Healer Of My Heart

Healer Of My Heart
Bab 65 - Curhatan Keysha


__ADS_3

"Jadi alya salah satu penyebab peristiwa itu terjadi". Ucap kak bima, setelah mendengar cerita keysha.


"Iya dia salah satu penyebab nya". Keysha menghela nafas beratnya sesaat.


"Aku bingung harus bagaimana, setiap kali aku melihat wajah alya kejadian itu selalu terlintas di mataku. Perasaan ku berkecamuk". Ucap keysha dengan suara parau, sungguh ia berusaha menahan matanya untuk tak berkedip karena sedikit saja ia berkedip sudah di pastikan air matanya akan jatuh.


Bima menghela nafasnya sungguh ia tak menyangka masa lalu keysha lebih tragis darinya, pantasnya saja trauma keysha sulit untuk di sembuhkan ternyata masa lalu keysha lebih berat dari kisah nya.


"Aku memang tak menyaksikan kejadian itu secara langsung, namun ketika mendengar perkataanmu aku sangat mengerti perasaan mu".


"Berat pasti rasanya, namun aku yakin kamu pasti bisa melaluinya buktinya kamu bisa bertahan sampai sekarang. Sungguh kamu sangat hebat key". Ucap kak bima memberikan kekuatan untuk keysha.


Keysha tersenyum kecil mendengar ucapan kak bima yang selalu menyejukkan hatinya. Sungguh ia beruntung bisa bertemu dengan kak bima.


"Boleh pinjam bahu kakak". Ucap keysha yang saat ini butuh sandaran.


"Tentu bersandar di bahuku jika itu bisa membuat mu nyaman". Ucap kak bima tersenyum tulus.


"Boleh aku mengatakan sesuatu". Ucap kak bima ketika mereka sedang menikmati makanan di sebuah cafe yang sepi, sengaja mereka memilih cafe yang suasana cukup sepi & tenang agar bisa menikmati makanan mereka dengan nyaman.


"Hem boleh". Ucap keysha meneguk jus kesukaannya.


"Aku tau tidak mudah untuk melupakan semua yang sudah terjadi, meskipun kamu sudah berusaha untuk melupakan semuanya. Tapi mau sampai kapan kamu akan marah dengan alya yang nantinya akan membuat mu menjadi dendam karena perilaku alya dulu padamu, kecewa boleh key tapi jangan sampai berlarut - larut jika kalian terus terusan seperti ini. Yang ada kalian akan terus saling menyakiti nanti nya, sungguh dendam itu tak baik key". Ucap kak bima berusaha menasehati keysha agar ikhlas untuk menerima semua yang sudah terjadi, & supaya keysha bisa memaafkan alya.


"Aku tak ada niat untuk membalas dendam dengan alya kak, tapi apa yang kakak bilang ada benar nya juga. Selama bertahun - tahun aku membenci alya namun itu juga menyakitkan untuk ku karena kami tak bisa seperti dulu lagi. Aku bingung harus bagaimana". Keysha menghela nafas panjang nya, merasa bimbang dengan semua yang terjadi.


"Serahkan semua dengan yang maha kuasa Allah saja maha pemaaf lantas mengapa dengan kita yang hanya sekedar hambanya saja tak dapat memaafkan sesama hambanya, ya walau setiap manusia pasti akan melakukan kesalahan jika ia mau berubah dan akan memperbaiki semua kesalahan yang ia buat. Mengapa tidak di beri kesempatan sekali saja agar ia bisa bertaubat".


"Berikan alya kesempatan kedua agar alya bisa menebus semua kesalahan nya, meskipun semua tak kan bisa utuh seperti semula setidaknya pertahankan yang ada. Sebelum kalian akan kehilangan semuanya nantinya, jangan sampai kamu menyesal nantinya". Ujar kak bima dengan bijak, ia tak mau keysha menjadi gelap mata karena amarah yang begitu besar nantinya.


"Baiklah aku akan berikan alya kesempatan kedua, tapi bukan sekarang aku ingin melihat seberapa gigihnya alya berjuang untuk mendapatkan maaf dariku. Insya Allah begitu aku yakin maka aku akan memaafkan alya dengan ikhlas". Ujar keysha memahami pendapat dari kak bima.


"Hem baiklah apapun keputusan mu akan ku dukung". Ujar kak bima mengusap lengan keysha.

__ADS_1


"Terima kasih karena kakak bersedia mendengarkan keluh kesah ku". Sungguh keysha merasa terharu atas semua kebaikan kak bima.


"Santai saja kau ini sudah seperti dengan siapa saja, kamu itu adikku jadi sudah tugas ku berada disisi mu saat kau membutuhkan ku". Ucap kak bima merasa gemas dengan keysha karena selalu mengucapkan terima kasih padanya.


"Heheh baiklah kakakku". Ucap keysha tersenyum meledek kak bima.


"Sudah baik kan, jika sudah ayo kita pulang pasti bang nara mencari kita". Ucap kak bima, sebelum mereka pergi kak bima sempat menghubungi kak nara agar tak khawatir.


"Oke". Ujar keysha tersenyum jalan lebih dulu.


Dari kejauhan seseorang mengepalkan tangannya melihat kebersamaan kak bima & keysha.


Kemudian ia menghubungi seseorang.


"Hallo paman percepat rencana mu". Ucapnya dengan seringai yang tajam.


********


Sementara itu di lain sisi


"Keponakanku sudah tak sabar ingin memulai rencananya". Ucap sang bos tersebut menghela nafas nya.


"Lantas bagaimana apakah kita harus melakukan nya sekarang".


"Tidak kita akan lakukan sesuai dengan rencana kita, biarkan saja aku akan merayu keponakan agar tak merajuk nanti". Ucap sang bos.


Ia tak mau rencana yang sudah di susun rapih harus berantakan karena keponakan nanti.


"Baiklah bos".


*********


Sementara di kantor Nara baru saja menyelesaikan pekerjaan nya.

__ADS_1


Alex masuk ke ruangannya, nara yang melihat alex pun langsung bertanya.


"Bagaimana apakah mereka sudah mulai bergerak?". Ucap nara to the point.


"Tidak belum ada pergerakan dari mereka". Ucap alex yang paham kemana arah pembicaraan mereka.


"Hem cari tau siapa anak perempuan yang memasukkan obat perangsang itu, aku yakin pasti ia ada hubungan nya dengan dia". Ucap nara entah mengapa hatinya mengatakan semua ini ada kaitannya dengan biang masalah tersebut.


"Baiklah akan ku beritahu jika hasilnya sudah ketahuan". ucap alex mengangguk mengerti.


"Ayo kita pulang". ajak nara meskipun ia terkadang cukup tegas namun ia cukup peka akan situasi, nara tau jika alex merasa lelah karena selama dua hari ini mereka terus lembur karena pekerjaan yang meningkat.


"Istirahat lah besok hari libur kau tak perlu bekerja". Ucap nara ketika mereka sudah sampai di mansion utama keluarga jaya


"Baiklah, sampai bertemu nanti". Ucap alex langsung memasuki mobil nya untuk langsung pulang ke apartemen nya.


Alex selama ini tinggal di apartemen yang sama dengan keysha hanya berbeda lantai saja. Bahkan alex sering menemani keysha jika keysha tengah berada di apartemen.


Saat nara memasuki mansion nya di ruang tamu sudah ada bima.


"Baru pulang bang". Ujar bima pada kak nara, mereka bersalaman ala mereka sendiri.


Mereka sudah cukup akrab karena sering bertemu, & juga karena obrolan mereka cukup nyambung oleh sebab itu mereka cepat akrab.


"Iya kau sudah lama disini". Ujar kak nara tersenyum, ia ikut duduk di sofa dekat bima. Sembari mengendurkan dasinya karena merasa sedikit pengap.


Baru bima akan menjawab keysha datang membawa nampan yang berisi minuman & cemilan.


"Nih di minum dulu kakak - kakak ku". Ucap keysha terkekeh mendengar ucapannya sendiri.


Keysha tau kak nara sudah datang karena tadi saat di jalan kak nara menghubungi akan segera sampai di mansion.


"Thanks adikku". Ujar kak nara mengajak keysha untuk duduk disampingnya.

__ADS_1


"Kakak dengar alya sudah kembali bagaimana Keadaan adek baik - baik saja kan, trauma nya tidak kambuh kan?". Ucap kak nara memberikan pertanyaan berturut karena sungguh mengkhawatirkan kondisi adik tersayang nya itu.


__ADS_2