
"Ayo" ajak arga pada keysha kemudian turun dari mobilnya.
Keysha hanya mengikuti arga dari belakang. "Ngapain lo di belakang gue sini" ujar arga dengan dingin sambil menunjuk arah samping agar keysha berada di sampingnya. Keysha merasa kesal kemudian langsung berjalan di samping arga.
Mereka pun masuk kedalam restoran, mereka duduk dipojok dekat jendela sampingnya ada sebuah taman kecil sehingga pemandangan nya cukup bagus.
Arga memanggil pelayan, pelayan langsung nyamperin mereka yang sedang melihat-lihat menu.
"Mau pesan apa mba & mas" tanya Pelayan itu.
"Nasi goreng seafood & jus alpukat" ujar keysha.
"Orange jus & roti bakar keju" ujar arga.
Tak lama pelayan pun mengantar pesanan mereka.
Keysha pun langsung menyambar makanan nya.
Arga terkekeh melihat keysha. "Udah berapa hari lo gak makan" tanya arga.
"Uhuk-uhuk". Keysha tersedak mendengar.
ucapan arga ia langsung meminum jus nya.
"Sembarangan lo, gue tuh laper aja karna belum sarapan". Jawab keysha dengan ketus & langsung melanjutkan makannya.
Arga berusaha menahan tawanya & langsung memakan makanannya.
Setelah selesai makan mereka pun langsung menuju ke tempat perhiasan untuk membeli cincin pertunangan.
Ketika baru akan memasuki toko perhiasan itu mereka langsung disambut oleh pegawai toko.
"Silahkan masuk mba & mas nya ada yang bisa saya bantu" ujar pegawai itu sambil mempersilahkan arga & Keysha duduk di sebuah sofa.
"Kami mencari cincin pertunangan, perlihatkan yang terbaik & termahal". Ujar arga.
Keysha terkejut mendengar perkataan arga. "Gila nih orang padahalkan cuma tunangan aja, gue tau sih lo emang kaya tapi apa harus segininya ujar hati Keysha".
Pegawai itu pun langsung mencari cincin yang terbaik. Kemudian memperlihatkan pada arga & keysha. Akhirnya mereka mendapatkan sebuah cincin yang simple namun cukup elegan, keysha meminta sebuah kalung juga agar cincinnya bisa di jadikan liontin dikalung. Agar teman-teman sekolah mereka tidak ada yang mengetahui kalau mereka sudah bertunangan, arga pun menyetujuinya. Setelah itu arga kembali meminta pada pegawai toko emas itu agar menunjukkan cincin pernikahan.
"Tolong perlihatkan cincin untuk pernikahan juga" seru arga pegawai itu pun mencarikan cincin pernikahan.
"Untuk apa cincin pernikahan bukannya kita cuma tunangan aja ya" tanya keysha kebingungan.
__ADS_1
"Sekalian biar nanti gak beli lagi". Ujar arga
"Lah emangnya kita mau langsung cepat menikah, & cincin ini kan sama saja seperti cincin pernikahan" ujar keysha menunjukkan cincin pertunangan mereka.
"Iya kita bakal langsung menikah setelah ujian semester ganjil kelas 11 nanti". ujar arga padahal ia hanya asal bicara.
"Yasudah" jawab keysha dengan acuh ia malas memikirkan pernikahannya dengan arga.
Pelayan pun langsung menunjukkan beberapa cincin pernikahan.
Kali ini arga yang memilihnya, ia memilih sebuah cincin yang didalamnya dapat di ukir dengan nama mereka. Namun karna ukuran nya kurang pas di tangan keysha & arga jadi mereka harus menunggu cincin itu seminggu lagi. Arga pun menyetujuinya.
Setelah itu mereka pun kembali pulang arga mengantar keysha kerumah nya. Setelah tiba keysha langsung turun dari mobil.
"Mau mampir apa gak lo" tanya keysha pada arga
"Gak next time aja". Ujar arga
"Yaudah makasih udah dianterin".
"Hem". Arga pun langsung melajukan mobilnya
Keysha baru hendak masuk ke rumahnya tiba-tiba ada vanya di pintu rumahnya. Ya vanya datang kerumah keysha tanpa mengabari sahabatnya itu, ia kira keysha ada dirumah tapi ternyata keysha sedang keluar bersama arga. Ia pun menunggu keysha di dalam.
"Baru dua jam yang lalu" ujar vanya
"Oh" jawab keysha langsung memakan keripik kentang yang ada di meja tamu
"Ngapain lo jalan sama arga" tanya vanya yang penasaran.
Keysha terdiam ia bingung bagaimana menjelaskan nya.
"Jawab lo jangan diam aja" ujar vanya dengan tegas.
Keysha pun menjawab "Gue sama arga mau tunangan malam minggu ini".
"Apa kok bisa" ujar vanya berteriak.
Keysha pun menjelaskan nya......
"Hem jadi gitu". Ujar vanya mengangguk mengerti apa yang dijelaskan sahabatnya itu.
"Iya, lo jangan kasih tau Rapa ya soal ini" pinta keysha pada vanya.
__ADS_1
"Oke gue gak bakal kasih tau rama, tapi mau sampai kapan lo sembunyiin ini lama kelamaan rama bakal tau". Ujar vanya. Apa yang dibilang vanya memang benar.
"Biar semua terungkap dengan sendirinya". Ujar keysha. Vanya hanya mengangguk.
"Oya lu harus datang di hari pertunangan gue ya". Ujar keysha.
"Pasti dong gue bakal dandan yang cantik supaya...." ujar vanya terpotong lalu senyam-senyum.
"Supaya kak Nara terpana dengan kencantikan lo" ujar keysha sambil tertawa, ia sangat mengetahui apa isi hati sahabatnya itu ia juga tau kalau vanya sudah lama menyukai kakaknya itu.
"Hehehe yap tepat sekali". Ujar vanya, mereka tertawa bersama.
"Key malam ini gue minep ya, gue males sendirian dirumah ortu gue lagi keluar negeri". Ujar hanya sambil memelas.
Keysha hanya mengangguk, ortu vanya sama dengan keysha sering pergi keluar negeri & keluar kota untuk mengurus pekerjaan & bisnis mereka. Sedangkan vanya memiliki seorang kakak perempuan tapi sudah menikah & punya rumah sendiri.
"Yuk ke kamar gue". Ajak keysha, mereka menghabiskan waktu di kamar keysha dengan menonton drakor bersama. Kamar keysha sangat besar ada televisi & sofa serta ada sebuah pintu yang langsung menyambung ke ruangan perpustakaan isinya ada berkas-berkas penting tapi untuk berkas-berkas disimpan di tempat yang tak terlihat oleh siapa pun sehingga tidak akan ada yang mengetahui dimana letak berkas penting itu hanya keysha lah yang mengetahui itu, buku-buku serta novel, komik & ruang kerja serta meja belajar milik keysha maklum sebagai salah satu ahli waris, ia harus mempelajari hal mengenai perusahaannya dari sekarang. Berbeda dengan kak Nara yang meminta kepada ortunya untuk mempelajari hal yang berkaitan dengan perusahaan setelah lulus kuliah saja karna ia ingin menikmati masa kuliahnya dengan bebas. Padahal Nara & keysha sama-sama mempunyai otak yang pintar & cerdas dari lahir hal itu menurun dari ortu mereka.
Malamnya mereka makan bersama.
"Bi tolong panggilin keysha ya". Seru bunda
"Iya nyonya". Bi surti pun langsung menuju kamar keysha.
Tok tok tok.... "Non ayo makan malam dulu" ujar bi surti
"Iya bi bentar lagi kita turun". Jawab keysha. Bi surti pun langsung pergi.
Keysha & vanya keluar kamar bersama mereka sudah memakai piyama couple bergambar teddy bear, yap mereka memang banyak mempunyai pakaian yang couple. Mereka sengaja soalnya nyaman aja kalo couple. Lagi pula vanya menyimpan beberapa pakaiannya di lemari keysha karna ia sering menghinap dirumah keysha. Ia malas kalau harus sering-sering membawa baju ganti jadi ia sengaja menaruh pakaiannya.
Mereka langsung menuju meja makan.
"Malam tante, om". Sapa vanya pada ortu keysha. Vanya & keysha langsung duduk di meja makan.
"Malam sayang" jawab bunda & ayah, mereka sudah menganggap vanya seperti anak mereka sendiri. Begitupun dengan vanya. Ortu vanya pun juga seperti itu.
"Kamu menginap disini vanya". Tanya bunda.
********
Hai gengs terima kasih sudah mampir di ceritaku🤗😍
Jangan lupa Like, Koment, Vote, & Tambahkan Favorite ya.
__ADS_1
Maaf Jika Ceritaku Membosankan & Tak Seperti Cerita Novel Lain Yang Cukup Seru & Keren. Ini Karya Pertama Aku Jadi Ini Pengalaman Pertamaku Dalam Menulis Harap Di Maklumi Ya Gengs Jika Ada Kesalahan Di Dalam Ceritaku. Terima Kasih😉😘🙏