
Keysha sudah masuk sekolah kembali keadaan nya pun sudah membaik tangan & kakinya sudah tak di perban lagi begitu pun dengan arga kondisi nya sudah membaik.
"Teman - teman mohon perhatian nya sebentar". Arga berdiri di depan papan tulis, sontak semua murid melihat ke arah arga.
"Minggu depan pertandingan akan di mulai, kalian sudah tau kan apa saja tugas masing - masing".
"Hem sudah". Selama sebulan ini mereka sudah berlatih penuh untuk memenangkan pertandingan olahraga nanti.
"Bagus, ingat jangan lengah dan jangan sampai kita terpecah belah, kita harus saling bekerja sama". Arga mengingatkan teman - temannya sebagai ketua kelas.
"Iya kita harus saling membantu satu sama lain jika tidak mereka akan mencoba menghancurkan kita". Nino membenarkan perkataan arga.
"Ayo kita semua maju ke depan". Sisil meminta teman sekelasnya maju ke depan.
"Semua siap". Bagas memimpin.
"Siap". Jawab mereka serempak, kemudian mereka menggabungkan satu tangan mereka.
"SMAN Satu Nusa". Teriak bagas dengan lantang.
"Jaya jaya jaya". Teriak mereka semua kemudian mereka ber tos ria.
Pertandingan ini sangat lah penting untuk mereka semua karena siapa pun yang menang akan mendapatkan julukan SMA terbaik di Jakarta, & setiap tahunnya piala akan bergilir di SMAN Satu Nusa & SMAN Dirgantara.
"Kkkrrruuyuuuk..... Kkkkrrrruuuuyyyyyuuuuukkkk". Suara perut sisil terdengar.
"Sil lo laper". Vanya mencoba menahan tawanya namun akhirnya pecah juga.
"Hehehh sorry perut gue sudah laper guys". Sisil menyengir kuda.
"Yasudah ayo kita ke kantin". Ajak nathan pada teman - temannya.
"Gue gak sabar ketemu ketos SMAN Dirgantara". Ujar anggun mencomot kue di meja kantin, anggun adalah sekretaris 2 di kelas keysha.
"Why". Vanya bingung.
"Menurut info yang beredar ketos nya itu tampan banget". Sambung sisil dengan antusias.
"Yap lo benar banget sil, gue sudah berapa kali ketemu tapi belum pernah bertegur sapa sih". Anggun tersenyum membayangkan wajah ketos dirgantara.
"Kenapa gak lo sapa saja". Keysha penasaran.
"Mau nya sih gitu tapi susah untuk bisa bicara dengan nya, fans nya terlalu sensitif mereka akan mendukung ketos mereka jika perempuan itu memang cocok dengan ketos mereka jika tidak maka perempuan - perempuan itu akan habis di bully oleh fans ketos tersebut". Anggun bergidik ngeri membayangkan fans ketos tersebut.
"Ngeri juga ya, by the way nama ketos nya siapa sih". Tanya keysha kembali entah mengapa ia sangat penasaran.
"Namanya raf.....". Terpotong karena pelayan mengantar pesanan mereka.
"Silahkan mba mas pesenannya". Pelayan menyajikan makanan & minuman pesenan mereka.
__ADS_1
"Terima kasih". Jawab mereka.
"Enak banget ini nasgor, pas banget gue udah laper banget". Sisil langsung menyambar makanannya.
"Emang lo gak sarapan". Tanya bagas karena melihat sisil sangat kelaparan.
"Kagak kesiangan tadi gue makanya gak sempet sarapan".
"Betawi nya keluar ya". Nino tertawa mendengar logat betawi sisil.
"Sibuk lo". Sisil melempar roti tepat terkena jidat nino akhirnya terjadi aksi kejar - kejaran.
Keysha hanya tertawa melihat tingkah teman - temannya.
Kemudian ia diam untuk beberapa saat.
Vanya yang melihat nya pun bertanya.
"Lo kenapa key". Vanya menyelidik.
"Gak entah kenapa gue penasaran sama ketos SMAN Dirgantara". Keysha merasa sangat ingin bertemu ketus dirgantara.
"Tumben banget lo penasaran akan hal itu biasanya lo gak terlalu perduli akan hal yang menurut lo gak penting". Vanya merasa heran dengan keysha karena tidak biasanya keysha seperti itu.
"Entahlah". Keysha mengedikkan bahu nya lalu ia lanjutkan makannya yang belum selesai.
Nathan pun terkejut hingga tersedak.
"Uuukkkhhhuuu......". Kevin menyodorkan minuman milik nathan.
Nathan pun langsung menegaknya.
"Njir ngangetin gue aja lo, kalau gue mati keselek gimana kan gak lucu". Nathan melempar botol minuman tepat terkena hidung rama.
"Aduh hidung gue, kampret emang lo kalau hidung gue patah nanti gimana". Rama memegang hidungnya yang memerah karena di timpuk nathan tadi.
"Syukurin salah siapa lo ngangetin gue tadi". Nathan mengacuhkan rama & melanjutkan makannya kembali.
"Lo awas ya lo". Rama kesal pada nathan, padahal rama duluan yang mengganggu nathan namun ketika di balas kembali ia tak terima. Ya beginilah sifat kekanakkan rama.
"Sudah berisik kalian berdua dasar alay". Celetuk arga yang sedari tadi diam.
"Lo yang alay". Seru nathan & rama bersamaan.
Arga yang mendapat tatapan tajam dari nathan & rama pun bergidik ngeri, namun dengan cepat ia menetralkan perasaannya.
"Sudah ayo kita selesaikan makannya habis itu kita lanjut latihan untuk persiapan pertandingan nanti". Arga mengalihkan ke pembicaraan lain.
"Hem ayo". Keysha bangkit bersama kevin menuju tempat latihan sekolah mereka.
__ADS_1
Mereka pun pergi ke lapangan olahraga.
"Lo yakin mau ikut tanding badminton". Tanya rama merasa ragu dengan keysha karena biasanya keysha tak pernah ikut pertandingan badminton.
"Yakinlah, kan gue juga anak club badminton masa iya tanding badminton aja gue gak bisa". Keysha dengan yakin & penuh keseriusan.
"Tapi kenapa lo jadi duet bareng kevin sih, kenapa gak sama pasangan yang lain aja". Ada rasa cemburu di hati rama.
"Emang nya kenapa lo cemburu ya sama gue dan keysha secara gue bakal sering dekat sama keysha". Kevin mengejek rama.
"Sembarangan siapa juga yang cemburu, gue sudah punya lisa ya". Elak rama, ia berusaha menutupi rasa cemburu nya.
"Eleh bohong aja lo". Nathan ikut nimbrung.
"Apa sih lo nyambung aja". Rama memutar bola mata jengah nya.
"Udah ayo vin kita mulai". Keysha mengajak kevin untuk latihan badminton.
"Eh tunggu". Caca menghentikan mereka.
"Why?". Ujar mereka pada caca.
"Gue ikutan dong udah lama gak main badminton, lo sama kevin gue sama nathan". Caca ingin ikut main badminton.
"Kenapa gak sama gue aja". Rama merasa kesal karena tak di ajak main badminton.
"Lo ikut gue latihan basket ayo cepat". Arga mengajak rama latihan basket, yap mereka semua satu tim. Kapten tim basket sebelum nya adalah kak bima namun karena ia sudah kelas 12 kini ketuanya berpindah alih menjadi rama sebagai kapten basket, wakilnya arga, bagas, satrio, serta nino sebagai anggota inti. Sedangkan nathan, riki, rangga, & beberapa orang lainnya sebagai anggota cadangan.
"Hem ayo". Rama berjalan menuju lapangan basket yang letaknya bersebelahan dengan lapangan badminton. Sedangkan vanya, sisil, caca, anggun, nina, & yang lainnya mereka sedang latihan cheerleaders. Kenapa caca malah main badminton karena belum bagiannya untuk latihan. Selain ikut dance vanya ikut jadi anggota cheerleaders juga mumpung masih bisa berkarya kenapa enggak begitulah pikir vanya.
"Siap kita mulai ya". Keysha mulai memukul kok nya.
"Gila kalian berdua bener - benar cocok sebagai pasangan ganda campuran, permainan kalian bagus banget, sampe gue kewalahan begini. Huuuppp... Capek juga ya". Caca memuji permainan keysha & kevin yang sangat baik.
"Harus cocok dong biar lawan kalah nanti ngelawan kita berdua ya kan key". Kevin dengan bangga.
"Yap benar sekali, ayo istirahat dulu". Ajak keysha pada mereka karena mereka sudah main dua ronde.
"Gila baru ini gue kalah sama kalian". Nathan pura - pura sedih.
"Sudah jangan nangis, nih minum biar gak kalah terus nanti". Ejek kevin memberikan minuman pada nathan.
"Rese lo". Nathan langsung menyambar minumannya karena sudah haus.
******
Tinggalkan Jejak Kalian Untuk Ku Ya.....
Like, Koment, Vote, Beri Hadiah, & Tambahkan Favorite ya๐๐๐
__ADS_1