
Beberapa hari kemudian Lukas sedang berada diruang sidang, dia dinyatakan bersalah karena terbukti menggelapkan dana Perusahaan dan menjual senjata ilegal. Tapi atas tuduhan pengedaran n4rkoba dan organiasi penjualan organ-organ manusia tidak bisa dibuktikan di persidangan. Maka Lucas hanya dijatuhi hukuman 8 tahun penjara dipotong masa percobaan dan dapat mengajukan banding.
Sedangkan Marry terbukti bersalah dengan kejahatannya dan dijatuhi hukuman selama 15 tahun penjara.
Irene karena bersalah atas penipuan dan penyiksaan anak dijatuhi hukuman 4 tahun penjara.
Semua anak buah Vincent termasuk anak buah Michelle yaitu Elisa terbukti bersekongkol melakukan kejahatan dijatuhi hukuman 3 tahun penjara.
*
Di dalam sel tahanan, Lucas masih tak percaya kedua kakak lelakinya tega melaporkan dirinya ke polisi atas tuduhan penggelapan dana.
Treng! Treng!
"Tahanan nomer 1456, keluar! Ada yang ingin bertemu denganmu."
Lucas berdiri dan berjalan keluar sel mengikuti penjaga penjara. Di ruang penerima pengunjung, Lucas melihat Samuel.
Lucas duduk menghadap Samuel. "Kau ingin menertawakanku Sam! Aku tau ini semua perbuatanmu dibantu Lazarus."
"Benar, semua adalah perbuatanku. Ini balasanku karena kau berani menyentuh Ella, aku tau kau yang waktu itu menculiknya."
Lucas tak menyangkalnya, untuk apa menyangkalnya lagi karena dirinya sudah dipenjara.
"Aku hanya ingin bertanya, apa motifmu waktu itu menculiknya?"
Lucas mengunci bibirnya tak ingin menjawab Samuel.
"Apa kau disuruh Vincent? Dimana dia sekarang?"
Lucas masih tak ingin membuka mulutnya.
__ADS_1
"Lucas!"
"Cuih! Untuk apa aku mengatakan keberadaan Vincent. Kau berurusan dengan orang yang salah Samuel! Lihat saja saat aku keluar penjara! Aku akan mengulitimu dan wanitamu itu!"
Dugh!
Samuel meninju wajah Lucas, merasa marah Lucas menyebut nama Ella dengan mulut kotornya.
"Hahaha... kau tau Samuel. Tubuh wanitamu sungguh seksi, saat aku menculiknya aku menelanjanginya. Tubuh telanjangnya sungguh menggiurkan, saat aku keluar nanti aku akan mencicipi tubuh wanitamu! Hahaha... " Lucas sengaja memancing Samuel.
Saat Samuel ingin menonjoknya lagi, para penjaga berdatangan dan melerai mereka berdua. Akhirnya Samuel pergi dari sana, merasa kesal dengan ucapan Lucas. Tapi dalam hatinya dia tau, ucapan Lucas hanyalah kebohongan belaka untuk membuatnya marah.
.
.
.
Dulu jika gagal kemungkinan besar Lazarus akan mati di meja operasi atau berhasil selamat tapi akan mengalami kebutaan. Kini Dokter bilang jika keberhasilan operasi hampir 70%. Tapi dengan keyakinannya dan dorongan dari Angela, Lazarus akan mengambil resiko meskipun ada kemungkinan gagal sebesar 30%.
Setelah selesai bertelepon, Lazarus ingin melanjutkan kembali menikmati bulan madunya dengan Angela. Dulu saat pernikahan yang pertama, mereka tidak pernah pergi berbulan madu.
Tapi Lazarus teringat akan persidangan, ia barusan lupa menanyakannya pada Albert. Ia segera menelepon Samuel untuk bertanya tentang sidangnya.
"Sam, bagaimana persidangan. Apakah lancar?"
"Tentu, semua hasil persidangan seperti yang kita harapkan. Hanya saja Lucas tetap tak mau membuka mulutnya tentang keberadaan Vincent."
"Aku sudah mengutus beberapa anak buahku pergi ke Jepang. Menurut perkataan Irene, kemungkinan Vincent ada disana dibantu mafia jepang."
"Ok. Aku tutup teleponnya."
__ADS_1
"Tunggu Sam!"
"Apa?"
"Aku sudah menyiapkan tiket bulan mudamu ke Belgia. Disana aku sudah menyiapkan villa untuk kalian, nikmatilah semua fasilitasnya."
"Hahaha... thaks kawan! Aku akan menghargainya."
Setelah panggilan terputus, Lazarus membuka jubah mandinya. Menaruh ponselnya lalu masuk ke dalam bathroom.
Angela sedang berendam di bathtub dengan taburan kelopak bunga mawar di air dan lilin yang mengelilinginya memberikan aroma terapi hingga memancing gairah dalam tubuhnya.
Lazarus masuk ke dalam bathtub, membuat air di dalam bathtub bergelombang.
Angela menatap intens tubuh gagah telanjang Lazarus, gairah di matanya tak bisa disembunyikan.
Lazarus tak menunggu lebih lama lagi, ia bergabung masuk ke dalam air lalu menarik tubuh Angela agar berada diatas tubuhnya.
"Sayang, cintai aku."
Angela dengan ganas memagut bibir Lazarus, menciumi lehernya dan tubuh berototnya.
Lazarus mengerang penuh kenikmatan, tak bisa lagi menjabarkan rasa bahagianya. Lazarus ingat akan keinginannya, ia ingin dicintai saat bersama Angela kembali. Sekarang bahkan semuanya melebihi batas keinginannya, bukan hanya dicintai tapi dirinya merasa menjadi pria paling beruntung di dunia.
*
*
*
♡♡♡TAMAT, YEAYY... TUNGGU SEKUELNYA TAPI MUNGKIN ISTIRAHAT DULU YA DAN BELUM PASTI KAPAN MULAI NULISNYA. SEMOGA MASIH SUKA DENGAN CERITA KELUARGA HAREM SELANJUTNYA ♡♡♡
__ADS_1