


-Mantra cinta gadis pemikat


__ADS_2