Healer Of My Heart

Healer Of My Heart
Bab 52 - Kembali Ke Rumah


__ADS_3

Hari ini keysha & arga pulang ke rumah mereka masing - masing.


"Kak boleh gak besok adek ke bandung". Pinta keysha pada kakaknya. Ketika mereka sudah di perjalanan menuju rumah mereka.


"Mau ngapain". Tanya nara dengan bingung.


"Aku mau ziarah ke tempat rey". Ujar keysha menundukkan kepalanya.


"Oke kakak izinin tapi kakak harus ikut". Ujar kak nara dengan penuh penekanan.


"Siap bos, terima kasih sudah mau mengabulkan keinginan adek". Ujar keysha memeluk lengan kakaknya karena mereka duduk berdampingan di kursi belakang supir.


"Apapun keinginan mu selagi kakak mampu pasti akan kakak kabulkan, tapi jika keinginan kamu baik untuk kamu ya jika tidak kakak akan menolak". Ujar kak nara menasihati adik tersayang nya.


"Hem iya dasar kanar bawel". Ujar keysha memanyunkan bibir nya. Kak nara yang melihatnya pun tertawa kecil.


"Aku ngantuk". Ujar keysha menguap, mungkin efek dari obatnya sehingga ia mudah terasa lelah & mengantuk.


"Tidur disini saja". Ujar kak nara membantu keysha agar kepalanya bisa tidur di pahanya.


"Tuan kita sudah sampai". Ujar sang supir pada nara ketika mereka sudah sampai di parkiran rumah mereka.


"Hem". Ujar nara membuka matanya.


"Adek bangun kita sudah sampai". Ujar kak nara membangunkan adiknya.


Sebenarnya ia tak tega membangunkan adiknya & ingin membiarkan adiknya tidur saja, namun karna mereka sudah menyiapkan surprise untuk keysha jadi terpaksa ia membangunkan adiknya.


Pak supir pun membantu membukakan pintu mobil serta menyiapkan kursi roda untuk keysha.


"Hem". Ujar keysha setengah sadar karna ia masih mengantuk.


Nara pun menggendong adiknya & mendudukkannya di kursi roda.


Saat keysha baru memasuki pintu banyak orang yang memberikannya surprise.


"Surprise". Ujar mereka semua memberikan kejutan pada keysha.


Keysha pun terkejut namun detik kemudian ia tersenyum melihat mereka semua.

__ADS_1


Vanya memegang sebuah karton yang sudah ia hias & bertulis kan "Welcome back princess, get will soon so we can have fun together".


Sebenarnya vanya bisa saja membuat spanduk namun ia tau keysha pasti marah jika ia melakukan hal seperti itu karna menurut nya terlalu berlebihan. Oleh sebab itu ia berinisiatif untuk menulisnya sendiri di karton.


"Kak putri". Sapa salah satu anak pelangi. Yap mereka menghadirkan 5 orang anak pelangi, sebenarnya anak - anak pelangi banyak jumlahnya namun mereka memutuskan untuk membawa 5 orang saja sebagai perwakilan toh nanti mereka bisa mengunjungi secara langsung.


"Hai bian, sella kalian berlima disini". Ujar keysha memeluk bian yang langsung lari kedekapannya.


"Kak putri aku kangen". Ujar bian dengan manja.


"Heh puja kamu pikir hanya kamu saja yang ingin peluk kak putri cepat menyingkirlah". Ujar sella dengan ketus.


"Apa itu puja". Tanya rama bingung.


"Artinya putra manja kak karna sifat bian yang manja makanya ia kami sebut putra manja". Ujar salsa pada rama.


"Sudah jangan berebut nanti kakak peluk kalian semua, ayo kita masuk dulu". Ujar keysha yang memang benar mereka masih di depan pintu masuk.


Kini mereka semua berkumpul di kamar keysha.


"Sella, salsa menyingkirlah aku ingin di peluk kak putri". Ujar arsy memanyunkan bibirnya karna kesal sejak tadi belum mendapat bagian untuk memeluk keysha, arsy adalah salah satu anak pelangi juga.


"Heh dasar iri saja". Ujar sella mencebikkan bibirnya. Tpi ia tetap bangun & menjauh dari kasur. Arsy & lala langsung naik ke kasur untuk mendekap keysah.


"Mana yang sakit kak aku minta maaf". Ujar lala ketakutan karna tak sengaja menyenggol bagian yang sakit.


"Kakak baik - baik saja kok, sini kakak mau cium kalian berdua". Ujar keysha tersenyum lembut pada lala & arsy.


******


"Bagaimana keadaan princess". Tanya opa kusuma ketika ia baru saja duduk di ruang keluarga, ia pergi sore tadi karna ada urusan mendesak.


"Sudah lebih baik pah, ia sudah tidur". Ujar bunda sukma pada papah mertuanya.


"Bunda, ayah aku ingin mengatakan sesuatu". Ujar nara yang juga baru memasuki ruang keluarga.


"Hem katakanlah". Ujar ayah adi yang sedang menikmati teh nya.


"Keysha ingin pergi ke bandung".

__ADS_1


Bunda yang mendengar perkataan anak sulung nya pun terkejut.


"Apa keysha ingin ziarah kesana". Ujar bunda langsung menebak arah pembicaraan mereka.


"Iya bun, aku akan pergi menemani nya jadi aku mohon izinin kami pergi". Nara menatap orang tua serta opa nya secara bergantian.


"Izinkan saja kak". Sambung radit yang baru muncul, ia sempat mendengar percakapan mereka sekilas.


"Baiklah tapi ayah akan perketat keamanan kalian, ayah tak mau terjadi sesuatu nanti". Ujar ayah adi dengan tegas tak mau di bantah.


"Baik yah, padahal aku juga akan membawa beberapa bawahan ku sehingga ayah tak perlu khawatir". Ujar nara bersandar pada sofa.


"Apa tidak apa - apa jika adek pergi ke bandung bunda takut trauma adek kambuh nanti". Bunda sukma menundukkan kepalanya & sedikit menghela nafasnya, ia khawatir terhadap putrinya karena sejak kejadian itu mereka tak pernah menginjakkan kakinya lagi di bandung. Karena peristiwa tragis itu terjadi di bandung.


"Bunda tak perlu khawatir, keysha harus berani menghadapi rasa takutnya karena dengan itu traumanya akan sembuh perlahan - lahan". Ujar revan nyelonong masuk ke ruang keluarga bersama dengan fajar.


"Heh gak sopan lo main nyelonong aja, tak mengucapkan salam pula". Nara sangat geram dengan tingkah laku sahabatnya yang suka se enaknya padahal ia pun sama saja sering seperti itu namun namanya nara ya tak kan memperdulikan perilakunya.


"Assalamualaikum". Salam revan & fajar menyengir kuda karna memang mereka tak mengucapkan salam & ikut bergabung begitu saja.


"Wa'alaikum salam". Jawab mereka.


"Jadi tak masalah kan jika princess pergi ke bandung atau bagaimana jika kamu ikut serta rev". Opa kusuma meminta revan supaya ikut untuk berjaga jaga jika trauma keysha kambuh nanti.


"Aku sih mau saja opa tapi selama beberapa hari ke depan jadwal ku padat opa, jadi aku takkan bisa ikut ke bandung". Schedule revan sebagai psikiater untuk bulan ini memang tengah padat karna namanya cukup naik, serta ia memang psikiater yang cukup bagus saat ini.


"Aku yakin keysha akan baik - baik saja nanti, lagi pula ini cukup bagus untuk kesehatan keysha nanti nya". Sambung revan, ia menikmati minuman yang baru di buat oleh bik surti.


"Baik lah opa mengijinkan kamu dan keysha pergi, tapi besok antar opa dan radit ke bandara. Kami harus pulang karena ada tikus kecil yang berusaha menghancurkan JH di Amerika". Opa kusuma menyeringai tipis ia tak sabar ingin menghukum orang yang sudah berani mengganggu nya.


Adi yang tengah melihat papah nya pun dapat melihat seringai tipis papah nya tersebut, ia sangat tau apa yang ada di pikiran papah nya itu. Ia tersenyum samar mengejek tikus kecil yang sudah berani bermain dengan keluarga nya.


"Padahal aku sendiri yang menyelesaikan semua nya juga tak apa pah". Ujar radit tak ingin papah nya terlalu capek nantinya.


"Tidak mau aku ingin turun tangan sendiri lagi pula sudah lama aku tak bermain". Opa tersenyum misterius.


"Hati - hati pah, jangan terlalu capek papah harus menjaga kesehatan papah dan jaga lah pola makan papah juga". Ujar sukma yang kini berpindah duduk ke sebelah papah mertua nya, ia mengkhawatirkan kesehatan papah mertuanya yang tak menentu karna faktor usia.


"Iya baiklah putriku sayang kamu tak perlu khawatir, papah akan menjaga pola makan papah". Opa tersenyum lembut karena di beri perhatian penuh oleh menantunya tersebut.

__ADS_1


*****


Like, Koment, Vote, Beri Hadiah, & Tambahkan Favorite ya😉😘


__ADS_2