Healer Of My Heart

Healer Of My Heart
Bab 11 - Tatapan kosong


__ADS_3

"Iya" jawab arga yang tampak tak mempedulikan mereka.


Padahal ada desiran aneh didadanya.


********


Keesokkan harinya di sekolah mereka didalam kelas keysha.


"Eh key kamu ikut eskul apa" Tanya vanya


"Badminton". Jawab keysha singkat.


"Hah serius key, kenapa gak ikut eskul musik aja" ujar vanya sedikit terkejut


"Gak papa males aja, lagian untuk sekarang palingan gue cuma titip absen aja, mager toh eskul juga belum terlalu aktif". Jawab keysha.


"Oh gitu, gue ikut eskul dance mau tau gak kenapa gue milih eskul dance" ujar vanya sambil tersenyum.


"Gak mau tau dan bomat" jawab keysha bomat(bodo amat).


"Dih kamu mah gitu loh" jawab vanya memanyunkan bibir nya pura-pura ngambek.


Pak reyhan masuk kelas karna hari ini adalah jadwal pelajaran olahraga.


"Assalamu'alaikum anak-anak" ujar pak reyhan duduk di mejanya.


"Wa'alaikum salam pak" jawab mereka serentak.


"Hari ini kita olahraga renang ya, kalian siap-siap untuk Ganti baju sana saya tunggu di kolam renang".


Mereka semua beranjak untuk ganti baju, rama nyamperin keysha. "Key kamu gak papah di tinggal sendiri di kelas". Rama merasa khawatir pada keysha.


"Iya key kamu gak papa" vanya juga merasa khawatir.


"Aku gak papah kok, kalian berenang aja sana aku bakal dikelas aja sendiri" ujar keysha berusaha meyakinkan rama & vanya.


"Yaudah kita duluan kalo ada apa-apa langsung telpon ya hp selalu aku bawa" ujar rama.


"Jangan kemana-mana ya key" jawab vanya sebenarnya ia tak ingin meninggalkan sahabatnya itu sendiri tapi mau bagaimana lagi ia harus ikut berenang karna ini pengambilan nilai.


"Udah sana kalian cepat ganti baju" ujar pak reyhan yang masih berada di kelas.


"Iya pak". jawab rama & vanya. Kemudian mereka langsung pergi.

__ADS_1


"Kamu tak perlu ikut renang ya key cukup di kelas saja" seru pak reyhan, pak reyhan di beritahu oleh orang tua keysha agar tak mengijinkan keysha mendekati air seperti kolam renang.


"Iya pak" jawab keysha sambil mengangguk.


"Yaudah bapak pergi dulu" pak reyhan pun meninggalkan keysha sendirian.


"Keysha mana van, kok gak ikut renang" tanya sisil penasaran.


"Iya dia gak bisa renang makanya gak di bolehin ikut sama pak reyhan". Jawab vanya berbohong berusaha meyakinkan sisil agar percaya.


"Oh gitu yaudah yuk kita ke pak reyhan" ajak sisil sambil menarik tangan vanya


Vanya merasa lega karna sisil mempercayainya.


Sementara itu di kelas keysha hanya duduk diam sambil melihat keluar jendela, ia menatap lapangan depan kelasnya dengan tatapan yang kosong.


Lalu bagas & arga lewat di depan kelas keysha, mereka disuruh ke kantor mengambil buku bahasa indonesia oleh bu dina. Mereka memperhatikan keysha yang terlihat sedang melamun.


"Loh kok keysha sendirian bukannya kelas mereka lagi pada berenang ya" ujar bagas penasaran.


"Ntah mungkin males ikut renang" jawab arga acuh.


"Tatapannya beda ga, bahkan kita lewat tadi dia kek gak liat gitu. Gue penasaran ada apa sama keysha". Ujar bagas penasaran sekaligus khawatir.


"Yaudah lo ambil buku nya, gue ke toilet dulu" seru bagas.


"Iya bawel" arga pun langsung masuk ke kantor.


Setelah bagas keluar dari toilet arga sudah menunggu di depan toilet sambil membawa buku yang baru saja diambil di kantor.


"Udah kan yuk balik". Ajak arga.


"Yuk".jawab bagas dari kejauhan bagas melihat keysha masih seperti itu.


"eh tunggu itu keysha masih sama kek tadi, masih memandang lapangan tapi tatapan nya kek ntah kemana gitu". Ujar bagas.


"Udah biarin aja gas, gak usah dipeduliin mungkin dia lagi banyak pikiran". Jawab arga yang tak mau ambil pusing.


"Kita sapa aja yuk, ntar takut dia kesambet gimana". Ajak bagas


"Yaudah sana". Seru arga yang mengikuti bagas.


"Hai keysha lagi ngapain". Sapa bagas namun keysha hanya diam masih fokus pada lamunannya.

__ADS_1


"Keysha". Panggil bagas sambil menepuk pelan pipi keysha. Wajah keysha menghadap keluar jendela yang terbuka sehingga bagas bisa langsung memegangnya.


Tepukkan bagas menyadarkan keysha dari lamunannya, keysha pun sedikit terkejut.


"Bagas bikin kaget aja". Ujar keysha


"Lo ngapain key kok melamun aja, apa lo sakit mau gue anterin ke UKS atau lo lagi ada masalah". Ujar bagas yang sedikit khawatir sekaligus penasaran.


Arga hanya diam & memperhatikan mereka saja karna ia bingung mau mengatakan apa. Ia juga gengsi pada keysha karna selama ini ia tak pernah peduli pada siapapun selama ini karna sifatnya yang dingin. semenjak ia bertemu keysha, ia mulai dibuat penasaran karna sifat gadis itu. Sehingga membuatnya diam-diam memperhatikan gadis itu tanpa pengetahuan siapa pun.


"Gak papah kok, gue baik-baik aja" jawab keysha tersenyum memperlihatkan kecantikan nya.


"Deg apa ini kenapa jantung gue serasa mau copot melihat senyum keysha. Ujar arga dalam hati ia berusaha mengontrol sikapnya agar tak ketahuan siapapun".


"Serius lo beneran gak papah" tanya bagas.


"Iya bagas, makasih udah perhatian sama gue". Jawab keysha.


"Sama-sama key, oya kalau mau senyum harap dikendalikan ya key". Seru bagas sambil tersenyum.


"Emang kenapa" tanya keysha penasaran.


"Karna lo cantik banget key, kalo senyum sampe rasanya jantung kita kek mau copot pas liat lo senyum begitu ya kan ga" ujar bagas tertawa sambil menoel arga.


"Apaan sih biasa aja tuh". Jawab arga dengan datar padahal yang diucapkan bagas benar tapi ia malu kalo mengatakannya.


Keysha merasa jengah & kesal pada arga, rasanya ia ingin memaki arga tapi ia menahannya & memilih untuk diam saja.


"Ye lo mah emang mata lo picek apa gimana, masa gak bisa liat keysha yang cantik gitu". Ujar bagas yang merasa aneh pada sahabatnya itu.


"Hah cantik apanya, udah ayo ke kelas" jawab arga dengan dingin lalu ia mulai melangkah menuju kelasnya.


"Ye gak normal lo, sorry ya key gue balik dulu ke kelas. Lo jangan melamun mulu ya ntar takut kesambet". Ujar bagas sambil melambaikan tangan.


"Iya makasih" jawab keysha.


******


Hari demi hari mereka lewati seperti biasanya, keysha & beberapa temannya sudah lama memilih eskul tapi mereka hanya titip absen saja karna malas mengikuti eskul. Tak lama ujian kenaikan kelas pun telah selesai. Saat pembagian raport keysha mendapat peringkat 1, ia memang pintar sejak dahulu. Waktu SD ia mendapatkan banyak piala & sertifikat dari prestasi nya. Karna sering mengikuti berbagai macam perlombaan. Namun saat menginjak SMP ada suatu kejadian sehingga membuat ia harus homeschooling. Akhirnya keluarganya memutuskan agar keysha kembali sekolah lagi untuk SMA ini, keysha pun menurutinya.


*******


"Hai terima kasih sudah mampir di cerita ku,

__ADS_1


jangan lupa like, koment, vote, & tambahkan favorite terima kasih๐Ÿ™๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜˜๐Ÿ’–


__ADS_2