HAREM Sang PENGUASA

HAREM Sang PENGUASA
MENYERAHKAN SELURUH HATI DAN RAGANYA.


__ADS_3

Acara pesta selesai, semua orang kembali ke kediaman mereka masing-masing.


Lazarus sedang memeluk Angela di ranjang setelah pertempuran sengit yang membuat keduanya kelelahan.


Angela mencubiti bulu halus di dada Lazarus, "Lazarus ceritakan lagi semuanya, aku ingin mendengar semua kejujuranmu."


"Hm, tidak bisa besok kah sayang. Aku sangat mengantuk, kau terlalu menguras tenagaku barusan. Aku tidak tau kamu benar-benar punya hasrat yang besar... " ucap Lazarus disela kantuknya.


Angela mencabut satu bulu dada Lazarus, membuat mata kantuk Lazarus seketika terbuka.


Lazarus menatap Angela, tak menyangka pribadi Angela bisa senakal itu.


"Kenapa? Kamu marah? Makanya turuti aku! Huh!" Angela melototi Lazarus.


Lazarus malah tertawa, ia menarik dagu Angela dan menciumnya.


"Sampai mati pun, aku tak akan berani marah lagi padamu sayang. Dulu aku termakan emosiku dan menyakitimu, sekarang takkan pernah lagi. Aku hanya tidak menyangka kamu senakal ini, haha... " ucap Lazarus.


"Baiklah, aku akan bercerita sedikit. Tentang aku dulu pertama kali melihatmu, bagaimana?" Lanjut Lazarus.


Angela mengangguk, merapatkan tubuh telanjangnya pada tubuh telanjang Lazarus.

__ADS_1


"Tapi... setelah selesai, biarkan aku menikmati tubuhmu sekali lagi. Kamu terlalu lezat sayang," jail Lazarus.


Angela hanya memutar bola matanya ke atas, tak menghiraukan perkataannya.


Lazarus mengulum bibirnya, tersenyum. "Saat itu malam hari, aku baru saja pulang dari bisnisku. Tiba-tiba mobil yang kutumpangi dan mobil bebarapa pengawal dihujani peluru. Kaca mobilku anti peluru, tapi ban terkena tembakan. Mobilku terbalik dan terlempar bebarapa meter sampai akhirnya berhenti. Aku saat itu antara sadar dan tidak, darah menutupi pandanganku. Aku sama sekali tak bisa bergerak. Aku tak tau berapa lama aku seperti itu, tapi tiba-tiba dari sedikit penglihatanku, aku melihat wajahmu." Lazarus mengelus wajah Angela mengingat saat dirinya pertama kali melihatnya.


"Apa kamu tidak ingat? Kamu sudah menolong seorang pria yang berlumuran darah di sekujur tubuhnya beberapa tahun lalu?" Tanya Lazarus.


Angela seketika membulatkan kedua matanya, tentu saja ia ingat kejadian mengerikan di jalan yang akan dirinya lewati.


"Jadi pria itu kamu Lazarus?" Angela masih tak percaya.


"Ya, sayang." Lazarus mengelus rambutnya.


"Kemudian aku menelepon ambulans dan polisi. Tapi karena saat itu malam dan wajahmu penuh oleh darah, aku tak bisa mengenalimu. Lagipula kejadian itu tidak ada di berita manapun." Ucap Angela.


"Ayahku menutupi semuanya dari media, dia menyogok polisi dan orang-orang yang terlibat malam itu. Menyuruh mereka menutupi kasusnya. Saat itu dia tau itu adalah perbuatan Marry istrinya. Ayahku takut reputasi keluarga kami tercemar, baginya lebih baik aku mati daripada namanya tercemar," suara Lazarus sarat kesedihan.


Angela mengelus wajah Lazarus, " Sekarang aku bersamamu, mari hadapi semuanya bersama. Jangan pernah menanggung semunya sendiri lagi. Aku bukan wanita lemah seperti dugaanmu, aku wanita kuat," ucap Angela menguatkan Lazarus.


Lazarus tersenyum, kemudian melanjutkan ceritanya saat kedua kalinya dirinya melihat Angela di pesta.

__ADS_1


"Tapi sayang, kamu menolak bertemu denganku waktu itu. Aku benar-benar sedih. Lalu aku menyelediki latar belakangmu, disaat aku akan mendekatimu sayangnya aku mengetahui Ayahmu menentang Ayahku. Aku saat itu belum bisa melawan Ayahku Angela, maafkan aku tak bisa mencegah Ayahku menghancurkan Perusahaan Ayahmu. Ayahku memerintahkan agar semua keturunan Ayahmu jangan diberi ampun, aku hanya bisa menikahimu meskipun ditentang Ayahku. Waktu itu aku berpikir setidaknya Ayahku tidak akan bisa menyakitimu karena kamu sudah menjadi bagian keluarganya. Ayahku pantang mengganggu keluarganya sendiri, tapi sayang dari pihak-pihak tertentu memanfaatkannya dan bahkan menyakitimu. Sayang... maafkan aku," air mata lolos dari mata Lazarus.


Angela ikut menangis, ternyata begitu berat penderitaan Lazarus.


"Ceritakan tentang masa kecilmu," ucap Angela.


Lazarus menurutinya, menceritakan masa kanak-kanaknya, masa remajanya sampai dewasa.


"Sebenarnya aku salah paham padamu kalau kamu suka bermain wanita bukan hanya dari rumor-rumor. Saat aku menghadiri pesta ulang tahun temanku di sebuah hotel, aku melihatmu menggandeng dua wanita sekaligus. Temanku lalu bilang, kamu adalah Lazarus Abraham dari Harem yang terkenal bergonta-ganti wanita itu. Dari situ aku mengenalmu dan memandang rendah kamu."


"Haha... ahhh saat itu. Aku ingat, waktu itu rekan bisnisku ingin menjebakku dengan memberikan obat perangsang pada minumanku. Dia mendorong dua wanita sekaligus, ingin menjebakku dengan membuat video dan ingin menyebarkannya. Tapi aku tau semuanya dan bersandiwara. Aku tak menyangka kamu melihatnya. Sayang... semuanya hanya rumor tak benar, kamu satu-satunya dan wanita pertama yang tidur bersamaku," ucap Lazarus.


"Aku tak pernah menyentuh Michelle juga Irene... hanya kamu," lanjutnya.


Tak elak ucapannya membuat wajah Angela memerah malu dan juga senang. Ia sangat bahagia dirinya satu-satunya wanita Lazarus.


Angela dengan cepat menaiki tubuh Lazarus, ia menciumi seluruh wajah Lazarus. "Lazarus... aku mencintaimu... sangat mencintaimu... "


Dengan gerakan cepat, ia mengangkat tubuh bawahnya dan menurunkannya saat milik Lazarus sudah dalam posisi siap memasukinya.


Saat milik Lazarus di dalam sudah memenuhi miliknya, Angela mulai bergerak keatas dan kebawah.

__ADS_1


Lazarus mengikuti irama gerakan Angela, menerima semua cinta yang diberikannya. Dalam hidupnya, saat ini adalah momen yang tak ingin ia lupakan seumur hidupnya.


Angela memberikan seluruh raga juga membuka hatinya pada Lazarus, ia ingin menebus semua waktu yang sudah terbuang diantara mereka berdua.


__ADS_2