HAREM Sang PENGUASA

HAREM Sang PENGUASA
AWAL KEHANCURAN MARRY


__ADS_3

Ponsel Lazarus berdering, dia melihat nomer yang tak dikenal tapi tetap diangkatnya.


"Halo."


"Tu-an tolong sa-ya... Eve dibawa... saya--"


Tut... sambungan tiba-tiba terputus.


"Halo... David! David!" Saat mendengar nama Eve, dia tau yang meneleponnya adalah David.


"Tuan, ada apa?" Tanya Albert merasa khawatir melihat wajah cemas Lazarus.


"Sesuatu terjadi pada David dan Evelyn. Lacak mereka!"


Albert dengan cepat melacak keberadaan mereka dari sinyal telepon yang baru saja diterima Tuannya.


Albert menemukan titik koordinatnya, mereka segera berangkat dengan beberapa pengawal dan membawa senjata.


Tak berapa lama supir Lazarus menghentikan kendaraan roda empat yang ditumpangi Lazarus di depan jalan setapak. Di depan sana adalah jalanan yang tidak bisa dilewati oleh mobil. Lazarus beserta anak buahnya dari 5 mobil turun dari dalam mobil dan mulai menapaki jalanan gelap itu.


Albert dan 2 orang pengawal melangkah lebih dulu di depan dengan menyinari jalan setapak dari senter kecil di tangan mereka.


Selangkah demi selangkah mereka menyusuri sampai ke dalam hutan, akhirnya tampak di depan mereka sebuah gubuk tua.


"Tuan, hati-hatilah. Kami akan maju lebih dulu memeriksa keadaan disana."


Lalu Albert memerintahkan beberapa anak buahnya maju untuk mengepung gubuk itu.


Albert mendengar suara-suara dari dalam sana, ia berjalan mendekat ke arah jendela yang sudah rusak. Mengintip ke dalam dari lubang jendela.


Di dalam sana ada 7 pria berpakaian hitam dengan 2 orang memegang senjata laras panjang dan 5 orang lainnya memegang pistol. Di kursi terlihat David yang diikat dan sudah tak sadarkan diri dengan tubuhnya yang berlumuran darah.


Albert memberi kode pada anak buahnya dengan mengacungkan 2 jari ke samping kiri dan 2 jari ke samping kanan gubuk dan sisanya ke arah belakang dan beberapa lagi menjaga Tuannya.


"Tunggu aba-abaku. Kalian jangan melukai orang yang duduk di kursi. Dia orang yang akan kita selamatkan," bisik Albert pada semua anak buahnya sebelum mereka mengambil posisi masing-masing.


Mereka semua mengangguk.


Albert lebih dulu menargetkan 1 orang pria di dalam yang dekat dengan David, ia mengincar tangan musuhnya yang memegang senjata laras panjang.


Albert menghitung sampai 3, ia mulai menghitung mundur.

__ADS_1


Dorrr! Dorrr! Dorr!


Tembakan Albert mengenai tangan musuhnya, lalu semua merengsek masuk ke dalam dan mulai menyerang menembak sasarannya.


Lazarus tak tinggal diam, dia mengaktifkan senjata di tangannya dan berlari masuk ke dalam. Ternyata anak buahnya sudah berhasil melumpuhkan musuh mereka tanpa perlawanan yang berarti.


Lazarus mendekati David dan membuka ikatan di seluruh tubuhnya. David tak sadarkan diri dengan banyak luka di sekujur tubuhnya. Bahkan sebelah kakinya terkena tembakan peluru.


"Tuan, Nona Evelyn tidak ada." Albert menggeleng menyesal.


"Kau sudah mencari ke sekeliling?"


"Sudah Tuan."


"Sekali lagi cari dan perbesar pencarian ke seluruh hutan, aku akan pergi lebih dulu dan membawa David ke Rumah Sakit."


"Baik."


Lazarus pergi dari sana bersama David yang digotong oleh anak buahnya.


Tim medis sudah siap di depan Rumah Sakit saat Lazarus tiba, Theo sahabatnya sekaligus Dokter pribadinya sudah dia telepon saat dalan perjalanan ke Rumah Sakit.


"Bagaimanapun caranya, selamatkan nyawanya."


Lazarus tak ikut ke dalam Rumah Sakit, dia berjalan kembali masuk ke dalam mobilnya.


"Pulang!"


"Baik Tuan," jawab supirnya.


Setelah sampai di Harem, Lazarus tak pergi ke kediamannya tapi dia berjalan ke kediaman utama.


Berjalan dengan langkah lebar, melihat ruang keluarga sudah kosong. Keluarga Michelle sudah pergi.


Lazarus berjalan ke kamar Marry, menggedor pintunya keras. "Marry!!!"


Pelayan Marry yang membuka pintu, Lazarus mendorongnya kasar. Dengan wajahnya yang menyeramkan, mendekati Marry yang sedang minum teh dengan santainya.


"Apa kau yang menculik David dan putrinya?!"


Marry mengangkat wajahnya, menatap Lazarus. "Apa maksudmu?"

__ADS_1


Lazarus mengambil cangkir teh di meja depan Marry dan melemparnya ke dinding hingga pecah.


"Jangan berpura-pura! Katakan dimana Vincent! Atau ini perbuatanmu!"


Marry memang tak mengerti tuduhan Lazarus padanya, bahkan ia sudah lama tak mendengar kabar dari putranya Vincent.


"Aku tak tau keberadaan putraku."


Lazarus memeriksa kejujuran di wajah Marry, sepertinya Marry tak berbohong.


"Aku selama ini masih mengkhawatirkan Amanda dan belum menghukummu atas semua perbuatanmu! Tapi perbuatanmu sekarang sudah tak bisa aku toleransi lagi. Jika kau menculik Evelyn, serahkan anak itu sekarang juga. Aku bahkan tidak tau apa niatmu menculiknya."


Marry hanya diam.


"Marry! Aku tau kau mengenal Evelyn dan David. Karena kau yang mengirim Irene. Irene tau rahasia Michelle, jadi kau dan Vincent juga pasti tau tentang rahasia Michelle. Katakan untuk apa kau menculik Evelyn!"


Marry tetap menggeleng, dia benar-benar tidak tau.


"Marry sepertinya ini saatnya aku memberikan hukumanmu! Tunggulah!"


"Lazarus! Tunggu!"


Tapi Lazarus tak ingin mendengarnya, dia pergi keluar kamar Marry dan bersiap menyiapkan rapat seluruh Dewan direksi untuk pemecatan Vincent dan menarik semua aset dan saham-sahamnya. Kini semua saham dari pihak keluarga Marry yang ada di Perusahaan sudah berhasil dirinya dapatkan. Dia sudah mengancam mereka semua dengan dokumen-dokumen tentang dana kotor serta semua perbuaran buruk mereka seperti hal nya Vincent.


*


*


*


》》》Hai semua kesayangan, pertama-tama saya ucapkan makasih banyak yang sebesar-besarnya kepada para readers yang setia membaca karya receh saya.


Cerita ini akan saya tamatkan setelah beberapa bab lagi, dan jika endingnya kurang memuaskan atau terkesan gantung. Nanti silahkan baca lanjutan cerita ini di SEASON 2.


SEASON 2 akan menceritakan tentang Evelyn anak dari Michelle yang dibawa pergi/diculik oleh Vincent dan di d0ktr!n/dihasut oleh Vincent agar membenci keluarga Lazarus karena telah menyebabkan Ibunya meninggal.


Tokoh Evelyn disini akan menjadi gadis mafia dibawah asuhan Vincent dan berpenampilan lelaki untuk membalaskan dendam pada keluarga Lazarus.


Evelyn akan menjadi rival Sean di kampus karena ketampan Evelyn yang feminim, tapi akhirnya sosok Evelyn meskipun seorang lelaki akhirnya bisa meluluhkan hati Sean.


Xixixixi... sekian info dari saya. LOVE YOU ♡♡♡

__ADS_1


NOTE : JANGAN HAPUS FAVORIT YA, AGAR SAAT NANTI TAU JIKA ADA PEMBERITAHUAN SEASON 2 DIMULAI.


TERIMAKASIH LOVE LOVE ♡♡♡《《《


__ADS_2