
"Bagaimana kondisi saya, dokter?" tanya Laura kepada dokter yang memeriksanya.
"Kondisi anda baik-baik saja, bahkan mungkin sangat baik karena anda sedang mengandung." jawab dokter.
Nicholas dan Laura yang mendengar kabar itu, seketika mereka saling memandang satu sama lain. Tak ada kata yang bisa dikeluarkan oleh mereka berdua, namun dari tatapan mata mereka tentu saja apa yang mereka dengar itu adalah kabar yang sangat membahagiakan .
"Benarkah?" tanya Nicholas kepada dokter yang memeriksa Laura.
"Tentu saja, sekarang istrimu sudah mengandung. usia kandungannya menginjak 3 bulan." jawab dokter yang membuat Nicolas dan Laura begitu bahagia.
Air mata seketika menetes dari kedua kelopak mata Nicholas, di usianya yang sudah lebih dari 30 tahun Akhirnya dia mendapatkan sebuah kabar yang begitu membahagiakan. terasa semuanya begitu indah, Tuhan akhirnya memberikan kita kabar yang begitu membahagiakan.
Nicholas yang kemudian memeluk sang istri, hasil dari tes yang dilakukan dokter Akhirnya sudah didapatkan oleh Nicholas. pria itu membacanya dengan seksama, seribu kali Nicholas mengucapkan terima kasih dan sangat bersyukur karena akhirnya dia mendapatkan keturunan yang begitu dia inginkan.
"Terima kasih Tuhan." ucap Nicholas yang kemudian memeluk sang istri. setelah mendapatkan kabar itu akhirnya Nicholas dan Laura pergi dari rumah sakit. pria itu nampak menggenggam tangan seorang istri dan tidak mau melepaskan, senyumnya begitu merekah senyumnya begitu menawan atau semua kabar yang dia dapatkan.
"Ini adalah kabar yang sangat membahagiakan, sayang." ucap Nicolas yang kemudian mengajak sang istri untuk segera pulang.
Di setiap perjalanan mereka nampak pria itu terus menggenggam tangan sang istri.
"Lihatlah kedepan selama nyetir, sayang." ucap Laura.
"Tentu saja aku akan fokus menyetir, kamu tenang saja." Jawab Nicholas yang masih menggenggam tangan sang istri.
Tidak ada kabar yang begitu bahagia dari kabar ini, Nicholas dan Laura akhirnya akan memiliki anak yang begitu mereka inginkan. setelah mereka sampai di rumah dengan segera Nicholas memberitahukan kepada ayah Danilo mengenai kabar bahagia ini.
"Ayah! ayah!!" teriak Nicholas yang sudah masuk ke rumah.
Ayah Danilo yang sedang berada di perpustakaan rumahnya nampak dia terkejut dengan teriakan Nicholas.
"Kamu ini ada apa sih, kok teriak-teriak?" tanya ayah Danilo kepada putranya.
"Akhirnya aku akan mendapat sesuatu, Ayah!!" seru Nicholas.
"Memangnya kamu akan mendapatkan apa?" tanya ayah Danilo yang masih belum tahu.
"Ayah, aku akan menjadi ayah. istriku sudah hamil, Ayah!!" teriak Nicholas yang begitu bahagia.
__ADS_1
Ayah Danilo yang mendengar kabar itu tentu saja pria itu juga bahagia, kedua matanya berkaca-kaca kemudian memeluk putranya tersebut.
"Hahaha..., akhirnya kamu berhasil juga, Nicholas!!" seru Ayah Danilo kepada Nicholas.
Pria itu memeluk Nicholas dengan pelukan yang begitu erat, kedua tangannya menepuk punggung putranya. kebahagiaan itu benar-benar akan didapatkan oleh Nicholas.
"Selamat Nicolas, selamat Laura!!" seru ayah Danilo yang kemudian memberikan pelukan juga kepada Laura.
"Terima Kasih Ayah." jawab Laura yang memeluk Ayah Danilo dengan begitu erat.
"Ayo kita rayakan kabar bahagia ini, nanti kamu jemput adikmu itu pasti dia sangat bahagia setelah mendengar kabar Kalau kamu akan menjadi ibu!" seru ayah Danilo.
Betapa bahagianya keluarga itu setelah mendapatkan kabar Kalau Laura akan segera mempunyai keturunan, mereka begitu bahagia Bahkan mereka benar-benar sangat bersyukur atas berita tersebut.
Almaira yang mendengar kapal itu tentu saja dia juga sangat bahagia, dia baru mengetahui kalau kakak pertamanya ternyata mempunyai pemikiran untuk memiliki adik iparnya. Almaira sempat berpikir kalau Adam memiliki pemikiran jelek dengan semua yang sudah dia inginkan.
Beberapa hari kemudian Adam baru mengetahui kalau Laura sudah hamil, pria itu benar-benar tidak menyukai kabar yang dia dapatkan itu.
Niat hati dia ingin memiliki adik iparnya itu, tapi jika kabar yang dia dapatkan seperti itu apa yang harus dia lakukan. tidak mungkin dia akan mengambil adik iparnya yang sedang mengandung dari adiknya, perlahan-lahan Adam harus mengakui kalau cintanya itu memang sepihak, dia tidak akan bisa mendapatkan apa yang dia inginkan.
BEBERAPA BULAN KEMUDIAN.
"Tolong istri saya dokter." Nicholas terus meminta tolong kepada sang dokter.
"Anda harus bersabar, Saya akan melakukan operasi kepada istri anda." ucap dokter.
"Apa yang terjadi Nicolas?" tanya ayah Danilo.
"Aku tidak tahu, ayah. tiba-tiba saja waktu kami ke perusahaan dia ke kamar mandi, salah satu petugas kebersihan segera melaporkan kalau Laura jatuh di toilet." jawab Nikolas.
"Itu tidak mungkin, kenapa tiba-tiba seperti itu? oh ya lebih baik kamu tunggu istrimu, aku akan meminta Gabriel untuk memantau CCTV perusahaan." ayah Danilo yang kemudian pergi dari rumah sakit. pria tua itu tidak akan terima jika ada seseorang yang sudah melakukan sesuatu kepada menantunya. apalagi menantunya itu sedang hamil.
Nicholas duduk lesu di depan ruang operasi, raut wajahnya benar-benar begitu pucat. dia tadi melihat kondisi istrinya yang begitu menakutkan, seketika jantung Nicholas seolah lepas dari raganya.
"Kakak." Almaira yang sudah berada di rumah sakit. wanita itu jauh-jauh dari Dubai datang ke Amerika untuk melihat kondisi kakak iparnya.
"Almaira." ucap Nicholas yang melihat adiknya .
__ADS_1
Almaira yang melihat kakaknya dalam kondisi seperti itu seketika dia langsung memeluknya. "Apa yang terjadi?" tanya Almaira.
"Apa yang akan terjadi kepada istriku, Almaira?" tanya Nicholas balik yang membuat Almira langsung terdiam.
Nicholas sangat mencintai istrinya itu, dia tidak akan bisa bertahan jika wanita yang dia cintai itu menghilang darinya.
"Kakak tidak boleh seperti ini, kakak harus yakin kalau Kak Laura akan baik-baik saja." Almaira yang mencoba untuk menenangkan kakaknya.
"Aku takut Almaira, takut. Bagaimana jika terjadi sesuatu kepada istriku." jawab Nicholas.
"Kamu jangan seperti itu, Ini adalah tempat yang bagus tidak mungkin kan jika mereka tiba-tiba melakukan kesalahan?" tanya Almaira.
Nicholas tidak mampu lagi mengatakan sesuatu, pria itu hanya memejamkan matanya sembari meremas kedua tangannya. ketakutannya begitu luar biasa, terasa hatinya benar-benar tidak akan mampu menahan sesuatu. jika istrinya tiba-tiba meninggalkannya, satu jam berlalu 2 jam berlalu hingga 3 jam Nicholas nampak mondar-mandir di depan ruang operasi itu. dia terus menjambak rambutnya dengan penuh frustasi.
"Tenanglah Kak." ucap Almaira.
"Aku akan mati, Almaira. Aku akan mati jika terjadi sesuatu kepada istriku berulang kali, Nicolas mengatakan hal itu hingga membuat jantung air merah terasa berhenti berdenyut.
"Kamu tidak perlu seperti itu, Kamu harus yakin." minta Almaira
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- I love you uncle Bastian
-Terlempar ke dimensi kerajaan
-Isteri simpanan bos kejam
-Gairah cinta isteri muda
__ADS_1
-One night stand with mister William
-Mantra cinta gadis pemikat