Healer Of My Heart

Healer Of My Heart
Bab 24 - Rencana Nara


__ADS_3

"Enak aja lo liat aja nanti jangan sampe terpesona kalau liat bentuk badan gue". Ujar arga mulai kesal karna diejek oleh pujaan hatinya.


"Iya iya udah yuk balik". Ujar Keysha menyuruh arga menghidupkan motornya kembali.


"Hem, peluk gue lagi". Seru arga. Dibalas anggukkan oleh keysha. (Sumpah ya arga nih cari kesempatan banget, maksa banget minta di peluk sama Keysha😄_author pov)


Setelah beberapa saat akhirnya mereka sampai di rumah keysha & langsung masuk ke dalam bersama.


"Duduk dulu gue mau ambil kotak P3K". Seru keysha pada arga, baru keysha selesai bicara bik surti datang menghampiri mereka.


"Non baru pulang?". Tanya bik surti pada keysha.


"Iya bik, bunda & kak nara kemana bi?". Tanya keysha karna rumah terlihat sepi.


"Nyonya sedang ada arisan, kalau kak nara dia pergi keluar katanya sedang ada urusan penting". Ujar bik surti.


"Hem yaudah, boleh tolong ambilin minuman untuk arga bik. Aku mau ke atas dulu". Ujar keysha, ia nampak biasa saja karna sudah terbiasa di tinggal sendiri. Ayahnya tengah pergi keluar kota mengurus bisnis sekaligus perusahaan nya yang ada di luar kota. Sedangkan kak nara ia paham betul apa yang tengah di lakukan oleh kakaknya itu.


"Baik non bibik permisi ke dapur mari den". Ujar bik surti pada keysha & arga. Dibalas Arga dengan mengangguk & tersenyum kecil saja.


"Tunggu bentar ya". Seru keysha lalu ia langsung meninggal kan arga di ruang tamu.


"Hem". Jawab arga, sejujurnya pukulan keysha tadi cukup sakit baginya. Tapi ia yakin tak ada luka di punggung nya awalnya ia ingin menolak untuk diobati toh pukulan tadi tak seberapa, namun karna ia ingin mencari perhatian keysha jadi ia berpura pura merasa sakit.


**********


Kak Nara Pov


Sementara itu di lain sisi kak nara tengah berada di markas nya, ia memiliki beberapa markas yang berisikan para mafia, hingga gengs motor. Nama kumpulan mereka adalah tim delta.


Suara derap langkah terdengar, siapapun yang mendengar nya dapat merasakan hawa yang begitu mencekam. Nampak seseorang datang dengan wajah yang dingin & tatapan yang tajam.


"Duduk semuanya". Seru kak nara ketika ia telah duduk di kursi khusus untuk nya ketika tengah berada di markas besarnya ini.

__ADS_1


"Baik bos". Jawab mereka semua pada kak nara.


"Bagaimana informasi kemunculan mereka sudah akurat?". Ujar Nara dengan datar wajah tanpa ekspresi.


"Sudah nar, gue udah selidikin semuanya mereka benar-benar telah kembali. Namun belum ada pergerakan dari mereka". Ujar fajar ketua mafia sekaligus sahabat dari nara.


"Hem nampaknya mereka keluar terlalu cepat dari perkiraan kita". Ujar nara sambil melihat bukti - bukti kemunculan mereka.


"Iya bang tapi seperti nya mereka akan bermain secara perlahan, jika diliat dari beberapa waktu awal kemunculan. Mereka belum menunjukkan tanda - tanda akan menyerang hingga hari ini." Ujar regan ketua geng motor sekaligus anak buah mereka.


"Hem begitu, nampak nya mereka ingin bermain cantik". Ujar Nara dengan senyum liciknya.


"Lantas apa yang akan kita lakukan dalam menangkap mereka, apakah kita akan menjalankan rencana kita sekarang". Ujar anak buah yang lainnya.


"Untuk saat ini kita ikuti saja permainan mereka, karna kita belum tau pasti siapa saja yang membantu dia". Ujar nara dengan serius.


"Lo benar, gue yakin ada musuh besar di balik tindakan dia. Karna dia gak mungkin melakukan ini sendirian". Ujar fajar.


"Lantas bagaimana dengan orang tuanya". Ujar regan.


"Andai dia tau kebenaran nya pasti semua ini gak akan terjadi, pasti mereka semua masih bersama sekarang & gak akan ada nyawa yang melayang". Ujar fajar dengan tatapan sendu.


"Kalau nanti dia tau kebenaran nya, apa lo bakal izinin dia bersama keysha". Ujar regan.


"Gue gak tau itu, kalau mereka saling mencintai gue bakal izinin mereka untuk bersama, apapun bakal gue lakuin untuk kebahagiaan keysha". Ujar nara dengan nada sendu.


"Lo benar-benar abang yang baik untuk keysha". Ujar regan menepuk bahu atasannya sekaligus sahabat bahkan nara sudah seperti abangnya sendiri.


"Hanya ini yang bisa gue lakuin karna selama ini gue jarang ada buat adek gue". Ujar nara mengehembuskan nafasnya dengan perlahan.


"Gue yakin keysha pasti ngerti keadaan lo, lagian kalian semua sekarang udah selalu ada untuk keysha. Bahkan lo udah jarang ninggalin keysha sendiri". Ujar fajar menyemangati sahabatnya itu.


Keysha dulu sering ditinggal sendiri karna kedua orang tuanya sibuk dengan kerjaannya masing-masing, sehingga jarang meluangkan waktu untuknya. Bahkan kak nara pun jarang pulang ke indonesia karna ia harus menempuh pendidikan nya di luar negeri. Hingga peristiwa tragis itu terjadi pun ia tak ada di samping keysha, oleh sebab itu ia sangat merasa bersalah pada adiknya itu ia merasa gagal sebagai kakak karna tak dapat melindungi adiknya dengan baik saat itu. Tapi sekarang ia berusaha untuk memperbaiki semuanya oleh sebab itu ia sangat overprotektif terhadap keysha.

__ADS_1


"Hem gue tau itu". Ujar nara tersenyum tipis ia membayangkan kebersamaan nya dengan adik kesayangan nya itu.


"Kembali ke topik awal". Sambung nara kembali dengan mimik wajah yang serius.


"Jadi untuk saat ini kita tak perlu melakukan apapun, kita ikuti semua permainan mereka begitu bos". Ujar anak buah mereka.


"Iya saat mereka muncul nanti ikuti mereka sampai dapat, jangan biarkan mereka lolos sedikitpun". Seru nara dengan tatapan tajam.


"Baik bos". Ujar mereka serempak.


"Ingat jangan ada yang mengkhianati gue siapapun yang berusaha mengkhianati gue harus siap menerima hukuman nya, kalian tau kan apa hukuman nya jika ada yang bermain dengan gue". Ujar nara dengan seringai nya.


Semua yang melihat seringai nara akan bergidik ngeri. Mereka semua hanya mengangguk saja tak ada yang berani Menjawab ataupun membantah. Karna mereka tau salah sedikit mereka bisa kehilangan nyawa mereka, itu sebabnya mereka memilih bungkam karna masih sayang nyawa.


(Ngeri ya gengs tapi itu lah kenyataannya siapapun yang bergabung menjadi mafia maka harus siap mati _author pov)


"Sudah bubar semuanya mulai jalankan tugas kalian masing - masing, ingat begitu kalian melihat mereka ikuti semua jejak mereka jangan sampai tertinggal sedikitpun". Ujar fajar sang pemimpin tim delta.


"Baik ketua". Ujar mereka membukukkan badan tanda memberikan hormat pada pemimpin mereka.


Kini hanya tinggal nara, fajar, regan, & para asisten mereka saja.


"Alex siap kan minuman untuk kita semua". Seru nara pada asistennya.


"Siap bos". Alex langsung pergi menyiapkan minuman untuk mereka, ia sudah mengetahui minuman apa yang mereka ingin kan.


"Bang bagaimana kabar keysha?". Tanya regan yang sudah lama tertarik pada keysha.


********


Hai gengs maaf aku baru update cerita, karna aku ada masalah pribadi gengs. sehingga menyita waktu ku untuk ngetik cerita ini.


Doa in ya biar aku diberikan kesehatan agar bisa selalu update cerita ini.

__ADS_1


Jangan lupa tinggal kan jejak kalian😉😘😋🙏


__ADS_2