
"Permisi tuan, Bisakah Anda memakai bahasa standar saja. kami ini orang lokal jadi tidak bisa memakai bahasa Prancis, bisa kan? walaupun Anda tampan tapi tolong hargai kami." Laura yang langsung mengatakan kata-kata yang begitu tajam kepada salah satu pengunjung tersebut.
Entahlah pria itu memahami atau tidak mengenai kata-kata diucapkan oleh Laura, namun dari gerak tubuh dan senyum bibirnya itu kelihatannya pria itu benar-benar mengerti apa yang dikatakan oleh Laura.
"Je suis désolé mais je ne peux pas dire tes mots (Maafkan aku tapi aku tidak bisa berbicara dengan kata-kata kalian)" si pria yang masih berbicara menggunakan bahasa Perancis.
BRAKKK...
"Excuse me sir, your face is indeed handsome. But unfortunately your thinking is so idiotic, you can understand what you're saying but unfortunately you're really a man who doesn't have the right way.(Permisi tuan, wajahmu memang tampan. Tapi sayangnya pemikiranmu itu sangat idiot, kamu bisa mengerti perkataanmu yang aku katakan namun sayangnya kamu ini benar-benar pria yang tidak mempunyai cara pandang sebagai seorang manusia. cara pandangmu itu picik dan sangat menyebalkan." Laura yang terus-menerus memaki pria itu wanita itu yakin kalau pria asing itu bisa berbahasa Inggris.
"Huff..., ternyata kamu masih bisa memahami bahasaku ya, baguslah kalau begitu. Ternyata wanita cantik sepertimu tidak terlalu bodoh juga ya." ejek Si pria yang membuat Laura seketika naik darah. wanita itu langsung berkaca pinggang sembari menetap pria yang ada di depannya.
"Apa yang kamu katakan tadi? aku wanita bodoh? aku cantik tapi aku tidak mempunyai pendidikan begitu maksudmu? Halo Tuan, walaupun wajahmu tampan seperti artis kenamaan Hollywood Aku tidak akan pernah menyukai wajahmu itu. wajah tampan tidak akan menunjukkan kehebatannya, memang dari luar Kamu tampan tapi sayang dari dalam kamu tidak tampan kamu busuk mempunyai ulat yang menggerogot." cibir Laura yang benar-benar langsung tepat pada sasarannya. wanita itu membuat si pria langsung terdiam seribu bahasa.
Orang-orang yang ada di tempat itu nampak menatap seorang wanita yang memang selalu perkataannya itu blak-blakan, bahkan kata-kata yang diucapkan oleh Laura seperti bom atom yang sudah meledak.
"Wow.., wanita ini benar-benar sangat luar biasa. Bahkan dia mengatakan kata-kata itu dengan sangat tepat." guman salah satu pelanggan.
"Wanita ini adalah bom nuklir yang siap meledak sewaktu-waktu." bisik salah satu pelanggan kepada temannya.
"Aku suka wanita seperti itu, dia adalah serangan fajar yang sangat mematikan. sebagai istri dia akan sangat luar biasa." ucap salah satu pelanggan lagi.
"Tapi yang aku dengar sih dia itu belum punya kekasih, dia selalu menolak para pria kaya yang hanya melihat kecantikannya saja." bisik Beberapa pelanggan yang lain.
Seorang pria dengan tubuh yang lumayan atletis, tinggi sekitar 185 cm kulit putih tapi bukan kambing Ya putih.
"Kenapa Kamu menghinaku seperti itu? Apakah kamu tidak takut jika aku akan menuntutmu." ucap si pria.
"Tuntut saja, dasar pria tidak tahu diri. wajahmu saja yang tampan tapi pemikiranmu itu benar-benar sangat minus luar biasa." Laura benar-benar memberikan rentetan perkataan yang begitu menghujam di hati si pria. ingin melawan namun dia langsung diserang balik, ingin mengatakan sesuatu langsung dilempar bom aktif. wow itu benar-benar sangat luar biasa.
"Laura!" panggil si Bos.
__ADS_1
"Ingat ya, kamu itu pria payah yang tidak bisa melakukan sesuatu dengan baik. setelah mengatakan hal itu Laura pergi ke tempat si Bos. terlihat pria itu langsung terdiam sembari menatap wanita muda yang begitu luar biasa.
"Maaf tuan, Anda ingin memesan apa?" tanya teman Laura.
Si pria nampak menunjuk beberapa foto yang ada di menu makanan tersebut.
"Baiklah Tuan, saya akan segera mempersiapkannya." jawab teman Laura yang kemudian pergi.
Tatapan mata si pria nampak menatap nyalang ke arah wanita muda yang benar-benar menghabisinya tersebut. sesaat kemudian seorang pria nampak mendekati pria itu dengan wajah yang sangat penasaran.
"Permisi tuan Adam, kita harus segera pergi." pinta seorang pria kepada Adam.
Kata-kata yang dikeluarkan oleh seseorang, namun pria itu tetap menatap Laura yang begitu menghujam hatinya.
"Bram, Tolong kamu Cari tahu mengenai wanita itu. dia sudah melukai hatiku." ucap Adam yang kemudian berdiri.
"Apa yang terjadi, Tuan?" tanya Bram kepada Adam.
PERUSAHAAN BRYANCY
sebuah perusahaan yang dimiliki oleh Bryan Nicholas, pria itu memang sangat dikenal begitu loyal sangat handal dalam berbisnis. namun sayangnya pria itu juga sangat terkenal dengan julukan pria playboy Karena dia sudah mempunyai tiga istri bahkan sudah tersiar kalau dia barusan menikahi dengan seorang wanita muda namun belum diketahui identitasnya.
"Gabriel, Apakah kamu sudah menyelidiki mengenai wanita itu?" tanya Nicholas kepada Gabriel.
"Sudah tuan, saya sudah menyelidiki mengenai wanita itu bahkan Tuan akan sangat terkejut dengan informasi yang saya berikan." jawab Gabriel.
"Memangnya informasi apa, Kenapa aku harus terkejut?" tanya Brian yang membuat Gabriel bingung untuk mengatakan bagaimana dan seperti apa ceritanya.
"Cepat katakan Ada apa, Gabriel? kamu tidak usah berbelit-belit seperti itu, Aku tidak suka." jawab Nicholas.
Beberapa informasi diberikan oleh Gabriel kepada Nicholas, pria itu menerima beberapa lembar kertas dan beberapa informasi.
__ADS_1
"Apa ini, Gabriel?" tanya Nicholas kepada Gabriel.
"Itu adalah informasi yang sudah saya dapatkan, Tuan. sebelum anda membacanya lebih baik anda makan atau minum sesuatu, Saya takut Anda kena serangan jantung." Gabriel yang mencoba untuk memberikan peringatan kepada majikannya.
Sesaat kemudian terlihat Nicholas mulai membaca beberapa informasi itu, ketika beberapa lembar Sudah dibaca nampak Nicholas langsung terdiam membeku dengan beberapa informasi itu.
"Apa kamu yakin mengenai ini, Gabriel?" tanya Nicholas kepada Gabriel.
"Tentu tuan, saya sangat yakin itu adalah informasi yang sudah saya dapatkan secara detail." jawab Gabriel yang membuat Nicholas langsung menatap tajam pada beberapa tulisan tersebut.
"Apa maksudmu Kalau istriku itu adalah seorang petarung bebas, dia pegulat petinju tukang buat onar?" tanya Nicholas sembari membenarkan rambutnya.
"Benar tuan, saya juga sangat terkejut dengan beberapa informasi yang sudah saya dapatkan. bahkan saya tidak percaya dengan beberapa informasi itu hingga saya mendapatkan kebenarannya. istri Tuan juga bekerja di salah satu restoran cepat saji." jawab Gabriel yang membuat Nicholas benar-benar menggelengkan kepalanya.
** bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- I love you uncle Bastian
-Terlempar ke dimensi kerajaan
-Isteri simpanan bos kejam
-Gairah cinta isteri muda
__ADS_1
-One night stand with mister William