Healer Of My Heart

Healer Of My Heart
Bab 17 - Hari Pertunangan 2


__ADS_3

"Selamat ya key, akhirnya kalian resmi bertunangan". Ujar bagas mengulurkan tangan pada keysha. Keysha pun tersenyum & menerima tangan bagas.


"Cie arga menang banyak nih, padahal banyak banget cowok yang ngincer keysha. Lah arga langsung gaspol jadi tunangan sekaligus calon suami". Ujar vanya tertawa sambil menggoda arga. Bagas terkekeh mendengar ucapan vanya.


"Apaan sih lo nya". Ujar keysha mencubit lengan vanya.


"Sakit key, lagian emang benarkan omongan gue". Ujar vanya sambil mengelus tangannya yang dicubit oleh keysha.


"Hahahhh benar banget lo van". Ujar bagas tertawa mengangguk setuju.


"Senang lo". Ujar arga mendelik pada bagas.


"Senang dong ngeliat sahabat gue akhirnya punya pasangan, tapi gue juga sedih". Ujar bagas menggantung.


"Sedih kenapa?". Tanya keysha & vanya penasaran.


"Sedih karna gue gak bisa dapetin lo key". Ujar bagas pura-pura sedih.


"Hahahhahah ada-ada aja lo bagas". Ujar keysha tertawa geli. Vanya pun ikut tertawa.


"Jadi kalau gue gak tunangan sama keysha lo mau coba dapatin Keysha". Tanya arga dengan nada sedikit meninggi.


"Ya iya dong heheheheh canda kok". Ujar bagas cengengesan. Arga hanya diam menatap tajam pada bagas, rasanya ia ingin menghajar sahabatnya itu.


"Btw lo kok bisa ada disini juga gas". Tanya vanya penasaran.


"Iya dong gue kan sahabat arga dari sd jadi pasti gue diundang". Jawab bagas dengan bangga.


"Hem yaudah lo berdua awas yah jangan sampai ngasih tau ke teman sekolah kita". Seru keysha pada vanya & bagas.


"Iya gak kok". Jawab vanya & bagas.


"Gue permisi ke toilet dulu sebentar". Pamit arga pada mereka, dijawab dengan anggukan mereka saja.


Saat arga baru saja keluar dari toilet, ia di hadang oleh kak nara.


"Ga bisa kita bicara sebentar". Ujar kak nara dengan serius.


"Hem bisa kak". Jawab arga.


Kak nara pun mengajak arga ke tempat yang sepi, agar bisa lebih leluasa saat mengobrol.

__ADS_1


"Duduk dulu ga". Ujar kak nara pada arga


"Iya kak, emang nya ada apa ya kak?". Tanya arga


"Gue cuma mau ngasih tau semoga lo mau terima keysha apa adanya, karena dia itu spesial ga". Ujar kak nara dengan raut wajah yang khawatir


"Spesial? Maksud kakak gimana". Ujar arga dengan bingung.


"Dia itu unik beda dari yang lain, mungkin dia persis kek barang yang langkah. Banyak rahasia terpendam yang gak lo tahu tentang keysha, tapi gue berharap semoga nanti lo gak kaget & gak akan ninggalin keysha saat tahu segalanya nanti. Gue gak bisa ngasih tau itu tapi suatu saat nanti lo pasti tau semuanya. Gue mohon lo jaga keysha baik-baik & terima dia apa adanya serta perlakukan dia dengan tulus". Ujar kak nara panjang lebar dengan perasaan campur aduk antara senang, sedih, & khawatir terhadap adik kesayangan nya itu.


"Lo tenang aja kak, bagaimana pun keysha gue akan terima dia apa adanya. Karna cinta gue tulus untuk keysha, gue bakal jaga dia meskipun nyawa gue taruhannya." ujar arga dengan lantang & tegas.


"Oke gue percaya sama lo, jaga dia baik-baik ya kalau gitu gue tinggal dulu". Ujar kak nara yang sudah merasa tenang lalu berlalu pergi meninggalkan arga. Di balas Arga dengan menggangguk & sedikit tersenyum saja.


"Sejujurnya ada apa dengan keysha kenapa banyak orang yang bilang kalau keysha itu bukan cewek biasa, & rahasia apa yang keysha sembunyikan ujar bhatin arga yang penasaran".


Acara pertunangan pun telah selesai para tamu bahkan keluarga arga pun sudah pulang.


"Akhirnya selesai juga acara pertunangan kamu key". Ujar ayah, kini mereka tengah kumpul diruang keluarga.


"Coba bunda liat cincinnya sayang". Ujar bunda


"Ini bun". Jawab keysha sambil menunjukkan cincinnya pada bunda.


"Iya bun, aku sama vanya ke kamar duluan ya capek mau istirahat". Ujar keysha


"Good Night bun yah" ujar keysha sambil mencium pipi bunda & ayahnya.


"Kakak gak dicium key". Ujar Kak Nara sambil menunjuk pipinya.


"Iya deh kak". Ujar keysha tertawa kemudian mencium pipi kakaknya itu.


"Good Night kak". Ujar keysha.


"Good Night To" adikku sayang". Jawab Kak Nara


"Good Night kak, tante, om" ujar vanya sambil mengikuti keysha yang sudah menuju ke kamar nya. Bunda & ayah mengangguk sambil tersenyum.


"Good Night To Vanya" ujar Kak Nara tersenyum.


Di kamar keysha.

__ADS_1


"Key?". Vanya ingin bertanya tapi ragu-ragu


"Apa nya kalau ada yang mau diomongin bilang aja gue gak papah kok" ujar keysha seolah tau apa yang dipikirkan oleh vanya


"Em, lo bahagia gak key sama semua ini". Ujar hanya ingin tahu isi hati keysha.


Keysha menarik nafas dengan kasar & terdiam sebentar. Lalu menggelengkan kepala.


"Gue gak tau nya, secara lo tau sendiri kan apa yang ada di hati gue". Ujar keysha dengan wajah sendunya.


"Kenapa lo mau nerima perjodohan ini kalau lo sendiri gak bahagia key". Ujar vanya sedih melihat situasi ini.


"Gue bisa apa nya, lo tau sendiri kan gue gak bakal bisa nolak keinginan ortu gue. Lagian siapa tau dengan pertunangan ini gue bisa lupain dia & bisa cepat sembuh". Ujar keysha matanya berkaca-kaca. Memikirkan orang yang ada dihatinya.


"Maafin gue key, gue dukung apapun keputusan lo. Jangan sedih lagi ya mending kita tidur yuk." ujar vanya sambil memeluk berusaha menenangkan keysha.


"Yaudah yuk tidur". Ujar keysha tersenyum tipis


"Oya key besok gue balik ya kerumah nyokap gue besok pulang". Ujar vanya. Keysha hanya mengangguk kemudian mereka tidur.


Namun keysha selalu sulit tidur mimpi itu terus terulang lagi. Nafas keysha mulai tak beraturan keringat mulai bercucuran. Keysha langsung terbangun air matanya sudah menetes sejak tadi.


"Maafin aku, kenapa rasanya susah banget untuk ngelupain semua ini". Ujar keysha terduduk meringkuk kedua tangan ya melingkari lututnya.


Kemudian keysha bangun mengambil minum & obatnya. Lalu masuk ke toilet untuk mengambil wudhu & melakukan sholat malam. Namun setelah selesai berdoa keysha masih tak tenang lalu ia kembali masuk ke toilet & menyalakan keran agar vanya tak mendengar suara tangisnya. Setelah cukup lama keysha pun keluar dari kamar mandi & langsung ke atas kasur berusaha untuk memejamkan matanya. Sepanjang malam ia menangis, ia baru bisa tidur dini hari.


********


Sedangkan di kediaman arga.


Arga nampak berpikir keras, karna ia teringat akan perkataan kak nara.


"Hem kenapa gue jadi kepikiran soal tadi ya, ada apa sama keysha sebenarnya. Beberapa kali gue sering liat tatapan kosong dia. Bahkan kak nara bilang dia itu unik & spesial, hem gue akui dia memang berbeda dari cewek lainnya. Apa gue cari tau kebenaran tentang dia aja ya, tapi kak nara bilang gue bakal tau dengan sendiri nya nanti, akh bodo lah pusing gue mikirinnya". Ujar arga yang bangkit dari tidurnya dan terduduk dikasurnya sambil mengacak rambutnya dengan frustasi.


Beberapa hari setelah pertunangan keysha, mereka menjalani kegiatan seperti biasanya.


Pagi hari rama datang kerumah keysha, ia baru pulang liburan & membawa oleh-oleh untuk keysha & keluarga nya. Ia datang menggunakan motor ninja nya. Tintin suara klakson motor rama kemudian satpam membukakan pintu pagarnya.


"Eh den rama tumben pagi-pagi udah kesini". Ujar pak satpam yang sudah sangat mengenal rama, karna sedari kecil ia sering kerumah keysha.


************

__ADS_1


Terima Kasih Sudah Mampir Ke ceritaku


Jangan Lupa Like, Koment, Vote, & Tambahkan Favorite ya😉


__ADS_2