
"Oh iya bagaimana kabar arkana, mengapa ia tak ikut hadir bersama mu siska". Ujar radit pada siska mamah dari vanya. Nama papah vanya adalah arkana. Usia radit & mereka semua tak berbeda jauh seperti dengan siska mereka lahir di tahun yang sama & hanya berbeda bulan saja. Sedangkan radit dengan adi mereka hanya selisih 2 tahun saja.
"Mas kana tadi hendak kemari, namun ia menerima telpon mendadak tadi sore bahwa ia harus ke semarang untuk mengecek proyek baru nya, oleh sebab itu ia tak jadi hadir ia hanya titip salam untuk kalian semua". Ujar siska mamah dari vanya.
"Hem sampaikan salam kami juga untuk nya". Ujar ayah adi menimbali percakapan mereka.
"Bagaimana pekerjaan kalian alvin dan nara". Ujar pak pram pada alvin & nara.
"Pekerjaan saya baik om walau terkadang ada sedikit kendala, namun sejauh ini lancar-lancar saja". Ujar alvin pada om pram.
"Saya juga sama seperti alvin om". Ujar nara yang memang sama seperti alvin.
"Hem kalian adalah CEO yang hebat pasti kalian bisa menyelesaikan masalah dalam perusahaan sebesar apapun, karna kemampuan kalian tidak lah main - main". Ujar pram memuji alvin & nara yang memang sama - sama terkenal akan kehebatan nya. Bahkan mereka juga membuka perusahaan sendiri dengan nama mereka & tanpa bantuan orang tua mereka sedikit pun.
"Kamu benar sekali pram". Ujar agung yang merasa setuju dengan ucapan pram sahabat nya. Yap agung, adi, radit, arkana, pram, miko, ratih & siska mereka tumbuh bersama & sudah bersahabat sejak kecil namun ada beberapa diantara mereka baru bersahabat dari sekolah. Ratih adalah mamah dari vanya sekaligus istrinya pram. Jangan tanya apakah diantara mereka tak ada yang memendam rasa tentu saja ada contonya ratih & pram yang diam - diam saling mencintai namun berkat bantuan adi & sahabat yang lainnya akhirnya mereka berdua pun menikah. Sedangkan siska diantara arkana & miko sempat terjadi cinta segi tiga, Miko & siska memang saling menyukai satu sama lain tapi karna tau arkana juga menyukai siska, miko akhirnya mengalah karna tak mau persahabatan diantara mereka hancur & miko memutuskan untuk menerima perjodohan yang sudah di atur oleh orang tuanya. Sehingga akhirnya arkana & siska menikah.
"Terima kasih om, tapi kami tak lah sehebat kalian semua dalam berbisnis". Ujar nara pada pram & juga agung.
"Sudah lah sayang kita ini tengah berkumpul kalian jangan asik membahas pekerjaan saja". Ujar Ayu yang memang tak suka membahas pekerjaan jika tengah kumpul bersama.
"Kamu benar sekali yu". Ujar sukma membenarkan perkataan ayu.
"Hem iya deh sayang". Ujar Agung mengalah pada istrinya.
"Berapa lama papah akan tinggal di indonesia". Ujar siska pada opa kusuma, mereka terbiasa memanggil opa kusuma dengan sebutan papah sedari dulu.
"Entahlah mungkin papah akan menetap di indonesia dalam waktu yang lama". Ujar opa kusuma yang belum tau berapa lama berada di indonesia.
"Hem begitu, bagus dong pah kita jadi bisa sering bertemu sekarang". Ujar siska dengan manja, ia sudah menganggap opa kusuma seperti papah nya sendiri.
"Lantas bagaimana dengan mu dit apakah akan menetap di indonesia". Ujar ratih mamah dari vanya ikut menimpali percakapan mereka.
__ADS_1
"Tidak aku akan sering bulak balik ke amerika, karna perusahaan tak bisa aku tinggalkan". Ujar radit yang memang akan sering bulak balik ke indonesia & amerika. Ia harus sering ke indonesia untuk menengok sekaligus memantau putri satu - satunya yang akan kuliah di indonesia nanti.
"Hem begitu, aku titip salam untuk raina". Ujar ratih pada radit.
"Akan aku sampaikan nanti". Ujar radit sedikit mengangguk.
"Selamat malam semuanya". Ujar fajar yang datang bersama revan, regan, alex, dimas, & reno. Yap sebenarnya fajar & regan sudah datang sejak tadi sore namun tadi ada sedikit urusan sehingga mereka baru kembali bergabung.
"Malam juga, sudah selesai urusan kalian". Tanya ayah adi yang mengetahunya.
"Sudah om, maaf opa karna kami baru kembali". Ujar fajar meminta maaf pada opa karna merasa tak enak karna baru bergabung untuk berkumpul bersama.
"Iya opa, om radit maaf kan kami". Ujar regan ikut meminta maaf.
"Tak apa - apa pasti tadi urusan kalian sangat penting dan mendesak kan". Ujar opa kusuma memaafkan mereka, ia tak merasa keberatan karna yang penting mereka ikut kumpul bersama baginya sudah cukup. Opa kusuma sudah menganggap mereka semua seperti cucu sendiri.
"Iya tak apa - apa, sebaik nya kalian makan saja pasti kalian belum makan malam kan". Ujar om radit tersenyum.
"Heheh benar sekali om". Ujar revan tersenyum malu karna memang ia sangat lah lapar. Ia tak sempat makan sejak sore tadi karna jadwal nya sangat lah padat oleh sebab itu ia baru bisa datang kesini.
"Gak akan malu - malu kok bun karna fajar mah pasti malu - maluin". Ejek regan pada fajar dengan santai. Regan tak bergabung di meja keysha karna ia takut tak bisa mengontrol perasaan nya nanti.
"Heh fajar - fajar panggil gue kakak ya". Ujar fajar memutar bola mata jengahnya.
"Iya sorry kakak fajar yang tampan". Ujar regan dengan malas.
"Lagian lo tau aja kalau gue suka malu - maluin". Ujar fajar tersenyum devil.
"Kan kalian saudara kembar". Ujar alex dengan datar & sedikit santai.
"Hahahah lo benar banget lex". Ujar nara ikut tertawa mengejek regan & fajar.
__ADS_1
"Sudah - sudah ayo kalian makan". Ujar ayah adi menengahi mereka semua karna ia tau ketika mereka sudah bergurau tak akan ada habisnya.
"Heheh oke om". Ujar revan. Jika kalian sudah baca episode sebelumnya pasti kalian tahu siapa revan, regan, fajar, alex, dimas, & reno.
Hening untuk beberapa saat karna fajar & yang lainnya tengah asik menyantap semua hidangan yang ada.
"Ekhem ngomong - ngomong bagaimana dengan kalian berdua, nara & alvin kapan kalian akan menikah". Tanya opa kusuma dengan serius, sejujurnya ia sangat ingin mempunyai cicit.
"Ukhu.... Ukhu...". Nara & Alvin langsung terbatuk mendengar ucapan opa kusuma.
"Kompak sekali kalian batuknya". Ejek ayah adi sembari menyuruh mereka minum. Mereka pun langsung menyambar minuman mereka.
"Ayo jawab pertanyaan opa kusuma". Ujar mamah ayu pada alvin & nara.
"Aku nanti opa, aku akan menikah jika sudah mendapatkan yang tepat". Ujar nara pada opa kusuma.
"Aku juga pasti akan segera menikah jika sudah waktunya". Ujar alvin pada opa kusuma.
"Kalian bagaimana fajar and the gengs". Tanya opa pada fajar & yang lainnya.
"Fajar and the gengs". Tanya mereka dengan bingung.
"Iya maksud opa, itu fajar, revan, dimas, reno, serta alex. Opa malas memanggil kalian satu persatu terlalu capek hahah. Kapan kalian akan menikah.
"Jawaban kami sama seperti nara & alvin". Ujar alex mewakili mereka, & diangguki oleh mereka.
"Dasar anak muda selalu saja begitu jika di tanya kapan menikah, terlalu banyak alasan". Ujar opa memutar bola mata jengahnya.
"Hahah benar sekali opa. Bahkan aku sudah bosan bertanya kapan alvin akan menikah". Ujar papah agung.
******
__ADS_1
Hai gengs welcome back to my story...
Kali ini aku update nya 2 Bab dulu ya next time kalau sempet aku up nya lebih dari 2 Okay👌😉