Healer Of My Heart

Healer Of My Heart
Bab 26 - Curhatan Arga


__ADS_3

"Kenapa?". Tanya arga penasaran.


"Kotor belum sempat gue bersihin, udah jangan banyak tanya mau sampai kapan lo telanjang dada begitu". Ujar keysha mengalihkan pembicaraan.


"Oh iya gue lupa". Ujar arga lalu ia langsung memakai pakaian nya.


"Yaudah gue pamit pulang ya". Ujar arga pamit pulang, ia sudah merasakan lelah oleh sebab itu ia ingin cepat sampai ke rumahnya.


"Hem gak gue antar ke depan gak papah kan, gue mau langsung mandi". Ujar keysha yang sudah merasakan badannya lengket karna seharian berada di luar.


"Iya gak papah, nih". Ujar arga menjulurkan tangan nya.


Keysha nampak bingung dengan sikap arga. "Kenapa?". Tanya keysha.


"Ck, cium tangan gue. Itung itung latihan kalau lo jadi istri gue nanti". Ujar arga berdecak kesal, menurut nya keysha itu aneh bukan biasanya perempuan itu mudah pekak, namun kenapa jika bersama keysha ia harus menjelaskan apa maksud & sikapnya.


"Hem, dah sana balik". Ujar keysha mencium tangan arga, ia malas meladeni arga itu sebabnya ia mau saja di suruh mencium tangan arga. Lagi pula biar arga cepat pulang pikirnya.


"Iya, Assalamu'alaikum". Ujar arga sembari melangkah keluar dari kamar keysha.


"Wa'alaikum salam". Jawab keysha, kemudian langsung masuk ke bathroom.


********


Malam hari di kediaman arga...


Arga tengah berada di balkon kamar nya, kamar ia bersebelahan dengan bang alvin jadi otomatis balkon kamarnya pun menjadi satu.


Saat arga tengah memikirkan kebersamaan nya tadi dengan keysha, bang alvin datang menepuk pundak arga.


"Kenapa lo senyum - senyum sendiri". Ujar bang alvin.


"Kepo lo". Ujar arga kesal karna di ganggu waktu nya memikirkan keysha.


"Hem gue tau pasti lo lagi mikirin keysha kan". Ujar alvin tersenyum usil.


"Kalau udah tau kenapa masih nanya". Ujar arga dengan geram.


"Sengaja kali aja lo mau curhat hahahahh". Ujar alvin tertawa geli.


"Kenapa ketawa". Ujar arga terheran.


"Lucu aja bayangin lo yang biasa nya dingin ke cewek plus nyebelin tapi ternyata bisa jadi cowok bucin akut". Ujar alvin tertawa terbahak - bahak.


"Dasar abang laknat lo senang benar ngejekin adeknya terus". Ujar arga pura - pura ngambek, ia sadar betul apa yang abang nya ucapkan memang benar adanya oleh sebab itu ia tak marah sama sekali.

__ADS_1


Kemudian mereka tertawa bersama.


"Hahahah.... Ekhem bang". Ujar arga yang sudah berhenti tertawa.


"Ya". Jawab bang alvin.


"Dengarin curhatan gue". Ujar arga ingin menceritakan kejadian tadi saat di taman rose.


"Hem gue dengerin cepet cerita". Ujar alvin penasaran.


Kemudian arga menceritakan apa yang ia & keysha ucapkan saat di menara taman rose.


"Jadi keysha bilang gitu, menurut gue lo coba bikin keysha yakin akan perasaan lo ke dia". Seru alvin.


"Iya itu juga yang gue pikirin, tapi gue bingung kenapa keysha bilang begitu. Apa keysha jatuh cinta dengan lelaki lain". Ujar arga curiga.


Alvin menelan Saliva nya mendengar perkataan arga. Ia mengetahui semuanya karna ia juga teman dekat nara.


"Jangan berpikiran negatif, jalanin aja dulu selebihnya serahkan kepada Allah toh lo kan udah berusaha. Jika keysha memang untuk lo maka kalian akan bersama jika tidak maka Allah akan menunjukkan jalannya". Ujar alvin menasihati adiknya.


"Hem lo benar bang". Arga mengangguk membenarkan ucapan abangnya.


"Lagian lo masih terlalu muda, tapi udah mikirin cinta aja fokus sama masa depan & cita - cita lo aja dulu. Meski kalian sudah di jodoh kan jangan lupakan masa depan kalian". Sambung alvin.


"Iya iya gue ngerti, thanks ya bang atas nasehat nya & thanks juga udah dengerin curhatan gue". Ujar arga berterima kasih.


"Oke bang". Ujar arga melangkah masuk ke kamarnya namun sebelum menutup pintu balkonnya ia mengatakan. "Jangan mikirin masa lalu coba lah melangkah ke depan bang".


"Iya adikku sayang". Jawab nara terkekeh.


**********


Hari libur telah selesai, hari ini Keysha sudah kembali masuk ke sekolah.


"Pagi semua". Ujar keysha yang baru bergabung di meja makan untuk sarapan.


"Pagi sayang". Jawab bunda, ayah, & kak nara.


"Yah aku mau bawa mobil sendiri boleh kan yah". Ujar Keysha sembari menikmati sarapannya.


"Boleh kok sayang, ayah justru senang akhirnya kamu mau berkendara lagi". Ujar ayah adi, ia bersyukur karna putrinya mau berusaha untuk bangkit seperti dulu lagi.


"Gak boleh nanti kalau kamu kenapa napa gimana". Ujar nara merasa cemas pada adik nya.


"Ayo lah kak aku bakal baik - baik aja kok, lagian kan ada bodyguard yang ngawasin aku kemana - mana". Ujar keysha dengan mata puppy eyes nya.

__ADS_1


"Oke tapi jangan kebut - kebutan". Seru nara.


"Heheh gak janji ya". Ujar keysha cengar - cengir.


Kak nara langsung mengapit kepala keysha


"Awas lo ya, rasain nih".


"Ampun kak, bau ketek lo". Ujar keysha menutup hidung nya.


"Enak aja wangi gini". Ujar kak nara melepaskan keysha dari keteknya. Ia langsung mencium keteknya & benar saja apa yang keysha bilang keteknya memang agak bau karna ia baru habis berolahraga pagi & belum mandi. Jadi wajar saja jika bau karna habis berkeringat.


"Iya wangi kek air got hahahahh". Ejek keysha.


"Lo". Ujar nara geram menatap Keysha dengan tajam "udah lah gue mau mandi dulu, ingat jangan ngebut". Sambung nara kemudian ia langsung ke Kamarnya untuk mandi & bersiap ke kantor.


"Iya kakak ku yang bawel". Ujar keysha gemas karna Kakaknya itu terlalu cerewet.


"Oya sayang, bunda tadi buat brownies kesukaan kamu. Di bawa ya untuk makan di sekolah". Ujar bunda menyerahkan dua kotak makan yang berisi kan kue brownies.


"Oke bun, tapi kok ada dua?". Tanya Keysa bingung.


"Yang satu lagi kamu kasih ke arga ya". Seru bunda


"Kenapa harus kasih ke arga bun mending aku kasihin ke rama atau vanya aja kan mereka juga suka brownies buatan bunda". Ujar keysha malas memberikan brownies itu ke arga, ia tak mau arga salah paham & jadi baper nanti.


"Soal itu kamu gak usah khawatir kotak yang warna biru ini isi nya sengaja bunda banyakin jadi kamu bisa bagi - bagi ke vanya dan rama". Ujar bunda yang memang sengaja bikin brownies cukup banyak. Ia tau putrinya, serta vanya & rama sama - sama menyukai brownies buatannya.


"Jadi yang ini kamu kasihin ke arga ya". Sambung bunda kembali.


"Hem iya bun, nanti aku kasihin". Ujar keysha memutar bola mata jengah nya, ia kesal karna tak dapat menolak permintaan bundanya.


"Ingat kasihin ke orang nya jangan kalian makan". Ujar bunda sukma yang paham akan kelakuan anak - anaknya, yap vanya & rama sudah dianggap seperti anak sendiri selama ini.


"Iya bunda ku sayang". Ujar keysha tertawa mendengar ucapan bundanya.


"Yaudah aku berangkat dulu bun yah". Ujar keysha mencium pipi & tangan orang tuanya.


"Hati - hati , princess jangan lupa kunci mobil ada di tempat biasa". Ujar ayah memberi perhatian pada putrinya.


"Oke yah, assalamu'alaikum". Salam keysha.


*********


Hai maaf aku gak bisa up tepat waktu, dan aku gak akan pernah bosan untuk bilang terima kasih buat kalian yang selalu mendukung aku tanpa kalian aku gak akan bisa seperti ini. Sekali lagi makasih buat pembaca setia aku & makasih udah selalu sabar nungguin aku update. I Love YouπŸ˜˜πŸ˜πŸ˜‹πŸ’žπŸ’—πŸ’–

__ADS_1


Jangan lupa Tinggal kan jejak kalian untuk ku yaπŸ˜‰πŸ˜˜


__ADS_2