Healer Of My Heart

Healer Of My Heart
Bab 34 - Satrio Sepupu Bima


__ADS_3

"Setelah ini kita ke ruangan ayah". Sambung keysha pada kak nara.


"Hem". Ujar nara berdehem.


*******


Sementara itu di lain sisi....


"Lo beneran suka dengan keysha kak". Ujar satrio pada kakak sepupu nya. Yap banyak yang tak mengetahui jika mereka adalah saudara.


"Ya gue serius". Ujar bima sambil berenang di kolam rumahnya.


"Yakin bukan karna lo keysha mirip dengan lo, lantas lo menganggap hal itu cinta". Ujar satrio kembali.


"Iya gue tau, tapi gue beneran suka sama dia. Dia itu spesial yo". Ujar bima duduk di pinggir kolam renang nya.


"Terserah lo deh gue dukung apapun keputusan lo selagi itu baik". Ujar satrio mendujung sepupu nya itu.


"Thanks yo udah mau ngedukung gue". Ujar bima berterima kasih pada satrio.


"Hem tapi lo tau kan yang suka sama keysha itu banyak bahkan rama dan arga pun menyukai keysha". Ujar satrio mengingatkan kak bima.


"Kalau soal arga gue tau itu karna gue sering liat arga mendekati keysha, apalagi sekarang mereka sekelas tapi, kalau rama gue gak tau itu emangnya lo tau darimana kalau rama menyukai keysha". Ujar bima.


"Gue sering merhatiin gerak gerik rama itu beda kalau sama keysha, bahkan rama sangat perhatian dengan keysha. Tanpa dia bilang pun semua yang melihat tatapan dan gerak geriknya pasti tau jika rama juga menyukai keysha. Lantas langkah apa yang akan lo ambil". Ujar satrio pada bima.


"Bukannya rama sahabat lo, kenapa lo malah dukung gue gak mungkin kan lo lakuin ini karna gue kakak sepupu lo". Ujar bima tersenyum lucu.


"Siapa bilang gue dukung lo, iya rama memang sahabat gue. Tapi gue disini cuma mau jadi penengah aja buat kalian. Siapapun yang berhasil menaklukkan hati keysha gue pasti dukung itu. Yang penting kalian jangan saling menyakiti bersaing lah secara sportif". Ujar satrio dengan bijak.


"Gak gue sangka ternyata lo bisa berkata bijak juga". Ujar kak bima meledek satrio.


"Ye tapi gue benarkan". Ujar satrio.


"Iya lo benar banget, gue bakal bersaing secara adil dengan mereka". Ujar kak bima tersenyum.

__ADS_1


"Nah gitu dong". Ujar satrio menyesap minuman yang sudah disiapkan oleh pembantu yang ada di rumah.


"By the way mau sampai kapan lo sembunyikan identitas lo". Ujar bima pada adik sepupu nya itu.


"Sampai waktu yang tepat, gue gak mau fans lo nyerbu gue lagi kalau tau kita sepupuan". Ujar satrio tertawa mengejek.


"Jadi lo takut gitu". Balas bima kembali dengan senyum meremehkan.


"Tidak juga, sama kayak lo gue cuma mau nyari teman yang nerima gue apa adanya tanpa melihat status sosial. Lagian lo juga mau sampai kapan sembunyiin identitas lo. Kita sama - sama bernama belakang anggara, siapa pun yang tau nama itu pasti bakal terkejut". Ujar satrio pada bima. Yap mereka sama - sama menyembunyikan identitas mereka. Kedua orang tua bima & satrio kakak beradik oleh sebab itu mereka sepupuan.


"Biarlah orang lain tau siapa kita dengan sendirinya". Ujar bima.


"Yap lo tepat, & lo juga jangan kasih tau siapa - siapa dulu kalau kita sepupuan". Ujar satrio dengan tegas.


"Oke tapi ada syarat nya". Ujar bima menyeringai. Dibalas dengan tatapan tajam oleh satrio


******


Keysha beserta keluarga nya sudah berada di bandara, karena hari ini papah dari ayah nya keysha datang. Yap kedua orang tua ayah keysha tinggal di luar negeri, namun ibunya ayah keysha telah meninggal dunia di luar negeri namun di makamkan di indonesia. Kakek Keysha lebih suka tinggal di new york karna banyak kenangan bersama istrinya disana, lagi pula yang mengurus perusahaan mereka di amerika adalah kakeknya keysha serta adik dari ayahnya keysha.


"Iya yah kita udah nunggu 15 menit loh, seharusnya opa sudah sampai". Ujar nara melihat jam tangannya.


"Seharusnya mereka sudah sampai, tapi sepertinya ada keterlambatan dalam penerbangan". Ujar ayah pada anak - anaknya.


"Kita tunggu 10 menit lagi ya". Sambung ayah adi kembali.


"Sudah lah sayang kalian semua duduk saja, opa sebentar lagi pasti sampai". Ujar bunda meyakinkan anak - anaknya untuk bersabar.


"Baik lah bun". Ujar keysha menuruti bunda nya.


"Yah bun aku ke toilet dulu ya". Ujar nara kemudian bergegas ke toilet yang ada di bandara.


"Kak ana". Sapa keysha pada hana lutfhia, gadis yang mencintai nara.


Hana yang merasa di panggil pun menoleh. kemudian ia tersenyum ketika mengetahui siapa yang memanggil nya & langsung melangkah menuju tempat keysha & orang tuanya duduk.

__ADS_1


"Assalamu'alaikum om tante". Ujar hana mencium tangan kedua calon mertuanya. Yap iya sudah menganggap ayah adi & bunda sukma adalah camer nya walaupun belum tentu iya akan menjadi menantu mereka.


"Wa'alaikum salam". Ujar ayah & bunda berbarengan.


"Kamu disini an". Ujar bunda sukma pada ana, yap hana biasa di panggil dengan sebutan ana.


Jika kalian ingin tau kisah hana & nara nanti aku bikinin ceritanya setelah cerita ini selesai ya. Karna aku takut gak bisa bagi waktu jika harus bikin dua cerita bersamaan😅 _author pov.


"Iya bun aku baru mengantar klient, kalian semua kok ada disini". Ujar hana yang penasaran.


"Kami tengah menunggu opa datang". Ujar bunda sukma pada ana dengan ramah, iya sudah menganggap ana seperti putrinya sendiri. Bahkan ia berharap ana lah yang akan menjadi menantu nya.


"Opa akan datang bun, wah aku harus menyambut nya juga". Ujar ana dengan senang.


"Iya kak opa datang, ayuk kita tunggu disini". Ujar keysha meminta kak ana untuk bergabung.


"Maaf bu sudah waktunya kita kembali ke kantor". Ujar asistennya hana yaitu fredi.


"Kita akan selesai sampai jam berapa". Tanya ana pada asisten nya karna mereka akan ada rapat penting setelah ini & hana harus turun tangan jadi tak bisa di gantikan oleh orang lain.


"Pukul 18.30 kita baru akan selesai bu". Ujar fredi pada atasannya.


"Hem, key tante om maaf aku gak bisa ikut nungguin opa. Aku masih ada rapat di kantor". Ujar ana tak enak hati pada keysha serta pada bunda & ayahnya keysha.


"Gak papa an nanti malam kamu datang ya ke rumah bersama daddy mu, kita makan malam bersama. Nanti om telpon daddy mu juga". Ujar ayah adi mengundang ana beserta papahnya. Untuk mommy nya hana sudah meninggal dunia sejak hana SD, jadi ia hanya tinggal berdua dengan daddy nya saja. Pembantu nya lah yang selalu menemani nya ketika daddy nya sibuk bekerja.


"Oke om ana pamit ya assalamu'alaikum". Ujar hana pamit untuk kembali ke kantor nya.


"Iya hati - hati nak, wa'alaikum salam". Ujar mereka pada hana.


*******


Hai Gengs Maaf Aku Lama Update nya, Aku Baru Ada Waktu. Mohon Bersabar Menunggu Aku Update Ya Gengs.


Like, Koment, Vote, & +kan Favorite

__ADS_1


__ADS_2