
"Kamu pasti nyari keysha ya, dia ada di kamarnya kamu langsung ke kamarnya aja". Ujar bunda sukma
"Hah, iya bun". Ujar arga terkejut karna ketauan mencari keysha, ia menggaruk tengkuk nya yang tak gatal.
"memang kak nara kemana bun". Sedari tadi ia perhatikan kak nara tak terlihat lagi.
"Kak nara lagi diruang kerjanya, mendingan kamu samperin keysha aja". Ujar bunda tersenyum tipis.
"Iya bun, kalau gitu arga ke kamar keysha dulu". Ujar arga pamit menuju kamar keysha. Dijawab dengan anggukan oleh bunda sukma lalu bunda sukma kembali ke dapur
Toktoktok.....
Arga mencoba mengetuk pintu kamar keysha namun tak ada jawaban. Akhirnya ia coba memutar knop pintu kamar keysha langsung terbuka karna keysha tak menguncinya.
Dilihat kamar keysha tak ada orang nya, lalu matanya menelisik seluruh kamar keysha. Cukup rapih & bersih untuk kamar wanita namun ia kembali perhatikan kamarnya nampak kosong & kurang berwarna. Padahal biasanya kamar seorang wanita biasanya penuh hiasan & warna namun berbeda dengan kamar keysha tampak polos. Mungkin keysha tak suka kamarnya dihias itu pikir arga kemudian ia duduk di sofa yang ada di kamar keysha. Ia menunggu keysha yang sedang berada di kamar mandi. Ia mendengar suara gemercik air tadi oleh sebab itu ia tahu kalau keysha tengah di kamar mandi. Tak lama muncul keysha dari dalam kamar mandi.
Keysha nampak terkerjut saat berbalik menutup pintu kamar mandi sudah ada arga yang duduk di sofanya untung saja ia sudah memakai pakaiannya di dalam kamar mandi.
"Ngapain lo kesini?". Tanya keysha dengan ketus.
"Lo baru mandi?". Tanya arga karna melihat keysha nampak fresh segar.
"Apaan sih ditanya malah nanya balik". Ujar keysha lalu ia menuju meja riasnya untuk menyisir rambutnya.
"Lo baru bangun tidur?". Tanya arga kembali
Keysha hanya mengganggukkan kepala saja.
"Ikut gue". Ujar arga beranjak dari duduknya lalu menarik tangan keysha
"Apaan sih lepasin, emang kita mau kemana?". Ujar keysha melepaskan tangannya dari arga.
"Nanti juga lo tau". Ujar arga tak mau memberitahu akan pergi kemana.
"Yaudah lo tunggu bawa bentar gue ambil tas gue dulu". Ujar keysha, sejujurnya ia ingin menolak ajakan arga namun percuma saja ia menolak, ia tahu arga akan tetap memaksanya itu sebabnya ia menuruti keinginan arga.
"Hem". Ujar arga lalu keluar kamar keysha ia akan menunggu diruang tamu.
Keysha langsung berdandan & mengambil tas serta handphone nya lalu turun kebawah.
"Ayo". Ujar keysha.
__ADS_1
Arga tak bergeming, ia nampak terpesona dengan kecantikan keysha.
"Gila cantik banget nih cewek, gue rasa gue harus ke dokter deh periksa jantung, karna jantung gue gak normal. Ujar batin arga sembari memegang dadanya".
"Hey lo kenapa". Ujar Keysha melambaikan tangannya didepan wajar arga agar ia tersedar
Arga pun langsung tersadar dari lamunannya.
"Gue tau lo pasti terpana akan kecantikan gue kan". Ujar keysha dengan pede & sombong.
"Njir narsis lo". Ujar arga berkilah, ia malu mengakuinya karna perkataan keysha benar adanya.
"Ye, yaudah ini jadi perginya gak?". Ujar keysha karna mereka tak beranjak juga.
"Hem ayo". Ujar arga berlalu keluar rumah keysha.
"Bun aku pergi dulu sama arga". Teriak keysha agar bunda dapat mendengar nya.
"Iya hati - hati". Balas sang bunda.
"Kita naik motor perginya?". Tanya keysha.
Hening selama di perjalanan tak ada yang membuka pembicaraan, keysha malas bertanya pada arga karna ia yakin arga takkan menjawabnya.
40 menit lamanya mereka sampai di sebuah taman rose, di kelilingi oleh banyaknya bunga rose dan juga terdapat sebuah caffe yang bernama caffe rose, yaitu caffe yang bertemakan bunga rose. Serta terdapat sebuah menara yang hanya diketahui orang tertentu saja. Tentunya siapapun yang naik ke menara tersebut dapat menikmati ke indahan taman bunga yang berbentuk huruf jika dilihat dari atas menara.
Keysha nampak takjub melihat pemandangan tersebut matanya menelisik setiap sudut yang ada bahkan tak berkedip sedikitpun.
"Wow ini taman bunga?". Ujar keysha
"Hem". Jawab arga singkat, kemudian ia menarik tangan keysha. "Yuk kita lihat kesana". Ajak arga.
Keysha hanya menuruti saja & membiarkan arga menggenggam tangannya.
Kini mereka tengah mengelilingi taman tersebut, senyum keysha tak pernah pudar sejak memasuki taman tersebut. Arga yang melihatnya tampak takjub akan senyum manis keysha hingga tanpa sadar arga berkata.
"Cantik". Ujar arga tersenyum pada keysha.
"Apanya?". Tanya keysha yang bingung, dalam sekejap keysha kembali mengerjapkan matanya karna terkejut melihat arga tersenyum seperti itu. Cukup jarang ia melihat arga tersenyum padanya sehingga membuat ia tak percaya jika arga tersenyum padanya.
"Eh, bunga nya lah". Ujar arga terbata-bata, ia malu karna tanpa sadar mengatakan kalimat itu.
__ADS_1
Keysha yang melihat reaksi arga pun terkekeh, menurutnya arga cukup lucu ketika sedang salah tingkah.
"Bilang aja kalau gue cantik, apa susahnya sih ngaku". Ujar keysha tertawa lebar.
"Cih geer lo". Ujar arga namun dalam sekejap, ia kembali diam terpaku melihat keysha tertawa lebar. Menurutnya sangat lah cantik melihat keysha tersenyum & tertawa seperti itu.
"Gue kira lo bawa camera untuk apa, ternyata lo emang udah ngerencanain ini semua ya makanya lo repot-repot bawa camera segala". Ujar keysha yang kini mengerti kenapa arga membawa camera.
"Iya lo benar". Ujar arga
" Yaudah fotoin gue". Ujar keysha menyuruh arga untuk memotretnya.
Arga pun hanya menuruti saja. Ia memotret keysha berkali kali, bahkan saat keysha sudah tak berpose lagi ia tetap memotretnya tanpa sepengetahuan keysha. Baginya seperti apapun keysha tetap lah cantik oleh sebab itu ia kerap memotret keysha diam-diam. Supaya ia dapat melihatnya ketika tengah merindukan keysha.
"Sini gantian gue fotoin lo". Ujar keysha menawarkan diri untuk memfoto arga. Arga hanya mengangguk saja. Keysha mengambil beberapa foto arga, saat terakhir hendak memotret ia terpana akan ketampanan arga.
"Gila diliat liat arga cukup tampan juga, wajar aja banyak cewek yang tergila-gila sama dia". ujar batin keysha".
"Udah belum". Ujar arga karna kesal keysha malah melamun bukan memotretnya.
(Yaelah gak pekak banget dah lo ga, keysha itu lagi mikirin lo dia terpana sama ketampanan lo, jadi cowok kok gak ada ngertinya. Heheh sorry ya ga gue marahin lo abisnya lo nyebelin _author pov).
"Eh iya bentar". Ujar keysha yang tersadar dari lamunannya, kemudian ia kembali memotret arga.
"Sekarang kita foto berdua yuk". Ajak keysha pada arga.
"Eh tapi siapa yang mau fotoin disini sepi keknya". Ujar keysha melihat ke sekelilingnya cukup sepi.
Arga langsung menepuk tangannya, tak lama muncul seorang lelaki yang akan memotret mereka berdua.
***********
Hai Terima Kasih sudah mampir ke cerita ku....
Maaf aku gak bisa up tepat waktu bukan karna aku malas ya tapi karna kesibukkan aku, aku sih mau nya rajin up tapi terkadang aku belum ada waktu untuk update ceritanya. Jadi harap maklum ya karna aku gak bisa tentuin kapan aku harus update maaf aku gak bisa kek penulisnya yg bisa up 3kali dalam sehari.
Semoga kalian suka ya sama cerita ku.
Jangan Lupa Like, Koment, Tambahkan Favorite, vote, & beri hadiahnya ya.
See You....๐๐
__ADS_1