
Hari demi hari telah mereka lalui akhirnya hari yang mereka tunggu pun tiba, hari dimana pengumuman kelulusan akan segera di beritahukan. Semua siswa - siswi kelas XII tidak sabar untuk segera melihat amplop yang berisi surat kelulusan, serta mading sekolah mereka. Karena biasanya di mading akan di tempel siapa peringkat pertama hingga terakhir tahun ini untuk kelas XII.
.
.
"Cek 123". Suara mikrofon mulai terdengar.
.
.
"Ekhem buat anak kelas XII silahkan berbaris di lapangan karena surat kelulusan akan langsung dibagikan". Ucap pak reyhan.
.
.
Sontak semua siswa kelas XII langsung berbaris rapih di lapangan karena sudah tidak sabar.
.
.
Mereka sudah menerima amplop itu tapi baru saja mereka ingin membukanya pak reyhan kembali bersuara.
.
.
"Eits sabar dulu jangan langsung dibuka". Ucap pak reyhan dengan sedikit gurauannya.
.
.
"Kalian semua pasti penasaran dengan isi surat nya". Tanya bu rina guru matematika mereka.
.
.
"Tentu saja bu". Ucap mereka semua.
.
.
"Bagaimana kalau kita hitung sampai tiga, maka baru setelah itu kalian buka surat nya secara bersamaan". Ucap pak reyhan ingin mengulur waktu mereka.
.
.
"Oke baik pak". Ucap mereka dengan semangat.
.
.
"Mari kita hitung bersama - sama". Ucap pak reyhan & bu rina.
.
.
"1...2....3.....". Mereka semua langsung membuka surat kelulusan setelah hitungan ketiga dan.....
.
.
Mereka langsung melompat gembira karena semuanya lulus.
.
.
Bahkan ada yang langsung berpelukan & banyak hal lain nya lagi.
.
.
"Selamat untuk kita semua". Ucap keysha memeluk teman - temannya.
.
.
"Key". Rama sedikit menarik keysha keluar dari ke rumunan.
.
.
"Ada apa pa". Ucap keysha.
.
.
"Nanti sore bisa gak kamu datang ketempat kita biasa kita ketemu". Ucap rama.
.
.
"Memangnya kenapa".
.
.
"Ada hal penting yang ingin gue omongin, gue harap lo datang tepat waktu ya". Ucap rama mengusap kepala keysha, kemudian berlalu begitu saja.
.
.
__ADS_1
Ada tatapan sulit dari ekspresi rama yang tak bisa keysha baca.
.
Keysha yakin ada sesuatu yang rama sembunyikan darinya. Keysha berpikir untuk sesaat, ia rasa ini waktu yang tepat untuk ia memberitahu rama sebuah fakta yang selama ini ia tutupi.
.
Fakta yang pasti menyakiti rama lebih dalam lagi, fakta yang mungkin akan merubah hubungan ia dengan rama.
.
Salah itu bukan hanya mungkin tapi sudah pasti hubungan persahabatan yang mereka jalin selama ini akan hancur.
.
Namun sampai kapan ia dapat menyembunyikan ini toh cepat atau lambat rama akan mengetahuinya, jadi sebelum rama tau dari orang lain lebih baik keysha mengatakannya lebih dulu.
.
.
Hah... Ternyata cinta itu seperti air yang terus mengalir meski sudah melalui banyak tempat, ia terus mengalir tanpa henti. dan akan berhenti mengalir ketika air tersebut kering, namun apakah cinta akan berhenti seperti air yang akan berhenti mengalir ketika air tersebut kering.
.
Sepertinya tidak... meski terkadang hati tersakiti oleh cinta. Terkadang kita selalu berkata tidak akan mencintai lagi karena merasa terluka, oleh cinta itu kita akan berusaha menghapus nama cinta itu dari hati kita.
.
Namun mau bagaimana pun kita mengelak, jauh dalam lubuk hati kita masih tersimpan nama cinta itu. Ya meski rasanya sudah tak lagi sama karena tercampur dengan rasa lainnya....
.
Rasa kecewa, rasa sakit, sesak, dan lainnya.
Cinta itu masih tersimpan & masih tetap tertutup rapat, walau kalah oleh rasa marah, gengsi, & sebagai nya. Cinta itu masih ada & tak kan pernah hilang meski tertutup oleh retakkan luka.
.
.
.
"Ayo kita ke mading". Ajak vanya membuyarkan pikiran keysha yang tengah berkelana.
.
"Hem ayo".
.
Di mading tertulis, peringkat pertama adalah keysha, kedua rama, ketiga siska, ke empat kevin & arga karena nilai mereka sama kelima alya, nina, & satrio.
.
Sedangkan vanya ada di peringkat 20an begitu pun nathan, mereka berdua menghela nafas bersama lalu tertawa.
.
"Hahah ikutan saja lo". Ucap vanya & nathan bersamaan.
.
.
"Yoi lo benar". Ucap nathan bertos ria.
.
"Lo sengaja ngalah ya rap". Bisik keysha tepat di sebelah rama.
.
"Tidak juga, lo pantas mendapatkan itu". Ucap rama berlalu mendekati temannya yang lain.
.
"Selamat ya ka". Ucap rara pada siska.
.
"Thank best friend, lo jadi kuliah diluar negeri". Tanya siska.
.
"Sepertinya jadi, ayo lo ikut gue ada yang mau gue omongin". Ucap rara mengajak siska pergi dari kerumunan.
.
Seperti biasa siapapun yang masuk sampai 5 peringkat teratas maka akan mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan kuliah di kampus ternama, bahkan bisa keluar negeri.
.
Bukan hanya itu siswa - siswi yang berprestasi dalam akademik maupun non akademik pun bisa mendapatkan beasiswa, oleh sebab itu mengapa siswa - siswi SMAN Satu Nusa setiap tahun selalu berlomba untuk memenangkan segala jenis pertandingan. Agar mereka bisa mendapatkan beasiswa.
.
.
"Ayo kita rayakan ini di rumah arga". Ucap bagas se enaknya tanpa meminta persetujuan dari tuan rumahnya.
.
"Tentu saja ayo". Ucap mereka serempak.
.
"Enak saja, siapa bilang gue setuju". Ucap arga cemberut.
.
"Masa bodoh". Ucap mereka langsung menuju kendaraan mereka supaya langsung pergi ke rumah arga.
.
"Eh tunggu dulu". Ucap arga sedikit berteriak.
.
__ADS_1
"Sudahlah sayang biarkan saja mereka main ke rumah mamah". Ucap keysha menarik arga untuk masuk ke mobilnya.
.
.
"Arga gue, kevin, dan nathan. Numpang ikut mobil lo ya". Ucap vanya langsung membuka pintu mobil arga begitu saja bersama kevin & nathan.
.
.
"Memang nya kalian tidak membawa mobil sendiri". Tanya arga.
.
.
"Gak tadi kita sengaja berangkat diantar supir". Ucap nathan santai.
.
.
"hah kenapa dadakan sih kalian mau ke rumahnya". Ucap arga kesal.
.
.
"Kami tidak tau toh, bukan atas saran kami mereka ingin ke rumah lo". Ucap nathan yang diangguki oleh vanya & kevin.
.
.
"Diam lo percuma lo bicara tak ada gunanya". Ucap arga dengan marah.
.
.
"Sudahlah sayang jangan marah seperti itu, lagian apa yang ingin kau ribut kan biarkan saja mereka ke rumah mu. Toh mereka pasti ingin merasakan kumpul bersama dirumahmu". Ucap keysha tangan keysha mengelus lengan kiri arga supaya tenang.
.
.
"Aku tidak marah sayang, cuma jika dadakan seperti ini kita kan belum ada persiapan untuk mereka". Ucap arga.
.
.
"Tenang aku sudah hubungi mamah tadi, jadi pasti mamah dan yang lainnya sudah menyiapkan semuanya". Ucap keysha.
.
.
Arga yang mendengar ucapan istrinya pun langsung menengok kearah istrinya, ia tak menyangka istrinya segercep ini.
.
.
Arga mengecup seluruh wajah istrinya.
Beruntung tengah lampu merah jadi arga bisa mencium istrinya sepuasnya.
.
.
Keysha & arga saling menatap dalam, hingga akhirnya terdengar suara dari belakang mereka.
.
.
"Ekhem". Suara deheman dari mereka bertiga.
.
.
"Tau tempat juga dong mesra - mesraannya, mentang - mentang sudah halal serasa dunia milik berdua". Sindir vanya.
.
.
"Hem yang lain ngontrak". Sergap kevin dengan cepat.
.
.
"Alhamdulillah akhirnya". Ucap vanya tersenyum.
.
.
"Kenapa?". Tanya mereka berempat.
.
.
"Yap akhir nya gue gak sendirian lagi menyaksikan ke uwuan kalian berdua, karena sekarang kevin dan nathan ikut menyaksikannya". Ucap vanya tertawa.
.
.
"Gak jelas lo". Ucap kevin & nathan menyentil jidat vanya.
.
__ADS_1
.
"Aw sakit ogeb".