Healer Of My Heart

Healer Of My Heart
Bab 53 - Bandung


__ADS_3

Keysha & kak nara sudah tiba di bandung, mereka langsung pergi ke pemakaman.


"Biar aku sendiri dulu kakak tunggu di depan saja". Ujar keysha saat ini ia & kakaknya sudah di depan makam orang yang mereka tuju.


"Hem baiklah". Kak nara memperhatikan adiknya dari jauh.


Keysha melepas tongkat nya, ia duduk di samping pusara kekasihnya.


"Assalamu'alaikum, bagaimana kabar mu aku yakin kamu baik - baik saja disana. Maaf aku baru mengunjungi kamu lagi sekian lama". Keysha mengelus batu nisan bertuliskan Reynan Pratama Bin Rangga Pratama.


(Ia adalah pacar keysha kalian ingat bab 10 tentang kesedihan keysha yap orang yang keysha tangisi di foto tersebut adalah rey kekasihnya, meski mereka baru beberapa bulan menjalin hubungan namun mereka sudah kenal sejak lama oleh sebab itu rey sangat lah penting bagi keysha _author pov).


"Aku baru punya keberanian untuk kembali lagi kesini, maaf aku melupakan mu beberapa bulan terakhir ini, kamu pasti sedih dan khawatir kan melihat luka ku ini. Kamu tenang saja ini hanya luka kecil dan akan segera membaik". Keysha tersenyum kecut perasaan nya tak menentu saat ini.


"Sesuai permintaan terakhir mu aku harus baik - baik saja, sekarang aku sudah mulai baik - baik saja dan tengah mencoba bangkit lagi seperti dulu. Doa kan aku agar selalu kuat menghadapi semua nya. Kamu tau mimpi itu masih sering menghantuiku tapi kamu tenang saja aku akan baik - baik saja". Keysha menghela nafasnya sesaat.


"Dia telah kembali namun dia sering menghilang dan akan muncul begitu saja, sesuai janji dan keinginan kita aku akan berusaha menyadarkan nya agar kembali seperti dulu lagi". Keysha tersenyum mengingat janji yang sudah ia buat dengan rey.


Keysha terus bercerita di depan makam rey.


"Maaf seharusnya hari itu aku yang terluka tapi kenapa kamu melindungi aku sehingga kamu harus pergi tinggalkan aku, kamu jahat tau gak sama aku kamu pergi meninggalkan semua kenangan indah. Serta membawa rasa yang baru tumbuh untukmu, kenapa harus kamu yang pergi kenapa bukan aku saja". Air mata keysha mengalir dengan deras mengingat semuanya, ia belum bisa menerima jika rey kekasihnya harus pergi meninggalkan nya untuk selamanya.


"Karena Allah masih ingin memberikan mu waktu, tugas rey sudah selesai di dunia ini sehingga Allah memanggil nya untuk kembali. Apapun yang ada akan kembali padanya tak ada yang abadi di dunia ini hanya Allah saja lah yang kekal dan abadi". Riana yang baru saja ingin berziarah kemakam anaknya sedikit terkejut melihat keysha ada disana karena ia tau bagaimana keadaan keysha namun ia bersyukur karna keysha berani untuk datang ke kota ini lagi. Riana adalah mamah dari rey, sebenarnya ia sudah datang ke pemakaman sejak beberapa menit lalu, namun karena ia melihat keysha jadi ia berniat memberikan keysha waktu untuk ziarah tapi ketika melihat keysha masih sangat terpukul akhirnya ia tak tega jika hanya diam & melihat nya saja, jadi ia memutuskan untuk menghampiri keysha.


"Menangislah sayang mamah tak akan melarangmu, namun berjanji lah setelahnya tak ada lagi kesedihan di matamu". Mamah riana memeluk keysha dengan erat.


Nara menghampiri mereka namun ia hanya diam saja karena ingin memberi waktu untuk riana & keysha.


Setelah tangis mereka reda & mereka sudah lebih tenang nara membuka suara.


"Bagaimana kabar tante". Nara tersenyum pada tante riana. Keysha memanggil riana mamah atas permintaan riana, dulu riana berharap kelak keysha yang akan menjadi menantunya namun harapan itu harus pupus karena putranya rey sudah pergi. Riana memiliki 3 orang anak yang pertama anaknya perempuan kakak dari rey yang bernama Ariana, Rey adalah anak keduanya, & yang ke 3 putri bungsunya bernama Reina.


"Alhamdulillah baik, kabar kalian semua bagaimana". Tante riana melepas pelukannya dari keysha lalu memeluk nara, ia sudah menganggap nara seperti putranya sendiri.

__ADS_1


"Seperti yang tante lihat kami baik - baik saja, namun terjadi insiden kecil sehingga keysha terluka". Nara membalas pelukan tante riana, ia juga sudah menganggap riana sebagai mamahnya namun ia malu memanggil riana dengan sebutan mamah karena hubungan nya dulu dengan putri pertama riana, yap mereka sempat menjalin kasih namun karena merasa tak cocok akhirnya hubungan mereka kandas. Namun kini Ariana sudah menikah.


"Kapan kalian tiba kenapa tidak menghubungi mamah hem, beruntung kita bertemu disini". Riana mengerucutkan bibirnya.


Keysha mengambil tongkatnya & bangkit.


"Maaf mah sebenarnya setelah ini kami akan ke rumah mamah, awalnya kami berniat memberikan surprise namun karena kita sudah bertemu disini terpaksa deh surprise gagal". Keysha tersenyum bahagia.


"Hem yasudah ayo kita berdoa dulu habis itu kalian ke rumah mamah, mamah akan menyiapkan makan malam untuk kalian dan kalian berdua harus menginap". Seru mamah riana dengan tegas & penuh penekanan. Nara hendak berbicara namun dengan cepat riana mengatakan.


"Tak boleh menolak". Riana tak mau di bantah akhirnya keysha & nara mengangguk setuju.


Mereka berdoa bersama untuk Reynan.


"Adi benar - benar menjaga kalian, pengawasan kalian sangat ketat ya". Riana melihat ke sekelilingnya yang terdapat banyak para bodyguard.


"Ya begitulah tan, ayo masuk tan". Nara membukakan pintu mobil belakang untuk tante riana, yap riana duduk bersama keysha. Sedangkan nara duduk di depan bersama supir.


"Sepi banget mah, reina dan papah kemana". Tanya keysha pada mamah riana ketika mereka sudah sampai di rumah rey.


"Papah sedang keluar kota bersama ariana dan suaminya, reina sedang menggoda anak tetangga". Riana tersenyum mengingat kelakuan putri bungsunya.


"Hah ternyata adikku itu sudah mulai dewasa ya". Keysha tersenyum mengetahui itu.


~Krriiiiinnngggg ๐Ÿ“ž๐Ÿ“ฑ๐Ÿ“ฒ


Handphone nara berbunyi ternyata asisten pribadinya menelpon.


"Tante aku izin keluar ada pekerjaan yang harus aku selesaikan, aku titip keysha ya jam 8 aku akan kembali". Pamit kak nara pada tante riana.


"Siap kamu hati - hati ya nar".


"Iya tante kalau ada apa - apa langsung hubungi aku". Nara mencium tangan tante riana.

__ADS_1


"Kalian disini saja jangan kemana mana langsung hubungi aku jika ada yang tak beres". Nara menunjuk para bodyguard nya.


"Baik tuan muda". Jawab mereka serempak.


"Kamu jangan nakal dan jangan nyusahin mamah riana". Seru nara pada keysha, ia tau adiknya itu tak bisa diam & sering membuat orang kewalahan.


"Heh sembarangan sudah sana kakak pergi". Keysha memutar bola mata jengah nya & mengerucutkan bibirnya mendengar perkataan kakak nya itu.


"Hem assalamu'alaikum". Pamit nara pada mereka.


"Ayo sayang kita istirahat kamu pasti capek kan". Mamah riana menuntun keysha ke kamar tamu.


"Bagaimana kamu bisa terluka begini sayang ayo ceritakan pada mamah". Riana penasaran apakah para penjahat itu masih meneror keluarga jaya / tidak, ia mengetahui hal ini karena ia juga saksi atas apa yang terjadi pada keluarga jaya, ia sering membantu keluarga jaya begitu publik sebaliknya. Karena mereka sama - sama orang penting jadi mereka sering mendapatkan teror / bahkan di celakai oleh musuh - musuh mereka.


Keysha menceritakan bagaimana ia bisa terluka secara jelas.


"Mamah tak menyangka ternyata dia masih menganggu keluarga kalian bahkan berusaha mencelakai mu, mamah kira atas semua yang sudah terjadi pada kita mereka tak akan mengganggu kita lagi. Namun ternyata mereka masih sama tak akan pernah merasa puas sebelum melihat kita hancur, mamah yakin tujuan dia adalah menghancurkan ayahmu". Riana benar - benar tak menyangka atas semua yang terjadi.


"Ya keysha pikir pun begitu mah". Keysha membenarkan ucapan mamah riana.


"Kapan ayahmu akan menangkap mereka, mamah rasa perkara mudah untuk ayah mu menangkap mereka semua". Mamah riana merasa sangat geram dengan para penjahat itu.


"Ayah dan kakak bilang ini bukan waktu yang tepat untuk menangkap mereka, kita nikmati dulu permainan mereka setelah itu baru kita akan menghukum mereka tanpa ampun". Keysha menyenderkan kepalanya di sandaran kasur.


"Hem yasudah kamu istirahat dulu mamah mau memanggil reina dulu jika tidak ia tak kan pulang - pulang". Mamah riana tertawa renyah.


"Hahah yasudah hati - hati ya mah". Keysha ikut tertawa mendengar perkataan mamah riana.


"Oya ada yang mamah tunjukkan pada mu nanti, sekarang kamu istirahat dulu saja". Mamah riana membantu keysha berbaring, menyelimuti nya & mengecup kening keysha dengan kasih sayangnya.


**********


Like, Koment, & Tambahkan Favorite

__ADS_1


__ADS_2