
Alya, Rara, & Arkan digabungkan ke dalam satu ruangan. Ruangan mereka sangat besar bahkan ada kasur lebih disana, agar yang menjaga mereka juga dapat beristirahat. Bahkan didalam ruangan itu juga ada toilet, sofa yang besar, karpet, tv, lemari, dan kulkas.
.
Sedangkan untuk keysha memang ruangannya harus terpisah karena kondisinya yang rentan, & keysha harus di pantau dengan ekstra.
.
Semua alat penunjang hidup terpasang ditubuh keysha, terdengar suara ekg jika semua yang ada diruangan itu diam senyap.
.
Arga bergetar melihat keadaan keysha, ia tak sanggup melihatnya lalu ia melangkah keluar dari ruangan keysha. Mereka yang melihat perilaku arga membiarkan begitu saja, arga butuh waktu sendiri saat ini pikir mereka. Biarkan arga menenangkan dirinya terlebih dahulu.
.
Rama yang melihat arga pergi pun mengikutinya.
.
Terdengar suara derap langkah seseorang, adi, agung, alvin, serta fajar and the gengs. Langsung menolah & datang lah opa kusuma, Radit, Raina putri dari radit, serta anggun ibu dari rara. Anggun langsung terbang sejak kemarin dari jepang ke Indonesia begitu mengetahui perbuatan Richard kakaknya.
.
"Bagaimana keadaan putri ku adi". Ucap anggun.
.
"Putrimu sekarang sudah baik - baik saja, hanya saja punggung nya retak akibat pukulan yang cukup kuat". Ucap adi.
.
"Bagaimana keadaan putri mu". Tanya anggun.
.
"Putriku saat ini masih koma". Ucap adi membuat anggun terkejut.
.
"Maaf gara - gara kakak ku putri mu harus dalam bahaya, jika kau ingin menghukum nya lakukan lah ia pantas mendapatkannya. Padahal selama ini aku sudah coba mengingatkan nya namun aku tak menyangka bahwa dia selama ini dalang dari semua peristiwa yang terjadi". Ucap anggun menangis.
.
"Sudah lah kamu jangan menangis, ini juga salah ku andai saja kecelakaan itu tak terjadi pasti Richard tak kan sebenci itu padaku". Ucap ayah adi.
.
"Sudahlah kalian jangan menyalahkan diri kalian masing - masing, semua sudah takdir tuhan. & untuk Richard kita bahas itu nanti". Ucap opa kusuma.
.
"Jenguk putrimu sana, ia pasti membutuhkanmu. Jangan merasa bersalah putrimu juga korban disini". Ucap Adi.
.
Anggun mengangguk lalu ia langsung melangkah menuju kamar rawat putrinya.
.
"Mari aku temani tante". Ucap Raina, ia juga ingin menemui teman lainnya.
.
Karena Vanya & the gengs ada di dalam ruangan itu.
********
Langit malam ini terlihat cerah, bahkan bintang & bulan terlihat begitu indah.
.
Arga menatap langit malam di rooftop rumah sakit.
"Huuuhhh". Arga menghelas nafas berat.
.
"Berat benar ya beban hidup lo". Ucap rama berdiri tepat disebelah arga.
.
"Bangsat lo, sudah seperti setan lo ngagetin gue saja". Ucap arga terkejut.
.
"Hahah sorry". Rama tertawa kecil. Lalu kembali diam.
.
"Lo marah sama apa yang terjadi". Tanya rama serius.
.
"Tentu saja".
__ADS_1
.
"Apa yang bikin lo marah".
.
"Gue marah kenapa saat itu gue biarin keysha pergi sendiri". Ucap arga terhenti.
.
"Lalu". Rama hanya fokus kedepan melihat kearah pemandangan yang tampak di rooftop rumah sakit.
.
"Gue marah kenapa gue orang terakhir yang tahu akan kondisi keysha". Ucap arga menunduk.
.
"Bukan kah itu adil". Ucap rama mendangak menatap langit malam.
.
"Maksudnya". Ucap arga bingung menatap rama.
.
"Ya gue juga orang terakhir yang tahu kalau lo sama keysha sudah menikah". Ucap rama tersenyum kecut.
.
"Sorry gue juga gak tahu kenapa keysha tidak memberitahu lo yang sebenarnya pasti karena dia mikirin perasaan lo secara lo kan...". Ucap arga terhenti.
.
"Gue ngerti kenapa dia gak jujur dari awal, gue cinta sama dia sejak kecil tapi sayang nya dia gak pernah bisa balas perasaan gue ke dia". Ucap rama masih betah menatap bintang.
.
"Apa saja alasan yang dia kasih ke lo". Ucap arga sedikit penasaran.
.
"Ya dia bilang kita itu sahabat, dia gak mau persahabatan kita hancur karena cinta nantinya". Ucap rama.
.
"Alasan yang klise". Ucap arga tersenyum.
.
.
"Maksud lo, ada orang lain yang keysha cintai selama ini". Tanya arga.
.
"Ada, tapi itu dulu mungkin sekarang dia sudah cinta sama lo, buktinya dia mau nikah sama lo walau karena dijodohkan. Keysha gak akan mau menerima perjodohan kalian dengan mudahnya jika ia tak mencintai lo. Jadi lo paham kan maksud gue". Ucap rama
.
"Ya gue ngerti perlakuan dia ke gue pun berubah drastis dia benar - benar menerima gue, tapi sejak kapan keysha punya trauma dia gak pernah terlihat seperti itu". Ucap arga.
.
"Soal itu cuma keysha sendiri yang bisa jawab, gue pergi". Ucap rama menepuk pelan bahu arga.
.
"Mau kemana lo". Tanya arga.
.
"Beli kopi".
.
"Gue ikut".
.
Ternyata ada hikmah dari kejadian ini hubungan arga & rama membaik mereka seolah-olah berdamai dengan permusuhan mereka padahal selama ini mereka selalu bertengkar.
Bahkan siska, rara, dengan vanya and the gengs pun mulai berteman dengan baik.
*******
"Bagaimana dia aman". Tanya nara pada alex.
.
"Ya aman". Alex mengangguk
.
"Bagaimana caranya agar adikku bisa cepat bangun dari komanya". Tanya Nara pada revan.
__ADS_1
.
Pada saat ini mereka bertiga tengah menjaga keysha di ruangannya.
.
Sedangkan ayah, bunda, & anggota keluarga lainnya sudah pulang. Nara meminta mereka untuk pulang, karena nara tak ingin kedua orang tuanya kelelahan nanti.
.
"Itu semua tergantung keinginan keysha, karena hanya keysha sendiri yang bisa mengendalikan dirinya agar bisa cepat terbangun". Ucap revan, ia menghela nafas sesaat lalu kembali berkata.
.
"Keysha belum menunjukkan reaksinya, coba lo ajak dia bicara terus agar reaksinya keluar. Dari situ kita akan tahu apakah keysha bisa mendengar ucapan kita, jika bisa maka itu sangat bagus karena hal itu bisa mendorong agar keysha bisa cepat sadar dari koma nya". Jelas revan.
.
"Baiklah jika begitu gue akan sering mengajak nya berbicara". Ucap nara.
******
satu bulan sudah keysha koma belum ada tanda - tanda ia akan bangun, keysha dapat mendengar suara siapapun karena keysha sempat bereaksi.
.
"Bagaimana keadaan keysha". Ucap arga karena saat ini dokter tengah mengecek keadaan keysha.
.
"Sangat membaik keadaan tubuhnya sudah stabil, kita hanya menunggu pasein sadar saja". Ucap dokter Leon, ia adalah dokter yang menangani keysha.
.
"Alhamdulillah jika begitu, putri kita akan segera bangun yah". Ucap bunda sukma merasa senang.
.
"Bunda dan ayah kembali saja ke rumah, biar keysha aku yang jaga". Ucap arga.
.
"Iya bun ayah kalian kembali saja ke rumah biar kami yang menjaga keysha". Ucap raina.
.
Bukan apa apa mereka hanya tak ingin bunda sukma & ayah adi kelelahan karena sedari tadi malam bunda & ayah lah yang menjaga keysha, pagi ini gantian arga, raina lah yang akan menjaga keysha.
.
"Baiklah kami akan pulang, jika ada apa - apa langsung hubungi ayah". Ucap ayah adi.
****
"Cepat bangun sayang kamu tega ngebiarin aku puasa, bukan kah kamu berjanji setelah kita lulus maka aku akan puasa hem". Ucap arga begitu ambigu.
.
Hingga raina yang mendengar ucapan arga ingin muntah karena merasa geli, ia tak menyangka seorang arga bisa begitu bucin.
.
"Setelah kamu bangun kita akan honeymoon kemana pun kamu mau". Ucap arga tersenyum ia mengucap kening istrinya.
.
Ceklek suara pintu terbuka raina melihat siapa yang datang, sedangkan arga mengabaikannya ia hanya fokus menatap wajah istrinya yang terlihat semakin cantik. Meski wajahnya masih terlihat pucat.
.
"Bagaimana apakah sudah ada perubahan". Tanya rama. Ya tadi yang masuk adalah rama.
.
"Alhamdulilah kita hanya menunggu keysha sadar sebentar lagi". Ucap raina.
.
"Syukurlah jika begitu".
.
"Boleh aku bicara pada keysha". Ucap rama menghampiri arga.
.
"Tentu". Arga langsung mengisyartkan raina untuk keluar ruangan, meski arga merasa cemburu jika melihat keysha berduaan dengan rama. Namun ia mencoba mengerti rama butuh privasi.
.
"Hai put, bagaimana kabar lo. Semoga lo cepat bangun ya, oh ya gue mau pamit. Gue bakal lanjutin pendidikan gue di luar negeri, maaf gue gak bisa nunggu lo bangun. Jadi kalau lo mau liat ke pergian gue, lo harus bangun karena gue sudah menyiapkan sesuatu untuk lo". Ucap rama ia terus berbicara, tanpa ia sadari keysha bereaksi. Air mata keysha keluar.
.
Sementara itu jiwa keysha terjebak di sebuah tempat yang indah.
__ADS_1