GAIRAH CINTA ISTERI MUDA

GAIRAH CINTA ISTERI MUDA
BAB.35


__ADS_3

"Apakah kamu yakin?" tanya Nicholas kepada Helena.


"Maaf, cuma satu kata yang bisa diucapkan oleh Helena. pria itu nampak terdiam kemudian menatap Helena dengan tatapan mata yang begitu sendu.


"Seperti apa yang kamu katakan, cinta itu memang terkadang datang begitu terlambat. tapi terkadang Cinta memiliki arti yang begitu luar biasa." ucap Nicholas.


Maafkan aku jika aku telah melukaimu ucap Helena yang masih tidak berani menatap wajah Nicholas.


"Aku akan segera melakukan apa yang kamu inginkan, kamu aku bebaskan, kamu bisa menikahi pria itu. tidak usah memikirkan mengenai hutang yang harus kamu bayar. carilah kebahagiaan yang kamu inginkan." ucap Nicholas yang membuat Helena langsung mendongakkan kepalanya.


Wanita itu menatap suaminya, seorang pria yang sudah menikahinya beberapa tahun yang lalu.


"Apakah kamu tidak marah?" tanya Helena kepada Nicholas.


"Untuk apa aku harus marah, mempertahankanmu adalah suatu kebodohan. cinta itu akan luntur seiring waktu, tapi jika kamu dan dia saling mencintai pertahankan apa yang akan kalian pertahankan. carilah jalan untuk kalian bersama." ucap Nicholas yang kemudian menatap sang istri.


Helena sangat lega dengan semua kata-kata yang diucapkan oleh suaminya, sesaat kemudian wanita itu menatap Nicholas kemudian menatap Laura begitu. banyak perubahan yang diberikan oleh Laura, dulu Nicholas adalah pria yang tidak pernah bisa tersenyum namun sekarang senyum yang begitu tulus itu ditunjukkan untuk Laura.


"Jadi, Bisakah mereka menjalin hubungan, sayang?" tanya Laura.


"Tentu mereka bebas menjalani hidup mereka." jawab Nicholas.


Sesaat kemudian Laura bernafas legah, dia menatap Helena kemudian duduk di samping Helena.


"Jalanilah hidupmu, carilah kebahagiaanmu. Jangan pernah kamu menyerah untuk mempertahankan apa yang kamu miliki. kalian saling mencintai kan? maka pertahankan cinta kalian jangan sampai runtuh oleh orang lain." ucap Laura sembari melirik suaminya. Hal itu membuat Nicholas langsung tersedak air liurnya sendiri.


"Hahaha.., ternyata menantuku ini benar-benar sangat hebat. dia di luar terlihat begitu santai namun di dalamnya dia adalah bangunan yang sangat kokoh." guman ayah Danilo yang kemudian menatap Helena.


"Lebih baik seperti kalian, jika ingin berpisah berpisahlah. Jika kalian ingin mencari kebahagiaan lepaskan ikatan sebelumnya setelah itu jalinlah ikatan baru agar kalian tidak saling menyakiti." pertama kali ayah Danilo mengatakan sesuatu kepada Helena.


nampak wanita itu meneteskan air matanya.


"Terima kasih Tuan, Bolehkah saya meminta sesuatu kepada Tuan?" tanya Helena.


"Apa." jawab ayah Danilo.


"Bolehkah saya memanggil Anda ayah?" tanya Helena yang membuat Ayah Danilo nampak tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


"Boleh, kamu boleh memanggilku dengan panggilan ayah. sekarang aku bisa menganggapmu sebagai seorang anak. terlepas dari semua masa lalumu yang begitu suram." jawab ayah Danilo yang kemudian memeluk Helena.

__ADS_1


Hubungan seperti ini terasa lebih baik daripada menjadi seorang istri dari Nicholas, terasa beban yang selama ini membelenggu Helena terlepas begitu saja.


"Terima kasih, Laura. Terima kasih atas semua yang kamu lakukan untukku." ucap Laura.


"Sama-sama." jawab Laura.


Sesaat kemudian Laura memeluk Helena.


"Kalau begitu Bolehkah aku mengambil seluruh barangku? Aku ingin pindah?" tanya Helena kepada Nicholas.


"Silahkan, kalau ada sesuatu hubungi aku anggap saja aku sebagai saudaramu." jawab Nicholas yang kemudian memeluk Helena.


Akhirnya hubungan suami istri itu sudah putus dan berubah menjadi hubungan saudara. Nicolas tidak pernah berpikir kalau Helena akan mengambil langkah seperti ini, Namun ini lebih baik daripada Nicholas harus menyakiti wanita itu.


Setelah berpamitan akhirnya Helena mengemasi barang-barangnya yang ada di rumah Nicholas. sedangkan dua istri ini kelas yang lain tidak ada di rumah mereka sedang keluar untuk bersenang-senang.


"Aku tidak pernah mengira kalau wanita kecil itu memiliki hati yang begitu luar biasa." ucap Kevin.


Pertama kali aku melihatnya aku sedikit tidak suka, tapi lambat laun dia selalu mengatakan kata-kata yang ternyata aku pikir itu benar." jawab Helena.


"Ini semua benar-benar luar biasa." ucap Kevin.


"Ada apa?" tanya Nicholas.


"Aku mau kamu ceraikan wanita itu?!" teriak Hera.


"Apa maksudmu?" tanya Nicholas.


"Aku ingin kamu ceraikan Laura sekarang juga, aku tidak mau wanita itu tetap menjadi istrimu!" seru Hera.


"Kamu gila ya? Dia itu adalah istriku, dia adalah istriku yang sesungguhnya. jika kamu ingin aku menceraikan dia maka akan aku yakinkan kalau kamu akan kuceraikan dahulu." jawab Nicholas yang terlihat begitu marah.


"Lalu kamu anggap aku ini apa?" tanya Nicholas.


"Kamu itu adalah mesin pengerat uang, kamu selalu menggerogoti kekayaanku kamu selalu menghabiskan uang yang aku berikan. sedangkan dia, Lihatlah dia tidak pernah sekalipun menggunakan uang yang aku berikan dia menggunakan uang hasil jerih payahnya sendiri." Nicholas yang benar-benar sangat marah ketika Hera meminta Nicholas untuk menceraikan wanita tersebut.


"Aku tidak pernah mengira akan mengatakan hal ini kepadamu, tapi aku meminta hakku sebagai istri pertamamu." Hera benar-benar ingin mempertegas kalau dirinya adalah istri pertama dan memiliki hak untuk segalanya.


"Kamu meminta hak yang mana? sedangkan aku sudah memberikan seluruh hakmu. Laura adalah istri sahku, dia tidak pernah sekalipun meminta haknya kepadaku. coba kamu katakan mengenai semua yang kamu pikirkan, cobalah kamu bertindak dengan baik. jika kamu ingin menuntutku silahkan saja tapi aku tidak akan pernah memberikan apa yang kamu minta. Laura adalah istriku, istri sahku secara negara dan agama. Jangan pernah memintaku untuk menceraikan dia, aku mencintainya dan aku akan menua bersamanya!!" teriak Nicholas yang kemudian meminta Gabriel untuk menyeret Hera keluar dari rumah Ayah Danilo.

__ADS_1


"Kamu tidak usah menyeret wanita itu, Gabriel!!" seru ayah Danilo yang baru turun dari lantai dua rumahnya. pria itu nampak menatap menantunya yang selalu membuat keributan tersebut.


"Ayah, tolong aku Ayah!!" seru Hera kepada ayah Danilo.


"Memangnya apa yang kamu inginkan?" tanya ayah Danilo.


"Aku meminta hakku sebagai seorang istri, Ayah. aku ingin pria ini menceraikan Laura, Aku ingin dia menikahiku secara sah!" teriak Hera kepada ayah Danilo.


Setelah mendengar hal itu terlihat ayah Danilo duduk di sofa lantai 1, pria itu menatap Hera dengan tatapan mata yang begitu menghina.


"Kamu ingin Nicolas menceraikan Laura?" tanya ayah Danilo.


"Benar ayah, aku adalah Istri yang berhak menjadi istri sahnya. bukan wanita itu." jawab Hera.


"Memang benar kamu istri pertama sih." ucap ayah Danilo yang belum melanjutkan.


"Benar, ayah. aku adalah istri pertama aku berhak mendapatkan segalanya." jawab Hera.


"Kalau begitu kamu juga berhak masuk penjara karena sudah menipu Putraku selama beberapa tahun ini, kamu berhak atas semua hukuman yang akan diberikan oleh pengadilan atas semua yang kamu lakukan." jawab ayah Danilo yang membuat Hera langsung terdiam dan memikirkan apa yang dikatakan oleh pria tua tersebut.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- I love you uncle Bastian


-Terlempar ke dimensi kerajaan


-Isteri simpanan bos kejam


-Gairah cinta isteri muda


-One night stand with mister William

__ADS_1


-Mantra cinta gadis pemikat


__ADS_2