Healer Of My Heart

Healer Of My Heart
Bab 37 - Om Radit


__ADS_3

"Lo awas lo ya nanti sampe suka sama gue, langsung gue tolak habis - habis". Ujar regan dengan kesal serta tatapan tajam.


"Siapa juga yang suka sama lo, gak akan pernah gue suka sama mit amit deh". Ujar vanya sok jijik.


"Lagian lo ya van yang konsisten dong jadi orang". Ujar nathan menyahuti pertengkaran mereka.


"Konsisten gimana maksud lo". Tanya mereka semua dengan bingung.


"Iya yang konsisten dong lo mau manggil regan kampret atau setan yang benar, harus pilih salah satu dong". Ujar nathan ikut mengejek regan.


"Oh harus gitu ya, gue panggil lo regan kampret aja deh. Dari pada setan kan muka lo gak terlalu mirip setan juga sih". Ujar vanya dengan tawanya.


"Lo awas ya than gue sebarin info ke sekolah baru lo kalau lo itu playboy suka main cewek". Ujar regan dengan nada mengancam. Ucapan regan membuat nathan berhenti tertawa seketika.


"Jangan dong tuan muda ku, ampuni hamba". Ujar nathan dengan nada memohon. Sontak ucapan & ekspresi nathan kembali membuat mereka semua tertawa.


"Hahahah, sudah ini waktunya sholat maghrib. Ayo kita sholat dulu van, kalian semua juga sholat". Ujar keysha menyuruh mereka semua sholat maghrib, karna memang adzan maghrib sudah berkumandang.


"Siap tuan putri". Ujar mereka blubar untuk siap - siap sholat maghrib berjamaah.


Mereka semua tadi hanya sekedar bercanda saja, karena sudah terbiasa saling mengejek satu sama lain hanya untuk bergurau saja. Oleh sebab itu tak pernah ada yang baper diantara mereka.


"Yuk kita turun key". Ujar vanya karna mereka telah selesai bersiap.


"Lo duluan aja nya gue mau ke kamar om radit dulu". Seru keysha pada vanya.


"Oke gue duluan". Ujar vanya keluar dari kamar Keysha & langsung turun ke bawah.


Keysha langsung menuju kamar yang berhadapan dengan kamar kak nara. Itu kamar memang di sedia kan untuk om radit atau untuk anak radit jika mereka tengah menginap disini.


Toktoktok....


"Om masih di dalam". Ujar keysha sembari mengetuk pintu kamar.


"Masih kamu masuk aja sayang". Seru om radit pada keysha. Kemudian keysha masuk kedalam kamar & langsung menutup pintunya, karna ia tak mau hal privasi didengar & dilihat orang lain.

__ADS_1


"Om sudah siap". Ujar keysha membuka pertanyaan.


"Sudah kok, sini kamu duduk". Ujar om radit menepuk sofa agar keysha duduk di sebelah nya.


"Bagaimana kabar nana om dia baik - baik saja kan om". Ujar keysha menanyakan kabar dari sepupu nya itu. Anak om radit bernama Raina biasa dipanggil nana.


"Dia baik - baik saja kok, mungkin setelah sekolah nya selesai ia akan kembali ke indonesia". Ujar om radit tersenyum lembut pada keysha.


"Jadi dia benar - benar akan kuliah disini, aku kira dia hanya bergurau saja". Ujar keysha, karna memang nana suka sekali bercanda.


"Hem begitu lah, bagaimana kabarmu my princess kapan kamu akan ke new york". Tanya om radit, ia sangat senang jika keysha datang ke new york karna suasana rumah akan ramai & nana tak kan kesepian.


"Sepertinya liburan selanjutnya aku akan kesana om". Ujar keysha.


"Om masih memikirkan tante arin ya". Ujar keysha yang menangkap raut wajah sedih dari om radit.


"Nampaknya om tak dapat berbohong ya di hadapanmu, kamu persis seperti ayahmu paling mengerti apa isi hati om". Ujar om radit yang memang melihat keysha persis seperti kakaknya.


"Om bisa saja". Ujar keysha tersenyum.


"Bersedih itu tak salah jika om ingin menangis, menangislah keluar kan semua rasa sedih yang telah lama terpendam. Setidaknya dengan menangis dan mengeluarkan semuanya, kita bisa lebih lega dan beban yang ada dapat sedikit berkurang". Ujar keysha dengan tenang, ia tahu betul jika om radit sangat lah mencintai istrinya. Namun sayang istri nya meninggal karena penyakit leukimia, bahkan om radit tak mengetahui jika istrinya arin memiliki penyakit. Karena tante arin sangat pandai menyembunyikan segalanya, oleh sebab itu radit sangat lah bersedih & sangat merasa bersalah hingga kini. Ia merasa tak becus menjadi suami, bahkan ia mengetahui semua itu di detik terakhir saat istri nya sekarat.


"Tentu dengan senang hati om". Ujar keysha langsung memeluk om radit untuk menenangkan nya, ia tahu bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang sangat berarti dalam hidup nya.


Setelah beberapa menit kemudian om radit pun sudah cukup tenang & sudah menguraikan pelukan nya.


"Thanks my princess". Ujar radit tersenyum tulus.


"You're welcome, remember that all events have a lesson and every time there is a storm, there will be a rainbow after it. Leave everything to Allah who knows everything". Ujar keysha tersenyum lembut.


"Yuk kita turun ke bawah". Ujar om radit.


"Iya om". Ujar keysha keluar kamar terlebih dahulu.


"Ada apa nih kok mata kalian terlihat sembab dan kenapa kalian tersenyum begitu". Tanya nara yang baru keluar kamar juga, kemudian langsung melihat keysha & om radit keluar kamar bersamaan.

__ADS_1


"Gak ada apa - apa kok, biasa om radit lagi galau". Ujar keysha tersenyum.


"Hem gitu, sudah lah om kita turun saja lupakan semuanya sejenak. Semua pasti ada hikmahnya". Ujar nara yang mengetahui apa yang terjadi.


"Yap kamu benar nara, ucapan kalian kenapa bisa sama persis ya hahah". Ujar om radit tertawa.


"Kak nara ini hobi nya copas ucapan aku om". Ujar keysha meledek kak nara, ia sengaja bergurau untuk mencairkan suasana.


"Heh sembarangan, kamu itu dek yang suka ngikutin ucapan kakak". Ujar kak nara menarik hidung keysha.


"Akh kakak sakit, om liat kakak". Rengek keysha pada om radit.


"Nara sudah kasian adikmu, ayuk kita turun yang lain pasti sudah menunggu". Ujar om radit tertawa kecil melihat tingkah ponakan nya.


"Hem ayo om". Ujar nara mengajak om radit turun.


"Kakak om aku nya gak di ajak". Ujar keysha memanyunkan bibir nya pura - pura ngambek.


"Hadeh ya ayolah adikku sayang". Ujar nara menepuk jidat nya gemas melihat tingkah adiknya yang masih sangat manja.


"Iya ayo sini princess". Ujar om radit menggandeng keysha. Meski usia om radit sudah matang tapi ia masih terlihat sangat muda & sangat tampan. Siapapun yang melihat ke akraban keysha & om radit bisa salah paham jika tak mengetahui hubungan mereka sebenarnya.


"Ekhem darimana saja kalian kenapa baru terlihat". Cecar ayah adi pada adik serta anak - anaknya karna mereka baru turun kebawah. Sedangkan dibawah sudah ramai bahkan arga & keluarganya pun sudah sampai.


"Maaf yah tadi ke asik kan ngobrol, ya kan om kak". Ujar Keysha menatap om radit & kak nara secara bergantian.


"Iya benar kak jangan marahi mereka, tadi aku yang mengajak mereka berbincang karna kita sudah lama tak ngobrol banyak". Ujar radit mencari alasan yang tepat karna ia sangat mengetahui sifat kakaknya. Kakaknya jika sudah marah akan berbicara panjang kali lebar.


*********


Assalamu'alaikum....


kali ini aku up 1 Bab dulu ya besok besok baru 2 / 3 Bab ya....


Oya minal aidzin wal faizin ya gengs🙏

__ADS_1


Mohon maaf lahir bathin ya, maaf kan segala kesalahan ku & segala khilaf ku. Maafkan jika aku belum bisa jadi penulis yang baik, aku akan berusaha melakukan yang terbaik tapi versi aku sendiri ya gengs wkwkwk😂


Tinggal kan jejak kalian untuk ku ya secangkir kopi pun sudah cukup kok😋😉


__ADS_2