
*****
Ke esokkan harinya
"Pagi semua". Sapa arga yang sudah rapih lalu duduk di meja makan untuk sarapan.
"Pagi sayang" jawab papah & mamah arga.
"Tumben lo udah rapih jam segini" ujar alvin abangnya arga.
"Hem lagi pengen aja". Ujar arga sesantai mungkin arga tak ada yang curiga.
"Sayang nanti setelah kuenya matang kamu tolong anterin kerumah camer kamu ya". Ujar sang mamah, ia cukup pekak mengapa arga sudah rapih di pagi hari pasti karna ia sudah tak sabar ingin bertemu tunangan sekaligus pujaan hatinya itu yang dipikir oleh mamahnya. Tapi apa yang dipikirkan emang benar banget sih😄.
"Iya mah nanti aku anterin". Jawab arga sambil menikmati sarapannya.
"Oh pantes lo rapih begini karna mau ketemu pujaan hati lo toh". Ujar alvin terkekeh sendiri saat menyadari adeknya sudah mulai bucin.
"Cie ada yang bucin nih". Ujar sang papah ikut menggoda putra keduanya itu.
"Kalian apaan sih". Ujar arga dengan kesal karna digoda oleh kakak & papahnya. Lalu ia kembali mengucapkan kata " lo juga bang, iri bilang bos makanya punya cewek juga biar tau gimana rasanya". Ujar arga sedikit mengejek abangnya, sehingga membuat abangnya sangat kesal karna mendapat ejekan dari adiknya.
"Lo". Ujar alvin menunjuk arga dengan jari telunjuknya lalu menatap adiknya dengan tajam, sedangkan yang ditatap hanya santai saja tak ada takut-takutnya.
"Iya juga masa kamu kalah sama adik kamu al". Ujar sang papah kini balik menggoda nya dengan nada sedikit mengejek.
"Kok papah jadi balik ngejek aku sih, yang konsinten dong tadi ngejek arga sekarang aku". Ujar alvin dengan kesal karna papahnya ikut mengejeknya.
"Benar kata mereka sampai kapan kamu begini, ingat dia udah pergi jauh dan tak akan pernah kembali. Seharusnya kamu mulai melangkah maju dan mulai hidup baru". Ujar sang mamah tampak sedih & khawatir akan putra pertamanya.
"Baiklah aku akan memulai hidup baru ku mah, kalian tak perlu khawatir aku juga sadar sudah terlalu lama aku larut akan masa lalu". Ujar alvin yang sudah mulai menerima kenyataan.
Sebernya alpin sudah berniat akan menikah dengan kekasihnya yang sangat ia cintai sampai sekarang, namun disaat mereka tengah menyiapkan pernihakan mereka kekasihnya mengalami kecelakaan yang menyebabkan nya meninggal dunia. Alvin yang sangat mencintai kekasih nya tak dapat membuka hatinya selama bertahun tahun setelah kepergian pujaan hatinya. Namun akhirnya ia mulai berpikir bahwa ini saat yang tepat untuk ia memulai hidup baru.
__ADS_1
"Udah lah gak cocok muka lo galau gitu, biasanya juga lo ngelawak" ujar arga mengembalikan suasana arga normal kembali. Ia tak mau kakaknya terus bersedih mengingat masa lalunya.
"Maaf bukan gue egois bang, gue mau lo lupain dia lagian dia gak pantes buat lo. Andai lo tau kebenaran nya pasti lo bakal benci sama cewek pujaan hati lo itu ujar batin arga".
Sejujurnya arga & kedua orang tuanya sudah tau akan keburukan mantan kekasih kakaknya itu, tapi mereka memilih diam & menunggu waktu yang tepat untuk memberitahu semua kebenaran. Mereka juga bersyukur alvin gagal menikah dengan sofia kekasihnya.
"Oh jadi lo nganggep gue pelawak gitu, sial muka tampan kek gue masih lo bilang pelawak". Ujar alvin pura-pura ngambek, ia mudah merubah moodnya karna tak ingin membuat orang khawatir akan kondisinya.
"Cih tampanan juga gue". Ujar arga sembari menepuk dadanya dengan bangga, yaps dibalik sifat dingin arga ia memiliki jiwa yang cukup narsis. (Maklum orang tampan mah gitu suka songong😄)
"Masih juga tampanan papah daripada kalian, ya kan mah" ujar papah tersenyum memberikan kedipan sebelah matanya kepada sang istri tercinta.
"Hem iya kalian semua tampan kok, tapi yang pasti masih tampanan yang buatnya ay". Ujar sang mamah membalas memberikan senyuman menggoda pada sang suami.
"Mulai bucinnya". Ujar alvin & arga serempak sembari memutar bola mata jengah melihat ke bucinan ke dua orang tuanya itu.
"Udah ah mah mana kuenya, aku mau ke rumah keysha sekarang". Ujar arga
"Iya bentar mamah ambil dulu kuenya". Ujar sang mamah pergi ke dapur mengambil kue yang baru saja matang lalu memasukan ke kotak kue.
"Iya mamah ku yang bawel, aku berangkat". Ujar arga mencium tangan ke dua orang tuanya & juga abangnya.
Abang alvin & papah hanya mengangguk saja.
"Hem hati-hati ya, jangan ngebut bawa kendaraan nya". Ujar sang mamah sedikit berteriak agar anaknya dapat mendengar karna arga sudah mulai melangkah keluar rumah. Dibalas dengan anggukkan saja.
Sekitar 40 menit arga pun sampai di rumah keysha.
Tintintin suara klakson motor arga sampai di depan rumah keysha, kemudian satpam langsung membukakan pintu gerbangnya. Arga membawa motor kesayangan nya karna ia pikir akan lebih romantis jika berboncengan berdua dengan keysha, padahal belum tentu keysha menerima ajakannya untuk pergi tapi ia sudah lebih dulu memikirkan untuk bermesraan dengan tunangannya itu.
Dindong.....
Muncul kak nara membuka pintu rumah karna ini hari libur maka kak nara akan bersantai di rumah oleh sebab itu kak nara ada di rumah.
__ADS_1
"Eh elo ga masuk sini". Ujar kak nara mempersilahkan arga masuk & duduk di ruang tamu.
"Bun key ada arga nih". Teriak kak nara pada bunda yang sedang ada di dapur agar kedengeran, sedangkan keysha ada di kamarnya.
"Tunggu bentar ya gue ambilin minum dulu, lo mau minum apa?". Tanya kak nara pada arga
"Kalau boleh yang dingin aja kak, oh ya kak ini kue dari mamah untuk kalian". Ujar arga menyerahkan kue buatan mamahnya tadi.
"Wow wangi nya enak nih, yaudah lo tunggu disini bentar ya gue ke dapur dulu". Ujar kak nara pergi ke dapur untuk menyuruh bik surti bikin minuman.
"Oke kak". Ujar arga menunggu diruang tamu.
Tak lama datang bik surti membawa minuman & cemilan untuk arga.
"Silahkan di minum den". Ujar bi surti.
"Terima kasih bi". Ujar arga sembari mengangguk.
"Apa kabar kamu arga?". Tanya bunda sukma pada calon mantunya itu.
"Alhamdulillah baik tante, tante gimana kabarnya". Tanya arga balik pada bunda sukma.
"Alhamdulillah baik juga, silahkan diminum dan dimakan kuenya jangan diliatin aja". Ujar bunda yang melihat minuman & kue nya belum tersentuh oleh arga.
"Iya tan aku minum ya". Ujar arga tersenyum lembut pada calon mertuanya itu.
"Jangan panggil tante, panggil bunda aja bentar lagi kan kamu jadi mantu bunda". Ujar bunda sukma tersenyum pada arga.
"Hah iya tan eh bunda". Ujar arga malu-malu, arga nampak celangak-celinguk seperti mencari sesuatu. Bunda yang melihat hal itu langsung mengerti.
"Kamu pasti nyari keysha ya, dia ada di kamarnya kamu langsung ke kamarnya aja". Ujar bunda sukma
***********
__ADS_1
Hai gengs terima kasih sudah mampir ke ceritaku.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian😉