Healer Of My Heart

Healer Of My Heart
Bab 70 - Nikah


__ADS_3

Di sebuah vila yang besar namun vila tersebut letak nya berada di Kota B, setiap sudut ruangannya nampak indah karena sudah dihias seindah mungkin walaupun hiasan tampak sederhana namun cukup indah & elegant sangat cocok dengan setiap bentuk serta sudut dari vila tersebut. Semua dekorasi itu atas permintaan kedua mempelai mereka menginginkan semua tampak sederhana, lagi pula mereka hanya akan melaksanakan ijab qobul saja. Jadi buat apa tempat tersebut di dekor sedemikian rupa.


Suasana vila tersebut cukup asri serta sejuk karena daerahnya yang dekat dengan pegunungan.


Kedua orang tua keysha & arga sengaja memilih kota B untuk melaksanakan pernikahan kedua anak mereka agar jauh dari orang sekitar, serta jauh dari publik. Mereka sengaja menyembunyikan pernikahan kedua anak mereka demi kebaikan bersama.


Walaupun nanti setelah lulus SMA mereka akan melaksanakan resepsi besar-besaran, namun untuk saat ini semua harus dirahasiakan dulu.


Yang hadir diacara mereka pun hanya keluarga serta kerabat dekat saja, dan seperti biasa vanya & bagas pasti hadir.


Terdengar suara pelaksanaan ijab qobul dengan lantang, terlihat arga tengah mengucapkan ijab qobul dengan satu tarikan nafas.


"Saya terima nikah & kawin keysha putri jaya binti rahmat adi jaya dengan mas kawin seperangkat alat sholat di bayar tunai". Ucap arga dengan satu kali tarikan nafas, nampak keringat membasahi pelipisnya. Bahkan jantungnya pun belum bisa berdetak dengan tenang sejak tadi.


"Bagaimana saksi sah".


"Sah". Ucap para saksi & orang yang ada disana.


"Alhamdulillah". Ucap pak penghulu mulai memanjatkan doa.


Arga menghela nafasnya, akhirnya ia mulai bisa bernafas dengan tenang begitu mendengar kata sah.


"Mari panggil mempelai wanitanya". Ucap pak penghulu & yang lain.


Keysha jalan dengan diapit kedua wanita yang juga tak kalah cantik, yaitu bunda sukma & mamah ayu.


Semua sorot mata melihat kearah keysha yang tampak berbeda, sungguh keysha terlihat sangat cantik dengan balutan kebaya putih yang nampak sederhana namun cukup elegant. Bahkan kebaya tersebut memperlihatkan setiap lekukan tubuh keysha yang indah bak gitar spanyol.


Arga tak berkedip sedikit pun ketika melihat kearah keysha.


Alvin yang berada disebelah arga pun ikut melihat kagum pada adik iparnya, lalu ia menoleh kearah adiknya. Melihat arga yang tak berkedip & sorot mata arga yang tajam kearah keysha alvin pun berinsiatif untuk menggoda arga.


"Ekhem kedip dek, sabar setelah acara selesai lo bisa bobol gawang nanti". Ucap alvin memainkan sebelah matanya dengan genit pada arga.


Arga yang mendengar ucapan kakaknya pun merasa kesal & malu. ia menatap tajam kakaknya

__ADS_1


"Lo awas nanti". Ucap arga geram.


"Ayo silahkan kalian bertukar cincin". Ucap pak penghulu pada keysha & arga.


Mereka saling memasangkan cincin di jari manis mereka.


Setelah itu arga memegang ubun - ubun kepala keysha untuk melafadzkan doa untuk sang istri yang kini sudah sah secara agama & hukum.


Keysha mengambil tangan arga untuk dicium, ada getaran yang berbeda saat keysha mencium tangan arga yang kini telah sah menjadi suaminya.


Begitupun arga ia mencium kening keysha dengan penuh perasaan, sejak tadi jantung nya pun terus bergejolak.


Selesai sudah keysha & arga menanda tangani surat nikah serta berfoto. Kini mereka tengah memohon doa restu pada kedua orang tua mereka serta keluarga mereka.


"Bun". Keysha langsung memeluk bunda nya yang sejak tadi sudah meneteskan air mata.


"Putri bunda sekarang kamu sudah resmi menjadi seorang istri, bunda harap kamu bisa menjadi istri yang baik untuk suamimu turuti perkataan suamimu selagi itu baik untukmu". Ucap bunda pada sang putri.


"Baik bunda". Ucap keysha melerai pelukannya, tak terasa ia pun sudah meneteskan air mata. Entah apakah itu air mata haru & bahagia / air mata kesedihan hanya keysha sendirilah yang tau akan itu.


"Jaga putriku melebihi aku menjaganya, jangan kamu sakiti hatinya. Bila kau sudah tak mencintai lagi kelak kembalikan pada ku secara baik - baik". Ucap ayah adi meneteskan air matanya.


"Insya Allah ayah aku tak bisa berjanji untuk tak menyakitinya sebab aku tak sempurna, tapi aku berjanji akan selalu menjaga istriku serta menjaga cintaku seumur hidup untuknya". Ucap arga dengan penuh keyakinan.


Segala prosesi telah mereka lakukan kedua orang tua mereka langsung pamit pulang ke kota J karena harus mengurus pekerjaan mereka yang tak bisa ditinggal.


Kini hanya tinggal pengantin baru, Nara & Alvin The gengs, serta vanya & bagas saja yang tersisa mereka memilih menginap di villa menghabiskan akhir pekan mereka.


"Aku atau kamu duluan yang akan mandi". Ucap keysha pada suaminya, mereka berdua memilih langsung ke kamar agar bisa mengistirahatkan tubuh mereka, walaupun acara mereka sederhana tapi tetap saja itu menguras tenaga mereka.


"Kamu saja duluan aku akan menunggu disini". Balas arga langsung melemparkan dirinya keatas kasur.


"Huuuhhh... Keysha membuang nafasnya saat sudah naik kedalam bathup tak terasa kini statusnya telah berubah, ia yakin bukan hanya statusnya saja yang berubah namun hidupnya pasti akan berubah."


"Bismillah kamu pasti bisa menjalani semua ini key". Keysha menyemangati diri sendiri.

__ADS_1


30 menit sudah keysha mandi ia keluar mengenakan bathrobe karena lupa membawa baju ganti, sempat ia merasa ragu untuk keluar namun akhirnya keysha memberanikan diri untuk keluar.


Keysha mengedarkan pandangan mencari arga, terlihat arga sedang terlelap di tempat tidur. Keysha langsung bergegas menuju walk in closet.


Arga diam - diam memperhatikan apa yang istrinya lakukan, ia tersenyum lalu bangkit langsung menuju toilet untuk mandi setelah keysha masuk ke walk in closet.


Saat keysha keluar ia tak mendapati arga di tempat tidur lalu ia mendengar suara gemercik air. Keysha kembali masuk ke walk in closet untuk menyiapkan pakaian arga, ia yakin arga tak membawa baju gantinya. Ya meskipun ia belum sepenuhnya menerima pernikahan ini, ia tetap harus menjalankan tugasnya sebagai istri.


Setelah itu keysha langsung menuju dapur, karena merasa sangat lapar.


Keysha mengambil makanan yang memang sudah tersedia di meja makan.


Saat keysha tengah asik memakan makanannya. Tiba - tiba datang seseorang.


"Lapar key". Ucap alvin menuangkan air minum ke gelasnya lalu duduk berhadapan dengan keysha yang kini sudah menjadi adik iparnya.


"Iya bang". Keysha mengangguk.


"Bisa kita bicara nanti". Ucap bang alvin cukup serius.


"Hem oke". Mereka mengobrol ringan layaknya kakak & adik. Saat keysha telah menyelesaikan makannya, arga muncul menarik kursi tepat disebelah istrinya.


"Sayang kenapa kita tidak makan bersama, aku juga lapar". Ucap arga dengan manja.


Entah mengapa ia tak suka kakaknya berbincang dengan istrinya.


Keysha sedikit terkejut dengan panggilan sayang dari suaminya. Namun didetik berikutnya ia langsung tersadar.


"Maaf kamu tadi sedang mandi sedangkan aku sudah terlalu lapar, oleh sebab itu aku langsung makan duluan". Ucap keysha nada bicaranya mulai berubah kini dari yang dulunya terkesan datar, kini mulai melembut.


"Hem baiklah ambilkan aku makan". Arga mengelus pipi keysha, sungguh sangat manis perlakuannya. Keysha sempat tersipu dengan perlakuan manis arga, kemudian ia langsung mengambilkan lauk pauk untuk suaminya.


Sebelumnya keysha bertanya dulu suaminya ingin makan apa.


Alvin pun terkejut melihat perubahan sikap adiknya, baru ia akan berkomentar bagas & vanya muncul.

__ADS_1


"Mentang - mentang pengantin baru tapi tau tempat juga kali jika mau bermesraan". Seloroh vanya merasa kesal melihat kemesraan keysha & arga, jiwa jomblonya meronta - ronta.


__ADS_2