
BRAKK..
Nicholas yang marah.
"Cepat katakan apa yang terjadi, berani sekali kalian menipuku?!" teriak Nicholas.
Beberapa orang sedikit terkejut.
"Ada apa, Tuan?" tanya beberapa karyawan.
Nicholas melemparkan beberapa berkas laporan yang sudah dia periksa.
"Sekarang baca dan lihat dengan baik-baik, laporan yang sudah kalian tulis kenapa laporan-laporan itu menunjukkan sesuatu yang tidak benar?" tanya Nicholas kepada orang-orang yang hadir di rapat itu.
Beberapa karyawan wajahnya seketika pucat pasi saat Nicholas sudah mengetahui mengenai laporan penyelewengan dana perusahaan.
"Aku tidak ingin kalian berakhir di penjara, aku minta kalian mengembalikan uang itu dalam 2 jam. Jika dalam 2 jam itu dana yang sudah hilang dari perusahaanku tidak kembali maka kalian akan tahu apa yang akan aku lakukan." Nicholas yang benar-benar sangat marah.
Beberapa karyawan nampak terdiam, beberapa lagi kebingungan bahkan beberapa lagi tidak tahu apa yang terjadi.
"Kalian jangan ada yang keluar dari tempat ini, Gabriel. Tolong kunci tempat ini dan jangan biarkan orang-orang ini keluar jika dalam 2 jam, uang itu tidak kembali ke rekening perusahaan maka kalian akan tahu apa yang aku lakukan. aku tidak suka penghianatan Aku tidak suka kalian membohongiku." Nicholas yang kemudian berdiri dan keluar dari ruangan itu.
Beberapa orang yang sudah menyelewengkan dana perusahaan Nicholas seketika mereka benar-benar kebingungan, mereka sudah menyusun laporan dengan sedemikian luar biasa, sedemikian rapi namun tetap saja dapat di ketahui oleh pria itu. sekitar 10 atau 15 menit kemudian Nicholas melihat CCTV di ruangannya. sekitar 7 orang memegang ponselnya dan melihat ponsel itu dengan baik-baik. Beberapa diantaranya kebingungan, Mereka takut jika mereka tiba-tiba dipecat karena kesalahan yang tidak mereka ketahui.
"Bagaimana Tuan?" tanya Gabriel.
"Kita akan lihat dalam 2 jam, Jika dalam 2 jam itu mereka tidak mengembalikan dana perusahaan maka aku akan menelpon polisi dengan beberapa bukti yang sudah aku miliki. jika mereka mengembalikan dana perusahaan itu mereka akan ku lepaskan." jawab Nicholas.
Nicholas Bukanlah pria kejam namun sayangnya istrinya itu luar biasa kejamnya, di rumah terlihat Laura sedang bermain-main dengan putranya. wanita itu terlihat menatap bayi kecil yang begitu menggemaskan.
"Nyonya." Panggil salah satu pembantu.
"Iya ada apa." jawab Laura.
"Nyonya, ada beberapa teman-teman nyonya yang kemari. katanya Mereka dulu teman Nyonya di restoran cepat saji." ucap pembantu wanita.
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu suruh mereka masuk. Oh ya nanti kalau ada nyonya Helena kemari tolong suruh langsung ke ruang tengah." pinta Laura.
Setelah mengatakan hal itu Laura meminta pembantunya untuk mempersilahkan masuk teman-temannya yang ada di restoran cepat saji. kebahagiaan serta canda tawa wanita itu membuat mereka semuanya begitu luar biasa, apalagi Si Bos yang selalu membuat Laura benar-benar dihargai sebagai seorang wanita.
"Oh ya Laura, Apakah kondisimu baik-baik saja?" tanya Bos restoran cepat saji.
"Tentu saja bos, kondisiku baik-baik saja." jawab Laura.
"Oh ya, Di mana adikmu?" tanya Bos restoran.
"Tentu saja dia harus sekolah, dia kan sudah sekolah menengah pertama. dia tidak boleh dong terus menerus libur sekolah. kalau dia kebanyakan libur sekolah bisa-bisa dia dikeluarkan apalagi sekolahnya itu sekolah internasional, dia sekarang tinggal di sekolah." jawab Laura.
"Ya sudah kalau begitu, Bolehkah kami melihat putramu? kami begitu penasaran dengan bentuk dari putramu itu." canda Bos restoran yang membuat Laura langsung mencibir kan bibirnya.
"Tentu saja Putraku itu sangat tampan, Kenapa kamu bilang seperti itu. Kamu ini benar-benar tidak tahu diri sekali." Laura yang kemudian berjalan menuju kamarnya untuk mengambil Putra kecilnya tersebut.
"Lihatlah Putra kecilku, baby Brian. dia adalah hadiah terindah yang diberikan oleh Tuhan padaku." ucap Laura.
Orang-orang yang bertamu ke rumah Laura mereka menatap bayi yang sudah berumur 1 bulan tersebut.
"Tentu saja aku akan memberikan dia pelajaran Bos, tidak mungkin kan aku berdiam diri? enak banget dia berkeliaran di luar sana setelah melakukan sesuatu padaku." jawab Laura.
"Betul, kamu luar biasa. kamu harus menjadi wanita super luar biasa, kamu sekarang menjadi seorang istri dan ibu jangan sampai ada seorang wanita atau siapapun yang berusaha untuk menghancurkan kehidupanmu dan kebahagiaanmu." Bos restoran yang selalu memberikan Laura wejangan wejangan yang sangat luar biasa.
"Tenang saja bos, aku pasti akan melakukannya. Oh ya bagaimana restoran Apakah semuanya baik-baik saja?" tanya Laura.
"Tentu saja semuanya baik-baik saja, aku sekarang mau membuka cabang di beberapa tempat yang ada di negara ini." jawab Bos restaurant.
"Itu bagus dong, dulu kan cuma dua cabang. sekarang bikin lebih besar supaya nama restoran Bos itu semakin dicintai oleh para pembeli." jawab Laura Sambil tertawa.
Suara canda tawa di ruangan itu membuat Laura sedikit menghilangkan dendamnya kepada seorang wanita. di tempat yang lain terlihat Rara sudah dibawa ke rumah sakit oleh kekasihnya, Rara ditemukan oleh salah seorang penduduk yang rumahnya tidak jauh dari tempat itu.
"Apa sebaiknya kita laporkan dia kepada polisi?" tanya kekasih Rara.
"Kalau sampai kita melaporkan dia ke polisi bisa-bisa kita berdua yang akan masuk ke penjara, kamu tahu apa yang sudah kita lakukan, kita sudah mencuri banyak. aku sudah berusaha untuk membunuhnya jika sampai wanita itu melaporkan kita pasti aku akan masuk penjara dan kamu pasti juga ikut." jawab Rara.
__ADS_1
"Lalu, apa yang akan kita lakukan?" tanya kekasih Rara.
"Lebih baik kita tidak usah mengurusi hal ini, kita pergi saja dari tempat ini. aku tidak mau terlibat dengan Hera, wanita itu hampir membunuhku." Rara yang terlihat kesakitan disekujur tubuhnya.
"Wanita itu benar-benar wanita liar, lihatlah kamu patah tulang, wajahmu Bapak belur seperti ini." kekasih Rara yang terlihat menatap Rara dengan tatapan mata yang begitu memilukan.
"Wanita itu bisa menghajar para pengawal bahkan para penjahat. aku saja yang wanita biasa tentu saja pasti remuk." jawab Rara.
"Kalau kamu sudah tahu kenapa kamu harus melakukan hal itu? kamu ini wanita bodoh sudah tahu wanita itu wanita menakutkan dan wanita berbahaya, tapi kamu kenapa mau melakukan kebodohan ini bersama wanita itu? wanita itu cuma memanfaatkan kamu, lihatlah Kita akan punya uang dari mana biaya Rumah Sakit pasti sangat besar!' seru kekasih Rara.
Sepasang kekasih itu nampak terdiam, tentu mereka harus memikirkan mengenai biaya rumah sakit yang mungkin tidak sedikit. Rara hanya terdiam.
"Aku mempunyai sisa uang dari Hera, gunakan untuk membayar rumah sakit. setelah itu jual rumah itu kita pergi tempat yang jauh." pinta Rara.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- I love you uncle Bastian
-Terlempar ke dimensi kerajaan
-Isteri simpanan bos kejam
-Gairah cinta isteri muda
-One night stand with mister William
-Mantra cinta gadis pemikat
__ADS_1