
Flashback 3 hari lalu OFF.
"APA!!!??" teriakan lazarus kali ini bahkan membuat para pekerja yang tidak pernah mau tau urusan majikan mereka, seketika teriakannya menggelitik rasa penasaran yang sudah berusaha mereka sembunyikan, semua mata memandang ke arah Lazarus.
Dugh!
Urat-urat di tangan kekarnya terlihat menonjol saat dia dengan tak sadar menonjokan kepalan tinjunya ke pintu kamar. Hantaman yang begitu kuat membuat kepalan tangannya berdarah, beberapa tetes darah segar terjatuh dari sela-sela jemarinya, nafasnya tersengal karena amarahnya.
Lazarus membanting pintu dengan kasar di depan wajah pengurus rumah. Ia memutar kunci pintu kamar, berbalik badan berjalan perlahan dengan tidak tergesa gesa mendekati istrinya.
Tubuh Angela bergetar hebat, ia sepertinya mengerti situasi yang terjadi sekarang. Itu memang rencana yang sudah dirinya rencanakan tiga hari lalu bersama teman lelaki dekatnya. Temannya sejak dulu, sebelum Lazarus muncul di hadapannya setahun lalu melamarnya. Tak ia sangka waktunya secepat ini, dirinya harus kuat.
Lazarus manatap istrinya lama, mendengar kabar yang seharusnya dirinya merasa sangat bahagia. Berita kehamilan kembali istrinya, setelah peristiwa kegugurannya setahun lalu. Peristiwa yang bahkan sampai saat ini dirinya sesali, saat semua terjadi dirinya tak bisa ada disamping istrinya, tak bisa menjaga Angela dari orang-orang yang ingin menghancurkan dirinya.
Kenyataanya sekarang istrinya kembali hamil, ia tak ingin curiga tapi melihat foto-foto mesranya bersama laki-laki lain bukankah dirinya sudah sepantasnya curiga?
Tidak! Istrinya tidak mungkin melakukannya, ia sangat mengenal baik sifat istrinya. Di pesta itu bukan pertama kali dirinya melihat istrinya, pertama kalinya di malam itu. Malam saat mobilnya terbalik karena kecelakaan, akibat ulah dari istri kedua ayahnya. Malam pertama kalinya dirinya menyukai seorang wanita.
Malam itu Angela menolongnya, membantunya keluar dari dalam mobil dengan keadaan dirinya yang sangat mengenaskan. Dalan kecelakaan itu hanya dirinya yang selamat, semua pengawalnya meninggal dunia. Berkat Angela, sekali lagi dirinya hidup, bertemu lagi dengannya di pesta adalah keberutungannya.
__ADS_1
Lazarus! Kau tidak ingat itu semua! Beraninya kau menyiksa istri tercintamu! Kau bajing4n, kau pantas mati! Makinya dalam hati pada dirinya sendiri.
Sejak kecil ia haus akan kasih sayang, hanya sendiri ditemani pengasuhnya. Ayahnya mendidiknya agar tidak lemah, anak lelaki lemah hanya akan disingkirkan, dirinya masih dengan jelas mengingat perkataan Ayahnya.
Ayahnya membawa istri-istri barunya, membuat Ibu kandungnya tak sanggup bertahan, meninggal dunia saat melahirkan dirinya.
Ibunya adalah istri pertama, istri kedua ayahnya juga mempunyai seorang putra, hanya berbeda dua tahun lebih muda darinya. Meskipun sekarang dirinya mewarisi perusahaan, tapi saham yang dirinya miliki hanya 30% saham. Adiknya dari istri kedua ayahnya mendapatkan saham yang sama.
Saham ibu kandungnya sendiri telah diberikan padanya sebesar 10%. Istri kedua ayahnya mendapat 8%. Istri ketiga ayahnya mendapatkan 5% saham, karena istri ketiga ayahnya itu belum bisa memberikan keturunan.
Dirinya memang mempunyai saham paling besar, sisa saham perusahaan, dipegang oleh dewan-dewan direksi. Tapi beberapa dari mereka adalah pengikut dan juga saudara dari istri kedua ayahnya.
Jika ia tak bisa menjaga perilakunya atau bahkan melonggarkan kewaspadaannya, semua akan hilang darinya dalam sekejap, seperti calon anaknya yang mereka bunuh. Mereka tidak ingin dirinya mempunyai keturunan, bahkan mereka selalu mengadu domba dirinya dengan istrinya.
Mereka selalu menyebar-nyebarkan cerita bohong jika dirinya akan membawa istri baru atau tentang dirinya yang selalu tidur dengan banyak wanita. Padahal Angela adalah wanita pertamanya, wanita pertama yang ia cintai, wanita yang memberikan hidup kedua padanya, wanita satu-satunya.
Perilaku kasarnya, perkataan kasarnya serta perilaku dinginnya. Semua sengaja ia lalukan, agar mata-mata yang dikirim Istri kedua Ayahnya bisa memberikan laporan kalau rumah tangganya tidak harmonis. Agar tidak menganggu Angela apalagi menyakitinya. Dirinya belum selesai dengan rencana balas dendamnya, menghancurkan musuh-musuhnya diluar dan di dalam keluarga. Ia masih mencemaskan Angela, tapi sekarang jalan keluarnya ada di depan mata.
Maafkan aku istriku, bertahanlah. Jika semua sudah selesai aku akan segera menjemputmu! ucapnya dalam hati.
__ADS_1
Lazarus mendekatinya, Angela menggeser tubuhnya ke samping. "Jangan lazarus, jangan sakiti aku. Kumohon"
Lazarus sebenarnya tidak tega, menyesali perbuatannya barusan yang digelapkan api cemburu, merasa ketakutakan Angela akan meninggalkannya sendiri seperti Ibunya.
Tidak lazarus! Kau harus kuat, biarkan angela membencimu, agar dia dan anakmu selamat! Lazarus memantapkan pilihannya.
"Kau wanita murah4n! Kau bahkan sekarang hamil! Katakan siapa ayah anak dalam perutmu?!" bentaknya.
Angela merasa ini lah kesempatannya, ia harus berani berbohong demi kebaikannya.
"Ternyata kau sudah mengetahuinya. Kau ingat lazarus tiga minggu lalu saat kau pergi ke luar negeri. Kau tau juga saat itu aku menghilang dari harem. Ya... aku menemui kekasihku, aku mencintainya. Aku membencimu! Anak ini adalah anaknya!" Angela mengatakan semua kebohongan itu dengan lancar, bahkan tidak ingin mengatakan usia kandungannya.
*
*
*
----------Bersambung guys.
__ADS_1