GAIRAH CINTA ISTERI MUDA

GAIRAH CINTA ISTERI MUDA
BAB.20


__ADS_3

Setelah mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Laura, akhirnya Adam mengajak Laura untuk segera kembali seperti yang sudah dia selidiki ternyata benar kalau pernikahan yang terjadi antara wanita itu dan adiknya hanyalah pernikahan secara sepihak.


"Aku mau ke pom bensin sebentar, kelihatannya bensinnya mau habis." ucap Adam yang membuat Laura hanya menghembuskan nafasnya.


Beberapa menit kemudian mereka sudah sampai di pom bensin, mengisi bensin kemudian malah Adam mengajak Laura ke sebuah tempat.


"Mau ke mana lagi?" tanya Laura kepada Adam.


"Sebenarnya tadi aku ditelepon temanku disuruh untuk mampir ke rumahnya." jawab Adam.


"Kenapa harus mampir lagi, aku ini mau pulang aku mau segera istirahat." Laura yang terlihat marah dengan semua yang dilakukan oleh Adam.


"Sepuluh menit, aku akan ke sana cuma 10 menit. aku janji oke." ucap Adam yang kemudian melajukan motornya ke sebuah tempat.


Di sana terlihat sebuah rumah sederhana yang ditempati oleh sepasang suami istri bersama dua anaknya.


"Ini rumah siapa sih?" tanya Laura kepada Adam.


"Kamu mau tahu atau cuma sekedar ingin tahu?" tanya Adam yang membuat Laura nampak menghela nafasnya dengan sangat kasar.


"Keduanya bisa kan." jawab Laura.


"Nanti kamu akan tahu jika pemilik Rumah ini sudah keluar." ucap Adam yang kemudian masuk ke rumah itu untuk menemui seseorang.


"Bagaimana kondisinya?" tanya Adam kepada seorang pria.


"Dia sudah lebih baik, kelihatannya dia ingin menemuimu." jawab si pria.


Langkah kaki Adam mendekati seorang wanita yang sedang terkulai lemas tak berdaya.


"Halo, bagaimana keadaanmu?" tanya Nicholas kepada seorang wanita yang tertidur di atas ranjang sederhana tersebut.


Tak berselang lama terlihat wanita itu membuka matanya sedikit demi sedikit.


"Kamu sudah datang?" tanya si wanita dengan suara yang begitu lemah. bahkan tubuhnya juga lemah.


"Aku sudah lebih baik, Bagaimana keadaanmu?" tanya si wanita.


"Aku baik-baik saja, Kenapa kamu sakit seperti ini? Apa yang kamu pikirkan?" tanya Adam kembali.


Wanita itu nampak menggelengkan kepalanya, si pria kemudian berjalan mendekati wanita yang tidak berdaya tersebut.

__ADS_1


"Dia ingin meminta maaf kepadamu, dia ingin mendengar pengampunan mu." ucap si pria.


Sebuah senyum nampak tergambar di wajah Adam, Laura yang berada di sana wanita itu bertanya kepada pria yang berdiri di dekatnya.


"Siapa kalian dan siapa wanita itu?" tanya Laura.


Si pria menatap Laura dengan tatapan mata yang begitu tajam, pria itu menatap Adam kemudian menatap wanita muda tersebut.


"Wanita itu adalah istriku, dia juga adalah mantan istri dari tuan Adam." jawab si pria yang membuat Laura benar-benar terkejut luar biasa.


Ternyata isteri yang dimaksud oleh tuan Danilo adalah wanita yang sudah menghianati putranya.


"Apakah wanita itu yang menghianati pria itu? lalu, apakah kamu pria yang berselingkuh dengan wanita itu?" tanya Laura sembari menunjuk ke arah yang dia bicarakan.


Tentu saja si pria menganggukkan kepalanya, dia benar-benar begitu terkejut dengan kata-kata yang diucapkan oleh si pria.


"Sudahlah kamu tidak boleh seperti ini, aku sudah bilang Kan kalau aku sudah memaafkanmu. aku sudah melupakan semuanya, kamu berbahagialah bersama suamimu jagalah anak-anakmu kamu tidak boleh seperti ini, jika kamu tidak punya keinginan untuk hidup lalu siapa yang akan menjaga anak-anakmu?" tanya Adam yang membuat si wanita terus meneteskan air matanya. terlihat wanita itu benar-benar begitu bahagia akhirnya pengampunan itu keluar juga dari mulut mantan suaminya.


"Kami benar-benar meminta maaf, Adam. kami tahu kami bersalah, kami sudah mengkhianatimu melukaimu bahkan kami sudah menghancurkan kepercayaanmu." ucap si pria yang ternyata adalah teman baik Adam.


"Sudahlah, lupakan segalanya. aku membenci kalian sampai mati pun itu Percuma saja, lebih baik kita menjalani hidup kita, kalian berbahagia lah aku suka memaafkan kesalahan kalian." ucap Adam.


Laura yang mendengar perkataan Adam, tentu saja wanita itu terkejut sangat luar biasa. dia bahkan memberikan maaf kepada seorang istri yang sudah menghianatinya. Entahlah apa yang ada di pikiran Adam, Namun ternyata di balik kerasnya pria itu ada sebuah kelembutan yang sangat luar biasa.


Sepasang suami istri itu menatap wanita muda yang datang bersama Adam, siapa dia?" tanya si wanita.


Adam tidak menjawab, namun pria itu tersenyum kepada mantan istrinya.


"Kami harus pergi karena ini sudah sore, dia baru pulang kerja." ucap Adam yang kemudian berpamitan dengan dua orang itu.


Laura benar-benar dibuat terkejut ternyata pria yang menyebalkan itu mempunyai sisi yang sangat baik.


"Aku tidak tahu dan tidak mengira kalau kamu akan memaafkan wanita itu." ucap Laura.


"Dunia ini berputar, Aku ingin menjalani hidupku. kebencian yang aku bawa tidak akan membuat hidupku semakin baik." ucap Adam yang kemudian melajukan motornya.


Sekitar beberapa menit kemudian tiba-tiba saja Laura menempelkan kepalanya di punggung Adam. pria itu benar-benar sangat terkejut karena tiba-tiba wanita itu sudah lengket seperti cicak di dinding.


"Ada apa denganmu?" tanya Adam kepada Laura. ditunggu beberapa detik tidak ada jawaban dari wanita tersebut.


Seketika Adam langsung menghentikan laju motornya, dia menatap Laura yang ternyata sudah memejamkan matanya.

__ADS_1


"Ternyata wanita ini tidak berbohong, dari tadi dia bilang capek ngantuk ternyata dia benar-benar memejamkan matanya." ucap Adam yang kemudian menghentikan motornya. Tidak mungkin dia akan melajukan motornya dengan kondisi Laura yang tertidur pulas sembari menempel di punggungnya.


"Lebih baik aku mencari tempat di taman atau di mana, Kalau aku membawanya pulang seperti ini bisa-bisa dia terjatuh." ucap Adam yang kemudian membawa Laura ke semua taman.


Sekitar 15 menit kemudian Laura nampak membuka matanya, Wanita itu menatap pakaian berwarna putih tempat dia bersandar.


"Di mana ini?" tanya Laura sembari mengucek matanya.


"Apa kamu sudah bangun?" tanya Adam yang membuat Laura sangat terkejut.


"D mana ini?" tanya Laura yang sangat kebingungan.


"Di pinggir jalan, ini di taman." jawab Adam.


"Kenapa kita ada di taman?" tanya Laura yang bingung.


"Seharusnya aku yang tanya padamu, Kenapa kamu tiba-tiba tertidur pulas sembari menempel di punggungku. kamu ini wanita gila ya bagaimana mungkin aku melajukan motor ini sembari memegang dirimu. kalau mobil mungkin itu masih mungkin, Kalau motor bisa gila kamu ya." ucap Adam yang membuat Laura menggaruk alisnya.


"Aku benar-benar sangat kecapean." ucap Laura yang kemudian mencari sesuatu di sekitar taman.


"Kamu mau cari apa?" tanya Adam.


"Perutku lapar." jawab Laura.


"Ya sudah kalau begitu, pegangan Aku akan mengajakmu makan di sebuah tempat." jawab Adam yang kemudian melajukan motornya. Entahlah hari ini Laura benar-benar baru mengetahui sosok pria yang ada di depannya tersebut.


** bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- I love you uncle Bastian


-Terlempar ke dimensi kerajaan


-Isteri simpanan bos kejam

__ADS_1


-Gairah cinta isteri muda


-One night stand with mister William


__ADS_2