
"Opa tunggu kalian di ruang tengah, selesai kan sarapan kalian segera". Ujar opa tak mau di bantah. Opa kusuma sudah menyelesaikan sarapannya & langsung menuju ruang tengah.
"Bun, ayah, om". Ujar fajar & nara dengan memelas mereka ingin meminta bantuan pada bunda, ayah, serta om radit.
"Kami tak ingin ikut campur berani berbuat harus berani bertanggung jawab". Ujar ayah adi pada nara & fajar.
"Betul itu kak". Ujar radit setuju dengan kakak nya.
"Bun". Ujar nara & fajar bersamaan.
"Maaf bunda juga tak mau ikut campur". Ujar bunda menggelengkan kepalanya.
"Adek". Ujar kak nara memohon pada adiknya.
"Bomat salah siapa ganggu aku". Ujar keysha dengan santai kemudian kembali menikmat sarapannya. Bomat (bodo amat).
"Sudah lah kalian terima saja, lagi pula kalian tau kan seperti apa opa. Keputusan nya tak kan bisa di ganggu gugat". Ujar ayah adi pada nara & fajar. Ya memang benar opa kusuma sangat lah keras kepala jika ia sudah memutuskan sesuatu maka keputusan nya tak kan bisa di ubah oleh siapapun. Sifatnya yang ini menurun pada keysha.
"Hem baik lah yah". Ujar nara pasrah lagi pula memang benar apa yang di ucapkan oleh ayahnya.
"Ayo jar kita temui opa". Sambung nara pada fajar yang sedari tadi diam saja.
"Hem ayo". Ujar fajar kemudian melangkah menuju ruang tengah. Lalu nara pun mengikuti fajar.
"Kalian berangkat ke sekolah bersama". Tanya bunda sukma pada vanya & yang lainnya.
"Iya bun kita semua berangkat bareng". Ujar vanya pada bunda sukma.
"Aku permisi dulu kak, kakak ipar, princess dan yang om permisi dulu ya". Pamit radit pada mereka yang ada di meja makan.
"Iya dit, iya om". Jawab mereka semua.
"Jika kalian berangkat bersama bagaimana dengan mu regan bukan kah kamu beda sekolah". Tanya ayah adi pada regan.
"Aku sudah di jemput oleh supir ku om, setelah pulang sekolah aku akan menyusul mereka kembali". Ujar regan memberitahu ayah adi.
"Hem begitu, yasudah kalian hati - hati jika ingin berangkat. Bun ayah langsung ke kantor yah". Ujar ayah adi pada mereka, lalu pamit pergi ke kantor.
__ADS_1
"Iya yah, iya om". Jawab mereka serempak.
"Bunda antar ayah ke depan dulu". Ujar bunda kemudian menyusul suaminya yang sudah melangkah duluan.
"Sudah selesai kan sarapan nya, ayo kita berangkat". Ujar keysha pada mereka.
"Hem ayo". Ujar rama pada keysha, kemudian mereka langsung bangkit semua.
"Bik tolong di beresin ya". Ujar keysha dengan lembut pada bikin surti.
"Baik non". Balas bik surti kemudian langsung membereskan meja makan.
*******
Di parkiran sekolah SMAN Satu Nusa banyak yang takjub melihat mobil ferrari merah & biru. Mereka penasaran siapa yang ada di dalam mobil tersebut.
"Eh mobil siapa itu bim". Ujar angga sahabat bima sekaligus teman satu kelasnya.
"Ntah gue juga gak tau". Ujar bima mengecilkan bahu nya.
"Ets itu bukannya keysha ya, kok bisa berangkat bareng rama dan anak baru itu". Ujar mereka bertanya - tanya. & banyak lagi bisikan lain, maklum netizen +62 mah gini kan kepo nya level dewa.
"Gue ke toilet dulu ya kalian duluan aja". Ujar vanya pada teman - temannya.
"Hem". Ujar nathan pada vanya.
"Pagi key". Sapa kak bima pada keysha.
"Pagi kak, aku duluan ya kak". Ujar keysha tersenyum kemudian melangkah dengan cepat, ia tak mau arga melihat nya berbicara dengan kak bima. Takut arga salah paham lagi, & lagi pula ia mau menghargai perasaan arga & tak mau kak bima salah paham akan sikap baiknya.
"Iya key hati - hati". Ujar kak bima sedikit bingung karna tak biasanya keysha seperti itu padanya.
"Key tunggu gue ikut lo". Ujar kevin menyusul keysha yang berjalan menuju locker khusus kelas mereka. Sedangkan rama & nathan sudah ke kelas duluan.
Saat keysha membuka locker & hendak menaruh tas nya, ia terkejut melihat sebuah kotak yang rapih.
"Apa itu key". Tanya kevin ketika melihat sebuah kotak di tangan keysha.
__ADS_1
"Gue juga gak tau, ayo kita ke rooftop". Ujar keysha pada kevin, ia merasa curiga dengan kotak tersebut pasalnya locker nya terkunci dengan rapat, mengapa bisa seseorang menaruh kotak tersebut di lockernya.
"Hem ayo". Ujar kevin mengerti, ia juga sama curiga nya. Lagi pula tak mungkin membuka kotak tersebut di depan locker karna banyak siswa lainnya. Ia tak mau para siswa takut melihat isi dari kotak tersebut, walau mereka belum tau apa isinya tapi pilin mereka sangat lah kuat mereka mencium bau darah dari kotak tersebut.
"Ayo buka key". Seru kevin ketika sudah sampai di rooftop. Lalu keysha langsung membukanya.
Keysha cukup terkejut dengan isinya.
"Aakkhh". Teriak keysha agak terkejut.
"Kenapa key apa isinya". Ujar kevin penasaran lalu mengambil isi kotak tersebut. Ia pun sama terkejut nya.
"Brengsek siapa yang berani melakukan ini sama lo". Ujar kevin marah melihat ******* ini. Isi kotak tersebut adalah boneka yang sudah hancur & berlumuran banyak darah yang terlihat masih segar.
"Lo gak papa kan key". Tanya kevin khawatir pada keysha yang terlihat diam sejak tadi.
"Gue gak papa kok, gue cuma lagi berpikir aja siapa yang melakukan ini. Apa dia sudah mulai beraksi ya". Ujar keysha berpikir keras, walau sebenarnya ia tau pilinnya pasti benar.
"Iya lo benar cuma dia yang berani melakukan ini, jadi pasti dia sudah mulai beraksi". Ujar kevin yang se pemikiran dengan keysha. Kemudian mereka menyeringai bersama, senyuman yang mengartikan banyak makna terlihat dari wajah mereka.
Salah besar jika peneror tersebut akan mengira keysha takut, tak kan sama sekali bagi keysha ini tak ada apa - apanya bahkan jika ia mau, keysha bisa menghabiskan siapapun yang berusaha mengganggu ketenangan nya, termasuk yang mengganggu keluarga & orang - orang tersayangnya.
"Kita ikuti permainan nya, suruh semua bodyguard dan siapapun yang ada di sekitar kita untuk berhati - hati". Ujar keysha pada kevin dengan tatapan tajam & datar nya saat ini ia sudah kembali menjadi keysha yang Kejam lagi.
"Siap Big Boss". Ujar kevin menyentuh jam di tangan nya yang sudah terdapat gps & tombol penanda darurat.
"Ayo kita kembali ke kelas, bersikap lah seperti biasa saja agar tak ada yang curiga". Ujar keysha melangkah turun dari rooftop.
"Oke". Ujar kevin mengikuti keysha dari belakang.
"Darimana kalian". Tanya vanya yang sedang berdiri di depan kelas mereka.
"Rooftop". Ujar kevin berbisik pada vanya agar tak terdengar oleh orang lain. Karna hanya orang tertentu saja yang bisa naik ke rooftop. Keysha memiliki kunci pintu rooftop tersebut oleh sebab itu ia bisa naik ke rooftop.
*****
Like, Koment, Vote, Beri Hadiah, & Tambahkan Favorite ya gengs๐๐๐๐
__ADS_1