Healer Of My Heart

Healer Of My Heart
Bab 72 - Toilet


__ADS_3

"Mau kemana lo key". Tanya vanya ketika melihat keysha terburu - buru.


"Toilet". Ucap keysha langsung berlari karena tak tahan ingin membuang air kecil.


Mereka hanya menggeleng kepala saja melihat perilaku keysha.


"Shiiittt, rusak lagi toiletnya". Ucap keysha ketika melihat toilet dekat kelasnya rusak, lalu ia langsung mencari toilet di tempat lain & hasilnya sama saja. Hingga akhirnya ia berhasil menemukan toilet didekat gudang sekolahnya.


Tanpa merasa curiga keysha langsung masuk saja kedalam toilet karna sudah tak tahan.


Rara tersenyum puas karena keysha berhasil masuk kedalam jebakan mereka, sengaja mereka memilih toilet tersebut karena hanya cctv didekat gudang itu yang sedang rusak.


Sungguh pandai mereka menjalankan rencana seolah tau kalau keysha akan ke toilet & benar saja keysha memang akan ke toilet.


Baru keysha merasa lega karna berhasil membuang hajat kecilnya. Tiba - tiba lampu toilet mati. Toilet itu memang gelap jika lampu dimatikan karena tempatnya yang kurang dari cahaya matahari.


"Kenapa lampu nya mati, jangan bilang lampu disini rusak juga". Ucap keysha berdecak kesal.


Keysha mencoba membuka knop pintu toilet namun tak bisa.


"Oh shiitttt kenapa gue sial banget sih hari ini". Keysha merogoh saku nya untuk mencari handphone namun ternyata ia lupa membawa handphone nya. Benar - benar sial pikir keysha.


Tidak lama ada tikus yang entah datang dari mana sehingga membuat keysha menjerit, sungguh ia merasa geli melihat tikus - tikus tersebut.


Siska and the gengs tertawa kecil melihat penderitaan keysha, yap mereka lah yang melemparkan tikus - tikus itu ke dalam toilet.


"Huuuss jangan berisik, ini yang terakhir". Bisik rara pada teman - temannya, ia menyuruh temannya untuk mengangkat ember yang berisi air kotor tersebut.


Kemudian mereka langsung menumpahkan air tersebut dari atas, dan air kotor itu tepat mengenai keysha yang berdiri dibawahnya.


"Ahhhh, oke sekarang gue paham siapa kalian keluar sekarang". Ucap keysha langsung mengerti kalau ia di jebak.


Namun mereka hanya diam saja, mereka menahan tawa agar keysha tak mendengar suara mereka kemudian mereka langsung pergi meninggalkan keysha begitu saja setelah puas mengerjai keysha.


"Berpencar agar tak ada yang curiga". Ucap rara pada teman - temannya, mereka mengangguk paham.


******


Kenapa keysha lama banget ke toiletnya ya, pikir vanya yang saat ini tengah menunggu bel sekolah berbunyi untuk pulang. Beruntung gurunya tengah ada keperluan jadi di kelas hanya ada murid - murid saja.


Vanya bangkit dari duduknya,


"Mau kemana lo nya?". Tanya nathan.


"Gue mau cari keysha dari tadi belum balik juga". Ucap vanya yang mulai merasa khawatir.


"Coba lo telpon keysha dulu". Ucap kevin


"Ini handphone nya di meja dia lupa bawa handphone tadi". Ucap vanya menunjukkan handphone keysha.

__ADS_1


"Kita langsung cari keysha". Ucap arga yang juga mengkhawatirkan istrinya.


Vanya, kevin, & nathan juga ikut mencarinya.


"Bagaimana". Tanya kevin pada mereka.


"Gue udah cek semua toilet tapi keysha gak ada". Ucap vanya.


"Sama gue juga sudah cek di rooftop juga gak ada". Ucap nathan.


"Kita cari lagi ke semua arah". Ucap arga.


Sekolah sudah sepi semua murid sudah pulang, kecuali arga, vanya, nathan, & kevin. Yang masih sibuk mencari keysha.


Sial kenapa sekolah ini luas sekali sih pikir mereka semua.


"Kita ke gudang hanya tempat itu yang belum kita periksa". Ucap kevin diangguki mereka semua.


"Keysha". Teriak mereka semua. mereka langsung membuka pintu gudang namun tak ada orang, lalu tanpa sengaja arga melihat pintu toilet yang berada didekat gudang.


Disitu tertulis toilet sedang rusak, entah mengapa ia merasa kalau keysha ada disana.


"Keysha kamu di dalam". Teriak arga namun tak ada sahutan.


"Nat vin bantu gue dobrak pintu toilet ini". Ucap arga pada nathan dan kevin. mereka langsung mendobrak pintu toilet lalu langsung mengecek kedalam.


Benar saja ada keysha yang sudah tak sadar kan diri di dalam toilet tersebut.


"Sayang bangun, siapa yang melakukan ini padamu. Aku mohon sayang bertahan lah". Ucap arga berusaha membangunkan istrinya, namun tak kunjung bangun.


Arga langsung mengangkat keysha. Nathan & kevin yang melihatnya merasa bingung kenapa arga memanggil Keysha dengan sebutan sayang.


Namun karena keadaan keysha lebih penting mereka tak mau menanyakan itu sekarang.


"Biar gue saja yang bawa mobil lo". Ucap nathan.


"Kemana kita akan membawa keysha". Ucap vanya.


"Apartemen kita berdua". Ucap arga.


Kita berdua ucap kevin dan nathan dalam hati, mereka sangat yakin ada sesuatu antara keysha dan arga.


"Dokter". Ucap kevin langsung dipotong arga.


"Sudah gue hubungi pasti dia langsung ke apartemen gue".


Mereka langsung menidurkan keysha di kamar begitu sampai di apartement.


"Biar gue gantiin baju keysha". Ucap vanya sembari menunggu dokter datang.

__ADS_1


Arga, kevin, & nathan langsung keluar dari kamar.


"Ga". Ucap nathan, arga yang mengerti apa yang akan ditanyakan nathan & kevin langsung menjawab.


"Nanti gue jelasin setelah ini". Ucap arga, mereka mengangguk tepat seorang dokter tampan masuk begitu saja ke dalam apartement arga.


"Sejak kapan kamu pindah apartement". Tanya dokter tampan tersebut.


"Sejak menikah". Ucap arga yang membuat ketiga pria tampan tersebut terkejut.


Baru mereka ingin bertanya lebih lanjut vanya keluar dari dalam kamar.


"Sudah siap dokter silahkan periksa keysha". Ucap vanya menyadarkan mereka dari keterkejutan.


Hampir saja dokter itu melupakan tujuan awalnya. Ia langsung masuk ke dalam kamar tersebut.


Dokter tampan itu langsung memeriksa keadaan keysha.


"Bagaimana". Ucap arga ketika sang dokter telah selesai menangani keysha.


"Ia hanya kedinginan saja & juga dehidrasi karena berada di tempat yang pengap serta mengeluarkan banyak keringat".


"Om sudah memberinya sedikit obat jadi dia sudah tak apa - apa, ini resep obat yang harus ia minum". Ucap sang dokter.


"Hem aku akan menebusnya nanti". Ucap arga.


Mereka semua menghembuskan nafas lega karena keysha sudah baik-baik saja. Lalu mereka keluar dari kamar membiarkan keysha beristirahat.


"Apakah ia istrimu yang kau nikahi minggu lalu". Ucap dokter yang bernama Daniel itu merupakan adik dari mamah arga.


"Ya". Ucap arga.


"Dia sungguh cantik pantas kau menyukainya". Ucap Dokter daniel.


"Tentu saja". Ucap arga dengan datar.


"Kau ini masih saja kaku seperti kanebo kering, sudahlah jaga istri mu om akan pamit sekarang". Ucap Dokter Daniel pamit pada mereka semua.


"Sampai jumpa semuanya". Ucap dokter daniel.


Mereka semua mengangguk & mengucapkan terima kasih.


"Jelaskan apa maksud dari semua ini". Ucap kevin yang sedari tadi sudah penasaran.


"Minum dulu". Ucap vanya membawa minuman ke ruang tamu, ia tadi diberitahu arga dimana letak dapurnya sehingga ia langsung membuat minuman untuk mereka semua.


Arga mulai menjelaskan semua dari awal tanpa kecuali sama sekali.


"Hem begitu". Ucap kevin & nathan.

__ADS_1


"Pasti lo sudah tau semua". Ucap kevin pada vanya &, vanya langsung mengangguk


__ADS_2